Dan bicara tentang kualitas koneksi bandara, belum lama ini tepatnya pada 10 Agustus lalu, Huawei mengumumkan telah menyelesaikan proyek Indoor Digitalization untuk operator Tri (Three Hutchison) di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Mengutip sumber dari siaran pers huawei.com (10/8/2016), Huawei dalam proyek ini telah merampungkan peluncuran komersial basis teknologi LampSite. Dengan peluncuran solusi ini, keuntungan yang signifikan telah direalisasikan oleh Hutchison 3 dalam hal peningkatan trafik suara dan data.

Dengan latar Bandara Bandara Soekarno Hatta sebagai gerbang wisatawan internasional, maka pengalaman mobile broadband menjadi sesuatu yang mutklak dipenuhi operator seluler. Dengan instalasi LampSite yang berwujud small cell, maka Soekarno Hatta kini memiliki infrastrutkur jaringan indoor seluler yang sangat baik.
LampSite berjalan melalui kabel ethernet dan memiliki arsitektur digital end-to-end yang secara signifikan mengurangi biaya pembangunan infrastruktur, dan memperpendek siklus membangun sampai sepertiga dari proyek tradisional. Lain dari itu LampSite ikut meningkatkan kapasitas sistem 3 sampai 4 kali lebih baik dibandingkan dengan solusi tradisional. Dalam hal kecepatan koneksi di indoor, LampSite dengan teknik MIMO (Multiple Input Multiple Output) 256QAM dapat menghantarkan kecepatan internet sampai 1 Gbps.
Dari pantauan selama uji coba LampSite di bandara Bandara Soekarno Hatta, telah terjadi peningkatan kecepatan download pada jaringan Tri hingga lebih dari 16 kali. Dalam dua bulan pengujian, statistik menunjukkan bahwa pengguna internet lalu lintas internet meningkatkan hampir 300 persen, terbukti bahwa lebih banyak pengguna yang meninggalkan layanan 2G dan beralih ke layanan di jaringan 3G/4G.