ArenaLTE.com – Merebaknya isu pemblokiran terhadap situs jejaring sosial Tumblr langsung mendapat reaksi dari pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Menanggapi akan peredaran isu tersebut, Ismail Cawidu, Kepala Pusat Informasi Hubungan Masyarakat Kominfo, menerangkan bahwa tindakannya masih dalam tahap pelaporan ke pihak panel.

Ismail menyatakan bahwa memang ada sebanyak 477 situs yang diduga memiliki konten negatif. Namun, pihak kementerian baru dalam tahap pelaporan ke pihak panel dan telah menginformasikan pada perusahaan, agar segera mengambil langkah perbaikan dan penghapusan.

“Sehubungan dengan pemberitaan tentang wacana pemblokiran beberapa situs terutama Tumblr oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di media massa yang dianggap simpang-siur, kami sampaikan kembali poin-poin yang penting untuk ditegaskan ulang,” ujarnya.

Poin pertama adalah Panel Pornografi, Kekerasan pada Anak, dan Keamanan Internet yang bersidang menemukan unsur pornografi pada beberapa dari 477 situs yang terlapor, termasuk Tumblr.

Hal kedua juga diungkapkan bahwa memang konten pornografi tidak terdapat pada seluruh akun media sosial milik Yahoo! tersebut. Namun sampai saat ini tidak memungkinkan bagi operator dan Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemblokiran per akun sehingga akan meminta kepada Tumblr untuk melakukan penyesuaian konten yang ada sesuai dengan nilai-nilai masyarakat dan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Kominfo Siapkan Draft Permen untuk Netflix dan Semua Pemain OTT

Pada pernyataan selanjutnya, pihak Kemkominfo menyatakan telah mengirimkan surat kepada Tumblr untuk melakukan self-censorship terhadap konten pornografi kepada akun-akun yang memanfaatkan layanan tersebut. Sehingga ada tindakan tegas terhadap pemilik akun yang menyimpan dan memiliki konten negatif.

Pihak Kementerian juga menyatakan bahwa panel masih akan mengadakan rapat lanjutan guna mengevaluasi sejauh mana hasil kesepakatan tersebut dapat dijalankan. Hasilnya akan diserahkan kepada Kemkominfo sebagai pertimbangan untuk pengambilan keputusan.

Pernyataan ini juga diungkapkan pihak Kementerian, sebagai klarifikasi atas beredarnya isu pemblokiran atas Tumblr. Karena selama ini, pihaknya hanya baru dalam tahap pelaporan kepada pihak panel yang mengurusi konten situs.