Realme C2 vs Samsung Galaxy A10: Perebutan Juara Entry Level

ArenaLTE.com - Tak banyak smartphone kelas entry level yang beredar di pasaran. Satu di antara yang sedikit itu adalah Realme C2, yang peluncurannya berbarengan dengan Realme 3 Pro –sang flagship di kelas menengah. Kehadiran seri baru Realme ini cukup mencuri perhatian. Sebab, smartphone kelas pemula ini mengusung fitur dan spesifikasi yang “overload” untuk sebuah smartphone pemula.
 
Realme sendiri tak ragu untuk mengatakan, seri C2 ini merupakan “The New Entry Level King”, raja baru di kelas entry level. Karena ya itu tadi, “persenjataannya” benar-benar mematikan untuk smartphone di kelas pemula ini. Arsenal yang bisa membuat para competitor keder.
 
Salah satu competitor yang ditantang Realme C2 adalah smartphone entry level besutan Samsung, seri Galaxy A10. Ini jagoan Samsung untuk segmen pemula. Bekalnya adalah nama besar Samsung yang sudah lebih dulu mendunia. Samsung, meskipun lebih dikenal dengan smartphone premium dan flagship, namun tentu saja tak akan melepas begitu saja segmen entry level ini, yang notabene, memberikan kontribusi yang cukup siginifikan pada pendapatan perusahaan.
 
Sekarang, bagaimana kalau dua petarung di segmen pemula ini berhadapan head-to-head. Kita coba kupas komparasinya:
 

DESAIN



Meskipun berstatus kelas pemula, bukan berarti faktor desain dapat dikesampingkan begitu saja. Malah, sesungguhnya desain bisa dianggap sebagai salah satu aspek penting dalam sebuah smartphone. Di sini Realme C2 mencoba tampil impresif dengan menghadirkan desain “Diamond Cut”, sebuah desain yang menyajikan pola potongan berlian di cover belakangnya yang bertekstur matte. 
 
Tidak sekadar mencetak pola potongan berlian, namun bentuk itu diciptakan melalui teknologi potongan laser, serta setiap potongan berliannya didesain memberikan efek berbeda saat dilihat dari sudut tertentu. Ini yang membuat Realme C2 dari aspek desain, tampil dinamis, ekspresif dan memikat.
 
Akan halnya Galaxy A10. Nampaknya Samsung tak memberikan effort lebih pada aspek desain. Itu terlihat dengan desain glossy dan pewarnaan tunggal dan flat. Walaupun nampak bagus, namun tak bisa menghilangkan kesan plastic pada cover belakangnya. Lagipula, desain seperti ini sudah rada out of date –biasa ditemui pada smartphone-smartphone keluaran dua-tiga tahun lalu.
 

LAYAR



Perkembangan teknologi layar yang pesat, kini menghadirkan standar baru pada sebuah smartphone. Yakni, layar full view display (FVD), sebuah layar display yang luasnya hampir memenuhi seluruh panel depan, untuk menghadirkan user experience yang lebih baik dan nyaman ketika berinteraksi dengan layar sentuhnya.
 
Soal ini, Realme C2 menghadirkan FVD yang makin dimaksimalkan dengan penerapan notch dewdrop. Penggunaan poni tetesan embun ini biasanya diterapkan pada smartphone middle-up. Tapi, REalme berani menerapkannya pada smartphone kelas pemula ini. Hasilnya, layar tampak lebih luas dan maksimal, dengan rasio layar ke body mencapai 89.35%. Plus bezel yang minimalis. Performa layar juga cukup memuaskan, responsive terhadap sentuhan jari, serta mampu menyajikan tampilan yang terang dan tajam.
 
Dalam soal display, Samsung dari dulu memang sudah terkenal kepiawaiannya. Jadi, tak heran kalau Galaxy A10, kualitas layar juga bagus. Galaxy A10 juga menghadirkan layar lebar dengan poni tetesan embun (dewdrop), yang bentuknya sama dengan yang dipakai Realme C2. Bedanya, layar A10 lebih luas sedikit dibanding Realme C2, serta memiliki rasio layar ke body yang lebih baik. Performa layar Galaxy A10 juga memuaskan, terang dan tajam serta responsive.
 

PERFORMA

Realme C2 diotaki oleh chipset terbaik di kelas menengah MediaTek Helio P22 dengan kecepatan clock CPU hingga 2.0 GHz, konsumsi daya yang rendah dan masa pakai baterai yang lama. Helio P22 yang terdapat di realme C2 didukung oleh konfigurasi prosesor Cortex A53 untuk mendongkrak performa yang smooth di segala skenario dengan konsumsi daya yang efisien.
 
Soal dapur pacu ini, Samsung menanam SoC buatan sendiri, Exynos 7884, dan dipadu dengan CPU Octa-core (2x1.6 GHz & 6x1.35 GHz). Nah, di sini dapur pacu Galaxy A10 kalah “trengginas” dari dapur pacu Realme C2. Clockspeed maksimal Galaxy A10 hanya 1.6 GHz, kalah ngebut dari CPU Realme yang bisa ngebut hingga 2.0 GHz.
 

KAMERA



Nah, inilah kenapa Realme berani mengatakan kalau sri C2 ini pantas untuk disebut sebagai “Raja Baru di Kelas Pemula”. Smartphone ini dipasangi kamera ganda di belakang, dengan satu lensa utama 13 Mpix, yang memiliki aperture f/2.2, berpasangan dengan lensa 2 Mpix untuk depth sensor. Ini sudah seperti standar kamera smartphone kelas menengah.
 
