ArenaLTE.com – EE, provider layanan broadband di Inggris berencana menggelar layanan intenet berkecepatan tinggi hingga 1 Gbps lewat jaringan 4G LTE (Long Term Evolution) yang memadukan teknologi carrier aggregation dan MIMO (Multiple Input Multiple Output). Implementasi komersial layanan mobile broadband 4G LTE 1 Gbps terbilang baru, ini artinya layanan yang dihadirkan punya kemampuan enam kali lebih cepat dari koneksi 4G LTE standar yang ada di kisaran 150 Mbps.

Pihak EE mengklaim dapat menghadirkan double speed mobile broadband 4G LTE, caranya dengan melakukan agregasi carrier di frekuensi 1.800 Mhz dan 2.6 Ghz. Berbicara pada ajang Gigabit Europe di Munich, Paul Ceely selaku EE Head Network Strategy mengatakan, “Operator kini sedang mencari beragam cara untuk menghadirkan layanan berkecepatan 1 Gbps, sebelum komersialnya layanan 5G pada tahun 2020. Dan kami berpendapat bahwa 4G saat ini sudah dapat menghadirkan 1 Gbps.”

Sebagaimana dikutip dari Lightreading.com (30/9/2015), saat dikonfirmasi tentang rincian skala waktu dalam 1 Gbps, pihak EE berjanji untuk menghadirkan kecepatan yang lebih tinggi. Caranya dengan menggabungkan lima spektrum carrier dan tentunya penggunaan MIMO. Teknologi MIMO kerap digambarkan sebagai smart antenna. MIMO dapat meningkatkan kapasitas dengan menambahkan antenna pada pemancar dan perangkat penerima.

Bicara soal frekuensi, penggunaan multi carrier bisa terjadi berkat adanya merger antara T-Mobile UK dan Orange UK yang disupport oleh EE. Alhasil EE dapat mengendalikan lebih banyak spektrum ketimbang pesaingnya. Kelebihannya adalah mereka dapat melakukan refarming kepemilikan frekuensi 1.800 Mhz dan 2.1 Ghz band untuk penyajian layanan mobile broadband 4G LTE hingga 1 Gbps.

Dari sisin kompetisi, banyak pengamat memperkirakan langkah EE menjadi tantangan keras bagi provider fixed line internet broadband. Sebaliknya pihak EE bersikas terobosannya bukan untuk menantang ISP (intenet service provider) fixed line. Solusi 1 Gbps dengan jaringan 4G LTE dipercaya dapat memberi banyak manfaat di daerah-daerah yang tak terjamah jaringan intenet kabel.

Sebelum ini, pihak EE telah melakukan uji coba layanan 400 Mbps di jaringan 4G LTE dengan cara menggabungkan tiga channel carrier yang disebut “triband carrier aggregation.” Saat ini EE merupakan operator intenet yag cukup sukses di Inggris, dengan jumlah pelanggan 4G mencapai 10,9 juta pada akhir Juni lalu. Saat ini EE dimiliki oleh British Telecom yang pada bulan Februali silam mengakuisisinya dengan nilai $19 miliar.