ArenaLTE.com - Coolpad menjajal peruntungan di pasar Indonesia lewat flagship berjuluk Coolpad Soar F101. Vendor asal Tiongkok ini mengklaim jika smartphone 4G LTE ini memiliki segudang fitur andalan untuk berkompetisi. Mulai dari kamera utama 13 MP lengkap dengan berbagai atributnya, jaringan 4G LTE hingga material casing bermutu. Untuk membuktikannya simak review Coolpad Soar F101 berikut.

Desain


Sekilas bentuk Coolpad Soar F101 identik dengan beberapa produk keluaran pabrikan Cina lain. Persegi panjang dengan tepian menyiku tajam dan sudut tegas. Contohnya Oppo R5. Dimensi Coolpad Soar lebih kecil dari Oppo R5, namun lebih tebal dengan selisih 1,6 mm. Meski diklaim super slim, Coolpad Soar ternyata belum bisa menandingi ketipisan smartphone ultra ramping keluaran Oppo tersebut.

Tapi soal material casing, Coolpad Soar siap bersaing. Coolpad Soar F101 menerapkan konsep yang disebut Double-Sides Glass. Smartphone ini melekatkan panel kaca anti gores Corning Gorilla Glass di bagian depan dan belakang bodi sekaligus. Coolpad Soar F101 juga dilapisi 7 coating film dan 9 level triple crush resistance dan smooth screen.

Jadi sektor depan dan belakang Coolpad Soar F101 aman dari goresan. Hanya beberapa produk yang mengadopsi konsep dengan panel anti gores bolak-balik seperti ini, salah satunya Samsung Galaxy S6. Saat kami coba menggores layar dan bodi belakang dengan logam solid seperti ujung kunci atau benda berujung tajam tak ada goresan berarti yang membekas.

Untuk bingkai unibodinya, Coolpad Soar F101 menggunakan komponen aluminium alloy. Sentuhan frame logam ini membuat smartphone ini terasa stabil, solid dan bermutu saat dipegang. Oh ya, jika kita jeli, di bagian di sisi atas dan bawah bodi logam tersebut terlihat ada garis putih menyisip. Ternyata di situ sang vendor menyembunyikan penguat sinyal.

Area lensa kamera utama dan flash di bodi belakang dilapisi pelindung logam beraksen emas. Posisinya menonjol dari bodi sehingga saat terkena gesekan lapisan emasnya terkikis. Dari pengamatan kami, semakin sering tergesek, warna emasnya berpotensi memudar.

Menyisir kelengkapan Coolpad Soar F101, kita bisa mendapati earspeaker ditaruh di atas bodi depan. Kamera depan, gravity sensor, light sensor, proximity sensor tepat di bawahnya. Di ruas kanan terdapat tombol power, SIM card tray dan microSD card tray. Ruas kiri ditanami tombol volume. Sementara pada ruas atas dijejali port audio 3,5mm. Tak ketinggalan port USB yang tertanam di sela grill speaker stereo pada ruas bawah.

Display


Coolpad Soar F101 menawarkan layar 5,2 inci berteknologi Super AMOLED. Harus diakui display dengan teknologi ini terlihat kaya warna dan memiliki saturasi tinggi. Menurut kami efek warna yang tertampil di layar terasa natural dengan gambar jernih, bening dan tajam.

Sudah umum jika efek sinar matahari sangat mengganggu tampilan pada layar smartphone. Untuk mengantisipasinya kita bisa mengatur brightness level pada Coolpad Soar sampai menemukan tampilan optimal. Atau centang saja pengaturan otomatisnya sehingga tingkat kecerahan layar akan menyesuaikan diri. Pada Coolpad Soar, kami tetap bisa mendapati tampilan optimal dan nyaman untuk mata dalam kondisi layar terpapar sinar matahari langsung.

Resolusi layar 1920x1080p sudah memadai untuk beragam aktifitas. Artinya, layar seluas 5,2 inci ini memiliki kerapatan piksel sekitar 423 ppi, dimana gambar terlihat natural dan smooth tanpa titik-titik piksel mengganggu.