Bukan sekadar kapasitas kamera yang besar. Kamera Realme C2 juga didukung dengan moda “Chroma Boost”.  Fitur ini berfungsi untuk memaksimalkan komposisi warna dan dimensi foto. Sehingga, bisa menghasilkan foto yang lebih kaya warna, hidup dan memiliki kedalaman ruang. Aperture yang besar, membuatnya mampu beraksi di kondisi cahaya redup. Bahkan masih bisa diandalkan untuk memotret pada malam hari dengan bantuan cahaya lampu yang ada.
 
Teknologi AI juga tak lupa dibenamkan di Realme C2, membuatnya sebagai smartphone entry level yang memiliki teknologi smartphone kelas middle-up. Berkat teknologi AI ini, kameranya bisa dengan cerdas memilih setelan yang paling pas dengan kondisi dan obyek pemotretan. Mampu mengenali sejumlah obyek dan scene pemotretan.  Di depan, dipasangi kamera selfie berkapasitas 5 Mpix. Tidak terlalu besar memang. Namun masih ampuh untuk pemotretan selfie. Didukung pula oleh AI, untuk menghasilkan foto bokeh yang menawan.
 
Untuk video? Cobala moda slo-mo yang dimiliki Realme C2. Hasilnya adalah sebuah rekaman video gerak lambat yang mulus dan tajam, serta durasi yang bisa diatur panjang, yang dijamin bakal membuat Anda terkagum-kagum akan kemampuan smartphone kelas pemula ini.
 
Karena itulah, meski Samsung sejak dulu juga terkenal jago dengan fitur imaging, namun dalam hal ini mesti mengakui keunggulan Realme C2. Benarkah? Lihat saja, untuk kamera utama yang ditempatkan di belakang, Galaxy A10 hanya dilengkapi satu lensa (kamera), dengan resolusi 13 Mpix. Tak punya fitur semacam chroma boost untuk mengoptimalkan hasil foto. Tapi, punya aperture yang lebih besar (f/1.9) yang membuatnya lebih kuat dalam menangkap cahaya.
 
Di depan? Sama-sama memiliki kamera selfie 5 Mpix.  Untuk kamera selfie ini, baik Realme C2 dan Galaxy A10, memiliki besaran resolusi yang sama, dan memiliki aperture yang sama besar juga (f/2.0). Hasil foto selfie kedua smartphone ini tak beda jauh. 
 

BATERAI

Sekarang kita lihat aspek penyuplai daya untuk pengoperasian ponsel. Realme C2 dilengkapi baterai berkapasitas 4000 mAh Li-Po. Kapasitas yang termasuk besar dan menjamin untuk pengoperasian standar seharian penuh, bahkan lebih. Ditambah dengan sistem manajemen daya, yang membantu penggunaan daya baterai yang lebih efektif dan efisien, sehingga daya baterai bisa lebih hemat.
 
Sementara Galaxy A10 hanya dilengkapi baterai 3400 mAh Li-Ion. Lumayan memadai sebenarnya untuk penggunaan sehari-hari. Namun, tetap saja ada keterbatasan dibanding baterai berkapasitas lebih besar seperti yang dimiliki Realme C2. Setidaknya, maksimal bisa digunakan sehari.
 

RESUME



Sekarang mari bedah keseluruhan aspek yang dibahas. DESAIN lebih atraktif, dinamis  dan menarik Realme C2 dibanding Galaxy A10 yang tampil konservatif. Soal LAYAR Galaxy A10 memiliki display yang lebih luas dan sedikit lebih oke dibanding Realme C2.
 
Realme C2 dilengkapi “mesin” yang lebih powerfull dibanding Galaxy A10. Dari sisi ini, PERFORMA Realme C2 lebih ngejoss dibanding pesaingnya itu. Sektor KAMERA jelas-jelas diungguli Realme C2, yang punya kamera ganda, teknologi AI dan chroma boost, untuk menghasilkan foto terbaik di segala kondisi.
 
Untuk mendukung penggunaan seharian, BATERAI Realme C2 punya baterai yang lebih besar dan didukung sistem pengelolaan daya untu konsumsi daya bateraiyang efektif dan efisien. Sementara Galaxy A10 masih menggunakan baterai dengan kapasitas yang lebih kecil.
 
Sekarang faktor terpenting lagi untuk menjatuhkan pilihan, yakni, HARGA serta nilai kepantasannya. Realme C2 dengan sejumlah keunggulan fitur, dipasarkan dengan harga Rp1.699 juta untuk varian 3 GB RAM/32 GB ROM. Harga ini lebih rendah dibanding Galaxy A10, yang kalah dalam beberapa aspek, bahkan hanya dilengkapi RAM 2 GB/32 GB ROM. Besutan Samsung ini dijual seharga Rp1.799 juta.
 
Jadi sudah jelas, kan, bila Anda ingin punya smartphone entry level yang kaya fitur dan spesifikasi, plus performa handal, pilihan tentu ada pada Realme C2. Namun kalau Anda lebih mementingkan merek dan tak perduli dengan harga, ya boleh pilih pesaingnya, Galaxy A10. Pilihan ada di tangan Anda. (ADV)
 
 

Leave a Comment