ArenaLTE.com – Video ajakan CEO Go-Jek Nadiem Makarim yang mengajak driver UberMotor dan GrabBike untuk bergabung dengan layanan miliknya dengan dalih nasionalisme menuai respon tinggi. Tak hanya para netizen yang sebagian besar memberikan sentimen negatif, tetapi juga dari perusahaan yang disebut secara langsung yaitu Uber.

Go-Jek memang kerap kali menonjolkan sentimen sebagai karya anak bangsa untuk bersaing dengan kompetitor. Karena memang satu-satunya yang lahir di Indonesia di mana Grab berasal dari Malaysia dan Uber dari Amerika. Meskipun pemegang saham Go-Jek maupun pengembang aplikasi sebenarnya dari asing juga.

Uber pun tak tinggal diam. Perusahaan langsung menjawabnya dengan menerangkan bahwa bila hal tersebut terjadi pada drivernya, perusahaan akan menyerahkan kepada pengemudinya langsung. Mereka yakin memiliki kredibilitas yang lebih baik. Uber juga menyebut cinta Indonesia dan suka kompetisi, bahkan menuliskan tagar #UberLOVEIndonesia. Berikut pernyataan resmi perusahaan, seperti dikutip langsung dari situs resminya.

Kompetisi menawarkan lebih banyak pilihan bagi pengguna dan pengemudi, meningkatkan kualitas dan pelayanan, serta mendorong inovasi. Kami menyukai pilihan. Kami senang dengan kompetisi. Dan kami cinta Indonesia.

Kompetisi dan pilihan artinya kami harus konsisten untuk menciptakan inovasi demi meningkatkan pelayanan dan kualitas kami.

Kami percaya masyarakat Indonesia berhak menentukan bagaimana cara mereka melakukan perjalanan dengan pilihan yang lebih terjangkau dan yang lebih aman dengan bantuan teknologi. Fokus kami adalah memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dengan kualitas terbaik, aman, dapat dipercaya dan terjangkau – baik itu kendaraan roda dua atau roda empat – dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas pengguna Indonesia dan mitra pengemudi yang senantiasa memberikan dukungan.

#UberLOVESIndonesia