ArenaLTE.com – Bagi provider layanan aplikasi berbasis internet, masuk pasar Pakistan rasanya harus ekstra was-was. Pasalnnya di Negara yang kerap dilanda teror dan kerusuhan ini pihak regulator telekomunikasi memberi batasan-batasa yang ketat. Karena itu, YouTube mengeluarkan versi khusus layanan streaming dan berbagi video untuk Pakistan.

Pada layanan video streaming di Pakistan ini, YouTuber memberi akses di mana para pejabat pemerintah berwenang menghapus konten yang dianggap tak baik. Dikutip dari Ubergizmo.com (18/1/2016), menurut Kementerian Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Pakistan, versi baru ini memberi wewenang telekomunikasi Pakistan untuk memblokir segala jenis konten menyinggung.

“Berdasarkan rekomendasai PTA, pemerintah Pakistan telah memiliki akses untuk YouTube versi khusus pengguna Pakistan. Google telah menyediakan proses web online melalui permintaan pemblokiran dari konten menyinggung yang bisa dibuat PTA ke Google, secara langsung Google/YouTube akan membatasi akses ke konten yang dianggap menyinggung,” kata Kementerian Pakistan itu.

Namun juru bicara YouTube mengatakan permintaan pemerintah Pakistan tidak akan serta langsung dipenuhi. “Kami sudah punya panduan yang sangat jelas. Kalau ada video-video yang tidak sesuai dengan panduan tersebut, maka akan kami cabut,” kata juru bicara YouTube.

Ia menjelaskan bahwa layanan ini memiliki saluran yang disesuaikan dengan negara-negara tertentu. Jika ada materi yang dianggap ilegal di satu negara, pihaknya bisa saja membatasi akses atas materi itu. Ditambahkan pula bahwa semua permintaan pemerintah untuk mencabut video akan dimasukkan dalam satu laporan transparansi.

Larangan YouTube di Pakistan didasarkan atas keputusan Mahkamah Agung pada 2012, setelah film Innocence of Muslims diunggah ke situs ini. Film tersebut memicu protes keras di sejumlah negara Muslim karena muatannya dinilai menghina Nabi Muhammad.