ArenaLTE.com – Seri terakhir Moto GP di Sirkuit Ricardo Tormo, GP Valencia, Spanyol (8/11/12), menjadi bukti kepiawaian Valentino Rossi sebagai pembalap legendaris. Dia harus memulai balapan dari posisi paling akhir (26), namun berhasil menyalip 22 pebalap sehingga menempati posisi 4. Hal serupa terjadi di industri seluler. Berkat kepiawaiannya, platform Tizen dari Samsung berhasil naik ke posisi 4 pangsa pasar sistem operasi mobile.

Platform Tizen dari Samsung usianya relatif masih baru, termasuk yang lahir paling belakang dibanding kompetitornya. Popularitas secara global pun masih kurang terdengar gaungnya. Namun gelombang smartphone berbasis OS Tizen justru tengah melanda India. Samsung mengklaim jika di negara tersebut OS Tizen menjadi kedua terbesar seiring dengan perkembangan ponsel berbasis platform tersebut.

Berdasarkan laporan dari lembaga riset Strategic Analytics, sejak Q3 2015, platform Tizen dari Samsung berhasil merangsek ke posisi empat di segmen mobile OS. Ini berarti Tizen OS telah menyalip BlackBerry yang masih bersusah payah membangun kembali kerajaannya. Di sisi lain, ada pula penantang lain seperti Firefox OS yang sudah lama bergentayangan tapi gagal membuat perubahan besar.

Ada kemungkinan tren di pasar Eropa berubah dan perangkat kelas menengah ini berpotensi diadopsi oleh pengguna di sana. Data Q4 mengindikasikan perubahan yang besar, memberikan kesempatan buat Samsung mempersiapkan peluncuran besar di Eropa untuk Z3 berbasis Tizen. Sekitar 11 negara akan ikut berpartispasi terhadap perkembangan smartphone berbasis platform Tizen dari Samsung

Mungkin aspek paling signifikan dari laporan ini adalah bagaimana market share Blackberry terus menerus mengalami kemerosotan. Kondisi ini membuat strategi peluncuran Blackberry Priv menjadi begitu krusial buat mereka. Tapi andaikata mereka berhasil meraih sukses dengan produk berbasis Android, tetap tak akan membantu perkembangan market share dari produk berbasis BB OS.

Tizen memang memiliki keuntungan karena disupport oleh raksasa smartphone Samsung. Vendor ini terus menerus melakukan ekspansi dari portofolio platform Tizen Samsung. Di luar mereka, Windows Phone yang sekarang mengusung nama Windows 10 Mobile berhasil mematok posisi aman di tempat ketiga.

Samsung menyisipkan lagi satu ponsel baru dalam portofolionya. Bukan, seri ini tidak masuk dalam keluarga Galaxy seperti biasanya. Smartphone ini juga tidak memakai sistem operasi Android. Namanya adalah Samsung Z3, mengadopsi sistem operasi buatan sendiri sang perusahaan yang disebut dengan Tizen.
Baca: Samsung Kembali Merilis Smartphone Berbasis Tizen: Samsung Z3

Adalah Samsung Z3, produk terbaru yang mulai menjadi primadona sebagai smartphone berbasis Tizen OS. Samsung Z3 mengantongi display Super AMOLED 5 inci dengan resolusi HD 720×1280 piksel. Menyisipkan chipsetSpreadtrum quad core berclockspeed 1.3 GHz dan dibenami memori internal 8GB serta 1GB RAM.

Bicara soal sistem operasi, Samsung Z3 membenamkan OS Tizen 2.3. Beberapa fitur yang disematkan seperti Ultra Data Saving mode untuk membatasi pemakaian layanan data. Samsung Z3 sudah diungkap di India yang merupakan pasar utama dari seri berbasis Tizen.