Adalah fakta jika Australia kerap disebut-sebut negara yang menjadi tempat bernaung bagi bermacam-macam mahluk paling aneh dan berbahaya di dunia ini. Sehingga secara teori, monster Pokemon Go paling aneh dan langka pun bakal ditemukan di negara tersebut. Mungkin hal ini pula yang mendorong Nick nekat menjelajahi Australia demi mendapatkan beberapa Pokemon terakhir.

Sekedar informasi saja, Pokémon Go kabarnya memiliki 151 monster digital. Tapi beberapa di antaranya masih belum dirilis.
Nah, terlepas dari usaha Johnson mengoleksi semua karakter unik Pokemon, ia juga ternyata sudah mengumpulkan lebih dari 5000 monster. Sejak memainkannya mulai 6 Juni lalu hingga 8 Agustus 2016, berarti Johnson sukses mengantongi 156 Pokemon tiap harinya.
Selama dua minggu di Australia Johnson bahkan sampai turun berat badan hingga 3-4 kilo karena harus wira-wiri ke sana kemari berjalan kaki. Lebih dari itu, aksi berburu Pokemon pria asal Brooklyn, New York, AS ini sendiri dihiasi banyak kejadian menarik.
Di Australia misalnya, dia sempat menjelajah Sydney Opera House yang ikonik. Ia pun sempat menangkap Pokemon Go di Central Park, New York bersama dengan Justin Bieber dan sekelompok Beliebers. Bahkan, Johnson pernah menambah koleksi di Pokedex-nya saat tengah berada di bawah menara Eiffel, Paris.
Pokemon sendiri memang sengaja disebar di berbagai belahan dunia. Beberapa di antaranya langka dan hanya ada di wilayah tertentu. Tauros misalnya, hanya terdeteksi di AS saja. Mr. Mime kabarnya hanya ada secara eksklusif di Eropa. Farfetch bertebaran di kawasan Asia. Dan, para pemburu Pokemon harus berpetualang ke Australia untuk mendapatkan Kangaskhan.