ArenaLTE.com – Semenjak pertama kali rilis, pengguna Pokemon Go sudah semakin banyak dan membuat server permainan sering kali down. Pun demikian, bukan berarti permainan ini akan ditinggalkan oleh para pemainnya. Jauh dari perkiraan, permainan berbasis augmented reality (AR) ini justru semakin banyak peminat. Bahkan, meski belum secara resmi dirilis pihak perusahaan dan kendala yang ada dalam aplikasi, Niantic diinformasikan akan menambahkan fitur baru Pokemon Go.

Pokemon Go yang pada dasarnya bekerja dengan mengandalkan titik lokasi atau GPS, merupakan salah satu senjata yang diandalkan para pemain. Dan melalui piranti ini juga, fitur terbaru tersebut dikabarkan akan dikembangkan oleh pihak perusahaan, bahkan termasuk untuk perluasan bisnis.

Disebutkan dalam laman Android Authority, GPS dalam permainan Pokemon Go menjadi kunci fitur andalan yang akan dikembangkan perusahaan. John Hanke, CEO Niantic menegaskan bahwa bisnis akan menjadi salah satu fitur terbaru yang akan dihadirkan dalam permainan perburuan binatang digital ini.

Pertama yang paling ditekankan oleh John adalah nantinya pengguna akan bisa melakukan pertukaran, atau menjual pokemon dan pertukaran item yang dimiliki sesama pemain. Fitur ini sendiri diungkapkan sebenarnya adalah hasil dari perkembangan dari fitur yang telah lama ada sebelumnya, fitur pertukaran Pokemon melalui Pokemon Card.

Sedangkan pemanfaatan GPS dapat digunakan bagi para sponsor permainan atau lokasi yang disponsori Niantic. Nantinya, setiap lokasi atau merchant yang bergabung dalam permainan, akan dijadikan titik akses atau pokestop tempat perburuan binatang ikonik ini. Sehingga, hal itu dianggap bisa menguntungkan pemilik usaha atau tempat yang akan selalu didatangi para pokemon trainer atau pemain game ini.

Dan tentunya, tempat yang lokasinya menjadi sponsor paling sangat menjanjikan untuk kehadiran binatang yang paling memiliki combat power (CP) atau binatang unggulan yang paling diidamkan para pemain.