ArenaLTE.com – Meningkatnya aksi kejahatan terutama kejahatan seksual di India, memaksa Pemerintah setempat memberikan perhatian ketat kepada semua lapisan masyarakat dan industri. Untuk industri yang kini disorot adalah pada sektor telekomunikasi, Kementerian Telekomunikasi India kini menerapkan aturan ketat perihal tentang penyediaan tombol panik yang harus tersedia pada semua smartphone mulai 2017 mendatang.

Tombol panik diungkapkan Pemerintah setempat adalah salah satu cara yang tepat dilakukan, terutama untuk melaporkan cepat ke pihak berwajib/ Polisi perihal tindakan kejahatan yang diterima korban. Memang belum dijelaskan bentuk tombol panik yang harus ada pada smartphone nantinya, namun banyak para pengamat mengungkapkan bahwa tombol itu bisa disematkan pada tombol dial atau angka untuk langsung memanggil layanan darurat.

panik button

Melalui tombol panik yang bisa mengakses langsung layanan darurat, dijelaskan dapat membantu para korban untuk meminta bantuan cepat. Selain itu, penempatan fitur GPS pada 2018 juga diharapkan ada dalam smartphone yang diproduksi dan dipasarkan di India, karena hal ini bisa membantu pihak Kepolisian menuju lokasi korban.

Kejahatan akan tindakan kekerasan seksual, memang kerap menghantui banyak masyarakat India terutama pada kaum wanitanya. Perkosaan dan pelecehan seksual diungkapkan mendapatkan perhatian khusus Pemerintah, karena setiap tahunnya kejahatan ini selalu meningkat. Kampanye akan kewajiban tombol panik ini, kini diharapkan bisa membantu untuk menekan aksi kejahatan tersebut.

Penetapan aturan penggunaan tombol panik ini, diharapkan juga bisa dijalankan oleh semua para produsen ponsel yang memasok produknya di India. Seperti dilansir dari laman telecomasia, selain pemain lokal setempat yang harus mengikuti aturan regulator setempat, pemain seperti Samsung dan Apple juga harus mengikuti aturan yang ditetapkan ini.