ArenaLTE.com – Dalam bisnis enterprise, solusi Smart City tetap menjadi kunci utama dari pertumbuhan ZTE. Perusahaan ini dengan pesat mengembangkan bisnisnya di paruh pertama tahun 2016. Pesanan yang baru telah meningkat sebesar 40% dari tahun ke tahun.

Pertumbuhan ini sebagian berasal dari komitmen ZTE untuk investasi R & D, yang telah menyebabkan terobosan baru dan pertumbuhan di bidang keuangan, pemerintahan dan sektor utama lainnya.

Solusi Smart City digunakan dalam CITIC Bank Big Data dan Distributed Database Project, yang mendapat hadiah utama dari China Banking Regulatory Commission. Solusi Smart City ZTE ini telah memenangkan dua proyek baru lainnya tahun ini.

ZTE Network Solusi Cloud Data Centre ZTE

Solusi Smart City ZTE telah diterapkan di 145 kota di seluruh dunia, membuat ZTE salah satu dari beberapa perusahaan yang berpengalaman dalam pembangunan Smart City secara global. Di H1 2016, ZTE mencapai terobosan di pasar energi di Eropa melalui solusi inovatif seperti Smart Street Lights dan Smart Meters.

Melihat ke paruh kedua 2016, ZTE akan berusaha untuk tumbuh dengan memanfaatkan peluang yang muncul seiring dengan terjadinya restrukturisasi industri. Perusahaan akan fokus pada arah strategis utama, yaitu: pengembangan pasar operator secara mendalam; penciptaan nilai dalam pemerintahan dan bisnis perusahaan; integrasi dan inovasi di pasar konsumen, dan mendorong pengembangan bisnis di sektor VOICE.

ZTE akan bertransisi ke strategi M-ICT 2.0, menjaga komitmen mereka untuk penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan solusi yang lebih inovatif dan memperkuat manajemen proyek. Mereka akan mengejar pertumbuhan saling menguntungkan dengan pelanggan, mitra dan pemangku kepentingan lainnya, untuk membuat  ekosistem digital untuk industri yang menguntungkan semua pihak.

ZTE mengumumkan strategi baru perusahaan, M-ICT 2.0, yang akan mendorong pertumbuhan perusahaan selama lima tahun ke depan. M-ICT 2.0 ini dirancang untuk membantu bisnis menangkap peluang dalam ekonomi didefinisikan oleh munculnya ekonomi berbagi, penggunaan luas akan adanya jaringan peer-to-peer dan ketergantungan pada kisaran luas dari platform dan layanan cloud computing.

M-ICT 2.0 mengidentifikasi lima tren kunci: Virtuality, Openness, Intelligence, Cloudification dan Internet of Everything. Dikemas ke dalam akronim VOICE, ZTE akan fokus pada dampak individu dan dampak yang saling berhubungan dari setiap tren ketika mereka mengembangkan produk dan layanan. Informasi lebih lanjut tentang M-ICT 2.0 dan VOICE dapat ditemukan di white paper ZTE, “M-ICT 2.0: VOICE for a Digital Future”.