ArenaLTE.com –┬áPihak regulator serta pengamat pertahanan di Indonesia dan Tiongkok terbilang riuh menanggapi maraknya permainan berbasis LBS (Location Based Service) Pokemon Go. Meski sudah ada seruan dari beberapa instansi yang melarang bermain Pokemon Go, namun toh secara resmi┬ápemerintah Tiongkok dan Indonesia tak melarang pengguna bermain Pokemon. Tapi lain halnya dengan Iran.

Pemerintahan Negeri Para Mullah ini secara resmi telah melarang bermain Pokemon Go. Tak hanya melarang, bahkan akses koneksi bermain Pokemon Go telah diblokir. Abdolsamad Khoramabadi, sekretaris jenderal Komite Pengawasan dan Pemantauan Internet Iran, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita pemerintah Tasnim bahwa Pokemon Go dilarang berdasarkan keputusan bulat dari para anggota komite.

Komite Internet yang juga dikenal sebagai Dewan Tinggi Ruang Virtual, bertugas mengawasi aktivitas-aktivitas daring di Iran dan diarahkan oleh jaksa agung Iran. Khoramabadi mengatakan larangan tersebut didasari kekhawatiran-kekhawatiran atas keamanan nasional, dan Ia menambahkan, “ini juga mungkin membahayakan keamanan dan keselamatan warga.”

Seperti halnya di negara-negara lain, bermain Pokemon Go semakin populer di Iran meskipun pembatasan-pembatasan Internet telah memaksa warga Iran menemukan akses alternatif terhadap situs-situs daring yang berbasis di luar negeri.

resiko bahaya game pokemon Go (3)Awalnya, Pokemon Go memang telah disetujui Lembaga Nasional Permainan Komputer Iran, yang memantau dan mengatur permainan virtual. Namun Khoramabadi mengatakan keputusan lembaga tersebut tidak berdasarkan penyelidikan menyeluruh terhadap bahaya Pokemon Go.

Pokemon Go menggunakan data Google Maps, dan telah membuat pihak berwenang Iran khawatir sejak game ini melesat di ranah seluler baru-baru ini. Meski ada hambatan, para pengguna di Iran mengatakan mereka telah berhasil menemukan karakter-karakter virtual permainan tersebut di bus-bus di Teheran, taman-taman, restoran dan di Hafeziyeh, tempat wisata paling terkenal di Shiraz.

Para pemain menyombongkan hasil perburuan mereka dengan mengunggah foto tampilan layar mereka di Twitter, yang juga dilarang di Iran. Para pemburu Pokemon di Iran harus menggunakan Jaringan virtual private network(VPN) untuk menyiasati hambatan itu dan mengunduh permainan dalam smartphone Android.