Respon timenya terasa cepat sehingga membantu menekan konsumsi daya. Touchcsreen-nya pun mampu menerjemahkan sentuhan dengan baik dan sangat responsif. Menariknya, kita juga bisa mengoperasikan layar sentuh Coolpad Soar meski memakai sarung tangan sekalipun.

OS & Antarmuka


Sebenarnya Coolpad Soar versi awal masih mengadopsi sistem operasi Android 4.4 KitKat. Namun, pihak vendor di Indonesia menegaskan jika di versi terbaru kita sudah bisa menikmati Android Lollipop. Produk yang kami uji masih menyuguhkan platform Android 4.4 yang sudah dikostumisasi dengan antarmuka Cool UI 6.0.

Antarmuka bawaannya identik dengan iPhone tanpa app drawer. Jadi, semua aplikasi dan widget ditaruh di homescreen. Tampilannya clean dengan ikon besar-besar empat baris. Secara kosmetik masih tak berbeda dengan Android pada umumnya. Transisi layar halus dan cepat, belum ada gangguan berarti atau bug yang ditemukan.

Saat mencicipi antarmuka Cool UI 6.0, kami menemukan sesuatu yang menarik. Halaman utama smartphone ini memang tak menyediakan app drawer. Tapi di Preferences (tahan bagian tengah layar atau tahan tombol virtual recent app maka muncul empat floating ikon: widget, wallpaper, effects dan preferences) ternyata kita mengaktifkan mode homescreen berbasis app drawer dengan mengklik fitur activate traditional style. Untuk mengembalikan lagi ke mode homescreen tanpa app drawer klik fitur activate minimalist style.

Koleksi widget custom cukup banyak: lockscreen, empty folder, flashlight hingga hide app. Ada juga widget bawaan Android. Ponsel ini memisahkan wallpaper layar kunci dan halaman utama. Koleksinya melimpah. Selain itu, effects adalah bagian paling menarik di area homescreen. Kita bisa memilih efek transisi layar dalam beragam pola. Random, classic, bounce, inner cube dan lain-lain. Favorit saya adalah inner cube di mana layar berganti seperti efek tiga dimensi.

Catatan kecil yang cukup mengganjal dari antarmuka dan desain smartphone ini adalah hilangnya tombol navigasi fisik. Yups, Coolpad Soar hanya menyediakan tombol navigasi virtual dengan tiga ikon (back, home, recent app) dan satu tombol khusus untuk menyembunyikan tombol navigasi ini. Repotnya, kita-mencari-cari terlebih dahulu tombol virtual ini saat menggunakan aplikasi atau game dengan mode full screen.

Kamera


Sang vendor terlihat serius menjadikan sektor kamera sebagai elemen penting Coolpad Soar. Kami mendapati kamera utama sensor 13 MP Sony Exmor R (OIS F1.8, lensa 6P) sudah dilengkapi dual tone LED flash. Sementara kamera depan mengandalkan resolusi 8 MP.

Optical Anti-Vibration yang tertanam di area fotografi ini membuat jepretan terasa stabil. Sementara aperture-nya yang cukup besar mampu mengatur tangkapan cahaya lebih baik. Hasil foto terlihat tajam, fokus dan jernih dalam kondisi outdoor.
Sementara di dalam ruangan atau dalam kondisi minim cahaya, keberadaan double dual tone LED flash light-nya mampu mengatur white balance dengan baik dan meningkatkan kemampuan kamera saat minim cahaya. Hasilnya, foto-foto yang menggunakan flash terlihat fokus dan tetap terang.

Buat yang doyan bereksperimen, Coolpad Soar menyediakan pengaturan ‘pro’. Kita bisa mengutak-atik sendiri beberapa aspek seperti ISO, scene dan lain-lain. Untuk rekam video, Coolpad Soar menyajikan beberapa format rekam video 1080p, 720p dan 480p.

Multimedia


Coolpad Soar dibekali fasillitas multimedia standar. Tersedia pemutar musik, player video dan radio FM. Radio FM-nya sudah ditunjang RDS dan perekam siaran. Sayang pemutar musik yang mengandalkan bawaan Android tak didukung equalizer.

