Sejak pertama kali mendengar berita tentang diresmikanya 4G LTE oleh presiden Jokowi pada pertengahan November tahun 2015 yang lalu maka pada saat itu langsung terbersit satu harapan dalam diri saya bahwasanya negeri ini perlahan tapi pasti akan bisa menjadi lebih baik dibandingkan dengan kemarin.

Membayangkan hal ini bisa terwujud tentu saja bukan tanpa alasan, mengingat betapa dahsyatnya manfaat yang dihadirkan oleh teknologi 4G LTE ini. Jika dibandingkan dengan teknologi pendahulunya seperti 3G tentu saja sangat jauh berbeda baik dari segi performansi dan layanan yang dihadirkan untuk dapat digunakan oleh masyarakat.

Jika saat menggunakan teknologi 3G dan 2G kita diperhadapkan pada beberapa kendala seperti lambatnya akses data, kecilnya bandwith sehingga kegiatan seperti mendownload dan upload data sering terhambat atau harus menunggu lama maka dengan hadirnya teknologi 4G maka persoalan yang seperti ini sudah tidak akan dijumpai lagi.

Dengan kapasitas bandwich yang 10 kali lebih besar dibandingkan jaringan 3G maka untuk mengunduh file yang ukuranya besar tidak perlu lagi menunggu dalam waktu yang lama. Menonton video streaming pun tidak akan mengalami kemandekan yang membuat penonton menjadi malas untuk menyaksikan video yang ada dihadapanya.

Hal ini tentu saja menjadi anugerah yang luar biasa. Jika manfaat yang dihadirkan oleh teknologi 4G LTE ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya maka sudah tentu akan banyak mendatangkan keuntungan yang luar biasa bagi para pengguna internet khususnya bagi mereka yang menjadikan dunia online sebagai sarana untuk mendulang pengetahuan serta membangun jejaring sosial disegala lini.

Mendulang Pengetahuan Tanpa Batas dan Bebas Mandek

Mendulang pengetahuan tanpa batas adalah salah satu kemanfaatan yang sangat diharapkan bisa didapatkan dengan adanya teknologi 4G ini. Dengan besarnya bandwitch yang ditawarkan oleh teknologi 4G LTE maka kemudahan untuk menikmati beragam jenis video pembelajaran yang ada di dunia maya ataupun melakukan video streaming bisa dilakukan tanpa kendala yang berarti.

Jika kita membayangkan kembali era di saat teknologi 4G LTE belum hadir, maka tentu disitu kita akan menemukan betapa sulitnya bagi kita yang ingin menyelemi beragam pengetahuan yang ditawarkan oleh orang-orang berpendidikan dari berbagai latar belakang keilmuan lewat video yang mereka unggah di internet. Begitu juga halnya ketika kita ingin melakukan video streaming dalam dengan mereka yang ada dibelahan bumi lain yang ada didunia ini.

Singkat kata bahwa sebelum adanya tenologi 4G LTE ini maka sumber pengetahuan yang kita dapatkan sungguh sangat terbatas. Referensi bisa kita cicipi hanya berasal dari sumber disekitar kita. Padahal jika kita perhatikan saat ini betapa banyak seminar-seminar bertaraf internasional yang diselenggaran secara online dari belahan bumi lain seperti yang ada di jepang, inggris, belanda ataupun amerika serikat. Namun karena keterbatasan akses akibat belum memadainya teknologi yang dimiliki sehingga kita hanya bisa menggigit jari dan membiarkan momen-momen itu berlalu begitu saja.

Kondisi ini kemudian akan berdampak pada mandeknya inovasi. Mengingat betapa untuk menghasilkan suatu inovasi terbaru tentu saja butuh referensi yang yang uptudate dan tidak sedikit. Oleh karena ini dengan hadirnya teknologi 4G LTE ini maka diharapakan kedepan akan semakin banyak inovasi yang hadir khususnya dibidang teknologi informasi  sehingga kita bisa bisa bersaing dengan Negara-negara lain yang telah lebih dulu mengambil peran yang dominan dalam bidang IPTEK.

Membangun Jejaring Sosial Di segala Lini

Sudah tak terbantahkan lagi bahwa dengan hadirnya teknologi 4G LTE akan semakin memepercepat terbangunya jejaring sosial disegala lini. Hal ini tidak lepas dari kegandrungan masyarakat Indonesia yang gemar menggunakan smartphone sebagai sarana komunikasinya sebagaimana data yang dikeluarkan oleh oleh eMarketer bahwa pengguna smartphone di Indonesia tahun 2015 mencapai 55 juta orang dan diprediksi akan terus bertambah sampai 65,2 juta pengguna smartphone. Sedangkan di 2017 akan ada 74,9 juta pengguna.

Namun demikian yang menjadi harapan utama dengan terbangunya jaringan sosial yang meluas dalam wadah teknologi 4G LTE yang bebas mandek adalah terwujudnya masyarakat yang solid. Sehingga segala bentuk ancaman dan persoalan yang dapat mengancam ketentraman hidup dan keutuhan NKRI seperti aksi-aksi terorisme bisa diantisipasi dengan cepat denga menginformasikanya secara berantai dalam waktu yang singkat.

Selain itu dengan terbangunya jejaring sosial disegala lini maka dengan mudah kita sebagai warga yang mencintai kedamaian akan selalu bisa menguatkan dengan meniadakan segala bentuk kebencian yang bisa mengiikis rasa persaudaraan sehingga cita-cita terwujudnya Indonesia yang kuat dan menjadi juara bisa terwujud.

(Sumber gambar :http://www.aeldata.com/blogs/item/51-Digital-Era-%E2%80%93-Introduction-to-the-Growth-of-Digital-Media)