ArenaLTE.com – Pemanfaatan sinyal sinyal WiFi (Wireless Fidelity) yang ada saat ini, ternyata tak hanya mampu meningkatkan akses internet. Beragam sinyal yang diberikan perangkat WiFi dari router-router bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi di dalam suatu lingkungan atau ruangan. Inovasi spektakuler ini dikembangkan oleh tim insinyur dari University of Washington yang memberi sebutan PoWiFi (Power of WiFi).

PoWiFi diungkapkan telah meraih penghargaan sebagai “Best of What’s New” dari majalah Popular Science minggu lalu. Menariknya, PoWiFi memiliki konsep memanen energi yang berasal dari sinyal WiFi untuk sensor suhu sederhana, kamera grayscale dengan resolusi rendah, charger untuk jawbone, dan lain-lain.

Dikutip dari Cellular News, Minggu (22/11/2015), dalam paparan di Computing Machinery’s CoNEXT 2015 conference di Heidelberg, Jerman, insinyur dari University of Washington menyebut PoWiFi dapat mendukung pengembangan IoT (Internet of Things), dimana sensor komputasi kecil yang tertanam di ponsel, mesin pembuat kopi, mesin cuci, pendingin ruangan, dapat saling terkoneksi satu sama lainnya. Meski konsepnya menarik perhatian, implementasi PoWiFi juga punya tantangan tersendiri, seperti bagaimana energi sensor berdaya rendah dapat terhubung ke sumber listrik tanpa perlu proses plug.

Upaya yang dilakukan tim insinyur dari University of Washington diantaranya menemukan energi puncak yang terkandung dalam sinyal WiFi namun belum dimanfaatkan. Sinyal ambient WiFi sering muncul dan bisa dikelola untuk operasional beberapa perangkat berdaya rendah. Masalahnya, karena sinyal yang dikirim sebentar-sebentar, ada potensi energi bocor dalam proses transmisi daya.

Mengatasi hal diatas, tim insiyur mencoba mengoptimalkan router untuk mengirimkan ‘power packets’ pada saluran (channel) WiFi yang sedang tidak digunakan. Pada dasarnya terjadi proses beefing sinyal WiFi untuk pengiriman tenaga  tanpa mempengaruhi kualitas dan kecepatan transmisi data . Tim insinyur juga mengembangkan sensor yang dapat diintegrasikan dalam perangkat guna memanen daya.

Dalam uji coba yang telah dilakukan, PoWiFi dapat menhidupkan grayscale, kamera VGA Omnivision berdaya rendah dari jarak 17 kaki. Kesemua proses tersebut dapat menyimpan pola energi untuk bisa menangkap gambar setiap 35 menit. Selain itu, PoWiFi juga mampu mendukung charging baterai Jawbone Up24 Tracker dari nol hingga 41 persen dalam waktu 2,5 jam.

Para peneliti juga menguji sistem PoWiFi di enam rumah. Hebatnya pengguna disini tidak melihat penurunan loading halaman web atau streaming video, menunjukkan terapan teknologi bisa memberikan daya melalui WiFi dalam kondisi dunia nyata tanpa menurunkan kinerja jaringan.