ArenaLTE.com - Galaxy S9 dan Galaxy S9+ akan menjadi andalan baru sang vendor. Keluarga flagship anyar Samsung ini digadang-gadang meluncur bulan depan pada event MWC 2018 di Barcelona, Spanyol. Dan, kini langkahnya semakin mantap saja. 

Smartphone anyar Samsung ini baru saja lulus dari sertifikasi FCC di AS. Artinya, Galaxy S9 dan S9+ sudah lolos dari ujian dan siap untuk meluncur ke psar. Menurut list yang diungkap Federal Communications Commission, ponsel ini akan pnya nomor model SM-G960 untuk S9 dan SM-G965 untuk S9+. 



Kedua ponsel ini akan mendukung berbagai band mulai dari LTE, GSM, CDMA dan UMTS. Untuk produksinya, Samsung Galaxy S9 dan S9+ bakal dibuat di Vietnam, Tiongkok dan Korea. 

Lebih jauh, sertifikasi FCC meloloskan model SM-G960U, SM-G960U1, SM-G960W dan SM-G960XU. Dua model pertama sepertinya akan menjadi versi untuk pasar AS, sementara varian yang ketiga menyasar market Kanada. 

Samsung juga akan membutuhkan banyak demo unit untuk aktivitas promo, nah yang dipakai adalah varian keempat. Hal yang sama juga diterapkan pada SM-G965 yang merupakan nama lain dari Galaxy S9+.  

Menurut bocoran dari dus untuk penjualan ritel, flagship baru ini akan memiliki Speed Dual Pixel 12 MP camera dengan aperture bervariasi yang bisa memotret Super Slow-mo video. Smartphone ini juga akan hadir dengan Stereo Speakers by AKG dan beberapa fitur lain seperti IP68 certification, iris scanner dan wireless charging.

Samsung akhirnya mengkonfirmasi bahwa smartphone flaghsip anyar mereka dalam rangkaian keluarga Galaxy S9 bakal diungkap di perhelatan MObile World Congress (MWC) 2018.

Sebelumnya, masih banyak yang meragukan jika vendor asal Korea Selatan tersebut bakal merilis flagship anyar dalam waktu dekat. Tapi DJ Koh, Mobile Business President Samsung menepis keraguan tersebut dalam pernyataannya di event CES 2018 yang tengah berlangsung di Las Vegas, AS.

Di sisi lain, Samsung juga sudah merilis chipset paling mutakhir yang berpotensi dipakai Galaxy S9 dan S9: Exynos 9810. Dapur pacu ini mendukung aplikasi AI dan Richer Multimedia Content.

Chipset ini dikembangkan di pabrik Samsung, melewati proses 10nm FinFET generasi kedua. Amunisi utama Samsung ini menyimpan delapan inti prosesor bertenaga: 4 prosesor inti dengan clockspeed 2.9GHz dan empat lainya untuk menjaga efisiensi.