ArenaLTE.com – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) menjadi sorotan utama XL Axiata. Karena dipercaya bisa menjadi kunci untuk memajukan ekosistem digital 4G LTE dengan baik. Untuk perkuat hal tersebut, perusahaan telekomunikasi XL investasi dana mencapai IDR500 miliar dengan menyasar 55 juta UKM Tanah Air.

Di sela acara Pesta Wirausaha yang digelar di Jakarta, Rabu (2/12/2015), Dian Siswarini, Presiden Direktur XL Axiata, mengungkapkan bahwa Indonesia memang sedang mengalami pelemahan ekonomi. Hal itu dimula sejak beberapa tahun lalu, namun  tidak menutup kemungkinan kebangkitannya bisa terbantu dengan keberadaan pelaku UKM.

“Kekuatan UKM bisa untuk membantu dan memperkuat Indonesia yang sedang dalam posisi pelemahan ini. Ada sebanyak 55 juta pelaku UKM yang bisa dimanfaatkan di dalamnya, sehingga kemajuannya juga bisa membantu bangkitnya ekonomi negara,” jelas Dian.
Baca: DigiBiz, solusi digital pelaku UKM kembangkan bisnis

Ia mengatakan perusahaan tidak tanggung-tanggung dalam menggarap industri ini. Karena hal tersebut dipercaya bisa membantu pertumbuhan ekonomi sekaligus membentuk ekosistem jaringan tumbuh dengan cepat. Dian juga mengungkapkan perusahaan memiliki dana khusus yang akan diinvestasikan untuk program ini.

Melanjutkan pembicaraan Dian, Ongki Kurniawan, Direktur Digital service XL, menyebutkan, “Dalam 3 tahun ke depan, XL menanamkan investasi sebesar kurang lebih IDR 500 miliar untuk mengembangkan solusi bagi kalangan UKM ini. Dalam pengembangannya lebih lanjut, XL juga merangkul kalangan perbankan dan lembaga jasa keuangan, serta juga komunitas UKM di berbagai daerah untuk menyiapkan solusi digital finansial bagi UKM,” terangnya.

Ongki menambahkan, platform layanan solusi digital DigiBiz adalah salah satu cara yang dihadirkan oleh XL Axiata, didalamnya dapat dimanfaatkan untuk membangun dan memberikan solusi kebutuhan bagi para UKM di Indonesia secara digital. Dirinya juga menuturkan bahwa platform ini hadir bukan untuk menyaingi Market place yang sudah ada.

“Tujuan utama dari DigiBiz adalah untuk efisiensi para pelaku usaha yang sudah memulai, karena di dalamnya memuat fitur yang bisa share produk secar digital dan share bisnis maupun tips jualan yang lebih efektif. Sedangkan yang baru memulai bisnis, ini bisa menjadi solusi usaha dan menjajaki produknya di dalamnya,” jelas Ongki Kurniawan.

Dalam sesi acara tersebut, Dian Siswarini menjelaskan perusahaan bisa menggapai sekiranya 20 ribu pelaku UKM hingga akhir 2016 mendatang. XL juga mengakui telah bekerja sama dengan pihak perbank-an, lembaga jasa keuangan, serta komunitas UKM yang ada, seperti komunitas tangan di atas (TDA) yang tercatat mempemiliki jumlah anggota UKM mencapai 10 ribu.