ArenaLTE.com – Gaya hidup online sudah semakin mengakar dalam dalam kehidupan sehari-hari dengan semakin banyaknya orang yang mengkonsumsi informasi dari internet. Hal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan contohnya, ketika hendak berlibur, seseorang akan mencari berbagai informasi terkait liburannya di internet seperti informasi perkiraan cuaca, tempat wisata, review hotel, dan berbagai informasi lainnya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi sebuah usaha atau bisnis untuk beradaptasi mengikuti gaya hidup masyarakat ini dengan membuat website sebagai identitas online usaha agar mampu bersaing dan memaksimalkan potensi bisnis. Langkah awal dalam menjangkau dunia online adalah dengan membuat website, baik sebagai identitas online maupun platform e-commerce.

Namun, terkadang ada mitos dan ketakutan yang membuat para pelaku usaha terutama Usaha Kecil Menengah (UKM) mengurungkan niat mereka untuk membangun sebuah website sehingga menutup potensi untuk memaksimalkan bisnis mereka. Berikut adalah fakta-fakta dibalik mitos-mitos tersebut:

  1. Saya Tidak Yakin Website Tersebut Akan Berguna

Sebuah website yang bagus akan memberikan berbagai manfaat dan membuat bisnis kita tampak lebih profesional dan mapan. Website juga merupakan media yang tepat untuk berinteraksi dengan pelanggan dan memaparkan informasi serta menjual produk dan layanan yang kita miliki. Website ini juga akan menjadi kontak utama kita dalam berinteraksi dengan pelanggan, calon pelanggan, investor, dan bahkan dengan calon pegawai. Bayangkan jika website kita sebagai sebuah kartu nama atau katalog bisnis yang bekerja 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.

  1. Perusahaan Saya terlalu Kecil untuk Mempunyai Website

Sebuah UKM sering dihadapkan pada pilihan untuk “mencari pangsa pasar baru untuk mengembangkan bisnis” atau “mempertahankan pelanggan yang ada”. Saat inilah mereka membutuhkan sebuah website. Tantangan yang dihadapi oleh UKM biasanya berkutat pada ketersediaan sumber daya manusia untuk memperluas bisnis mereka, sedangkan sang pemilik usaha tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan hal tersebut. Internet hadir menawarkan solusi terbaik dalam menyediakan akses untuk ekspansi bisnis, serta melakukan fungsi pemasaran produk dam layanan secara efisien dalam hal biaya. Sebagai contoh, sebuah bisnis catering bisa dengan muda menginformasikan menu baru mereka kepada pelanggan tetap maupun calon pelanggan mereka melalui internet.

  1. Saya Gaptek dan bukan technologically-savvy

Kita tidak perlu menjadi technologically-savvy atau mahir dalam teknologi untuk membangun website bisnis. Sebuah website yang sederhana dapat menjadi brosur online bagi bisnis kita. Ada banyak perangkat pembuatan website yang tersedia secara online dan sangat mudah untuk digunakan. Dengan perangkat-perangkat ini, kita dapat membuat sebuah website sederhana dengan cepat.

Setelah kita selesai membuat website ini, saatnya website kita muncul di internet. Untuk itu, kita perlu bekerja sama dengan perusahaan web hosting. Mereka bisa membantu kita untuk membeli dan mendaftarkan alamat website atau yang sering kita sebut sebagai domain name. Domain .com bisa menjadi pilihan terbaik karena bisa membuat website kita lebih mudah dicari/dikenali, serta meningkatkan visibilitas dan kredibilitas identitas online kita.

  1. Saya Tidak Mampu Membuat Website

Penting untuk diingat bahwa biaya membuat website merupakan sebuah investasi dan hasil bisnis yang diperoleh dari website akan cukup untuk membayar biaya maintenance website kita. Ada beberapa komponen biaya dasar yang harus dianggarkan oleh pemilik bisnis untuk membangun sebuah website seperti biaya registrasi nama domain, hosting, dan desain web. Dan kini biayanya cukup terjangkau bagi UKM.