Untuk kualitas suara, output dari speaker bawaan Coolpad Soar cukup baik. Loudspeakernya bisa menyemburkan suara cukup keras dan berkualitas. Sementara pemutar videonya bisa dipakai menonton video dalam beragam format populer.

Fitur


Dalam Smart Control tersedia beberapa fitur menarik. Adalah ‘gesture control’ yang memungkinkan kita mengakses beberapa aplikasi penting langsung dari mode sleep. Contohnya, kita bisa langsung membuka Whatsapp hanya dengan menuliskan huruf ‘W’ pada layar yang tak aktif. Atau menuliskan huruf ‘C’ untuk membuka kamera.

Fitur lain ‘double tap to wake’ untuk mengaktifkan smartphone dalam kondisi sleep dengan mengetuk layar dua kali. Ada juga fitur ‘multi screen’ untuk membagi layar menjadi dua aplikasi independen. Uniknya, kita bisa menjalankan dua aplikasi tersebut secara bersamaan. Sambil bermain game kita tetap bisa BBM-an dengan teman pada satu layar terpadu.

Performa


Coolpad Soar disokong chipset octa core 1,7 GHz, MTK6595 (GPU IMG rogue G6200) yang ditunjang dual quad core A17 dan A7. Dapur pacu yang didukung RAM 2GB ini cukup impresif saat dipakai menjalankan berbagai tugas dasar. Kita tak bakal menemukan lag atau tersendat saat mencicipi aplikasi dan aktifitas multi tasking.

Transisi layar dan akses terasa cepat dan nyaman. Kami pun menjajal beberapa game seperti Gangster 4, Manugamu hingga Avengers. Nyaris tak ada gangguan berarti dan grafis-nya pun terlihat bisa melakukan rendering yang smooth.

Kapasitas baterai Coolpad Soar sekitar 2700 mAh. Tapi saat diuji, smartphone ini ternyata sangat rakus daya. Jika pemakaian cukup aktif khususnya dalam aktifitas berbasis layanan data, smartphone ini hanya bisa bertahan setengah hari.

Lebih jauh, sebenarnya sang vendor mengklaim Coolpad Soar ditunjang elemen pendingin. Jadi, meski terbuat dari logam namun manajemen panasnya tetap terkontrol. Tapi kami tetap merasakan bodi belakang yang hangat dan sedikit memanas jika dipakai terus menerus lebih dari setengah jam. Memang tak terlalu ekstrim sampai menyengat.

Memorinya termasuk lega dengan kapasitas 16GB. Dibundel dengan ketersediaan slot memori micro SD card yang bisa diekspansi hingga 64GB, maka Coolpad Soar terbilang bisa diandalkan untuk urusan simpan menyimpan file, data, video dan lain-lain.

Konektifitas


Coolpad Soar sudah disuplai jalur data sekelas 3G (900/2100 MHz) dan mengakomodasi jaringan 4G FDD LTE (1800/2100). Jadi kita bisa langsung mencoba jika kota atau daerah kita sudah disambangi layanan Long Term Evolution (LTE) yang mulai digeber operator. Menariknya, kita bisa menikmati layanan 4G dari kartu mana saja yang disisipkan di slot dual SIM-nya.

Selain itu, konektifitas seperti Bluetooth 4.0,aGPS, and 802.11 b/g/n/a Wi-Fi pun sudah terintegrasi dalam ponsel ini. Coolpad Soar juga menyediakan port micro USB yang mendukung kemampuan membaca flashdisk (USB On The Go). Hanya saja, Anda tidak bakal menemukan NFC di smartphone ini.

Value for Money


Coolpad Soar harus berhadapan dengan persaingan sengit saat memasuki pasar. Banyak rival di harga rentang harga yang sama siap menerkam. Ambil contoh Oppo R5, Huawei Ascend P7 atau Xiaomi Mi Note.

Rancangan fashionable dan material premium ala Oppo R5, fitur melimpah dalam Xiaomi Mi Note bisa jadi ancaman. Tapi Coolpad Soar pun tetap layak dilirik. Faktor kamera dengan fitur mumpuni, kualitas layar kelas atas hingga prosesor yang cukup bertenaga bisa dikedepankan untuk berkompetisi. (bda)