Selfie sudah masuk ke pola hidup generasi milenial, bahkan generasi sebelumnya. Kumpul-kumpul, berwisata bahkan nonton film pun orang akan melakukan jepret muka sendiri dengan ponsel. Melihat obsesi ini, MasterCard mengambilnya dan membuat sistem pembayaran mobile satu langkah lebih jauh dengan membuat sebuah aplikasi selfie.

Alih-alih hanya menggunakan sidik jari pengguna kartu kredit untuk mengotorisasi transaksi seperti Apple Pay, MasterCard akan menggunakan hasil selfie pengguna. Begaimana cara kerjanya? Saat pengguna melakukan pembayaran dengan kartu kredit MasterCard, dan aplikasi selfie ini akan mengirimkan pemberitahuan untuk mengambil foto wajah untuk mengkonfirmasi identitas konsumen.

MasterCard adalah salah satu penyedia kartu kredit dan debit terbesar di dunia, yang beroperasi di lebih dari 200 negara. Perusahaan tersebut mengatakan lebih dari seperempat transaksi kartu kredit dilakukan menggunakan MasterCard.

Aplikasi Selfie Masih Dalam Pengembangan

Tidak ada kejelasan kapan aplikasi ini akan tersedia untuk khlayak umum. Fitur aplikasi selfie ini masih dalam tahap awal pengembangan, dan MasterCard berencana untuk membiarkan 500 pemegang kartu mengujinya sebelum orang lain.

Pengungkapan soal app ini disampaikan oleh Ajay Bhalla dari MAstercard dalam sebuah wawancara dengan CNNMoney di mana ia membahas alternatif password bagi “generasi selfie.”, dan cara paling tepat adalah untuk membuat sebuah aplikasi selfie.

“Generasi sekarang, tergila-gila melakukan selfie, Saya pikir mereka akan merasa aplikasi selfie ini sangat keren,” kata Bhalla. “Mereka akan menerimanya dengan tangan terbuka.”

Aplikasi selfie Mastercard tidak akan mengirim baik sidik jari atau gambar wajah pengguna untuk MasterCard. Sebaliknya, app ini mengkonversi gambar ke dalam kode binari dan mengirimkannya ke MasterCard.

MasterCard mengatakan sistem aplikasi selfie mereka ini sangat aman, tetapi data yang ditransmisikan berpotensi rentan; Sebaliknya, verifikasi sidik jari Apple Pay, misalnya, terjadi sepenuhnya pada iPhone dan tidak ada data yang ditransmisikan.

Sebagai langkah keamanan tambahan,pengguna harus berkedip ketika mengambil selfie. Aplikasi selfie MasterCard juga akan mendukung pemindaian sidik jari untuk otorisasi pembelian.

Metode biometrik baru ini dapat digunakan untuk memverifikasi identitas untuk mengganti password atau kode PIN. MasterCard saat ini meminta password untuk memverifikasi pembelian dengan sistem SecureCode-nya. Perusahaan ini juga bereksperimen dengan pengenalan suara dan bahkan metode verifikasi identitas dengan membaca detak jantung pengguna selain aplikasi selfie.