ArenaLTE.com – Fujitsu, penyedia solusi bisnis berbasis ICT mengumumkan disempurnakannya portofolio solusi manajemen dokumen digital miliknya. Sebagai upaya mewujudkan otomatisasi proses-proses pengelolaan konten dalam lingkungan perusahaan maupun organisasi, secara cerdas dan aman.

Solusi milik Fujitsu ini diklaim mendukung bisnis maupun organisasi dalam meng-capture, menyimpan, menghantarkan konten, preservasi, hingga menelusuri konten-konten penting dan krusial, serta memudahkan dalam melakukan pengintegrasian konten-konten tersebut ke dalam sistem data capture dan Enterprise Content Management (ECM) yang dioperasikan di lingkungan tersebut.

fujitsu

Adopsi berbagai tren IT saat ini  seperti big data, cloud dan mobilitas, serta IoT telah mendorong melimpahnya informasi yang sebagian besar masih berupa dokumen berbasis kertas yang tidak terstruktur dan belum mendukung untuk proses-proses pengelolaan lebih lanjut melalui program komputer.

Melimpahnya jumlah data dan informasi yang tercetak di kertas telah mendorong munculnya kebutuhan-kebutuhan baru bagi bisnis dan organisasi untuk mengadopsi solusi digitalisasi dan pengelolaan dokumen mutakhir atau dokumen digital.

Menurut Achmad S Sofwan, Managing Director Fujitsu Indonesia, di kancah document scanner, Fujitsu berkomitmen untuk terus fokus dalam menghadirkan solusi document imaging paling inovatif dan cerdas.

“Fujitsu Digital Document Management Solutions mendukung perampingan dan penyederhanaan proses-proses bisnis berkualitas tinggi, dengan suguhan software pengelolaan dokumen yang simpel dan scalable, sehingga mampu mendukung setiap organisasi bisnis dari beragam sektor maupun industri dalam memanfaatkan data sebagai aset yang paling utama dan bernilai dalam kegiatan dokumentasi itu sendiri.”

Di perusahaan trading, misalnya, solusi yang dikembangkan oleh Fujitsu ini dapat mendukung mereka dalam melakukan capture dan memproses setiap dokumen, mencocokkan PO dan invoice, dengan tingkat keakurasian dan validitas yang tinggi. Solusi ini mampu memangkas kemungkinan adanya pembayaran dobel atau berulang dan mengurangi munculnya human error dalam setiap penyelenggaraannya. Selain itu, sistem ini mampu mendukung otomatisasi dan penelusuran dokumen yang tersimpan di sumber-sumber di perusahaan.