ArenaLTE.com – Rumor akan tutupnya layanan operator seluler berbasis CDMA, Esia, sepertinya telah menjadi kenyataan. Anak perusahaan dari Bakrie Telecom Tbk ini, mengumumkan bahwa perusahaan telah menutup layanan telekomunikasinya secara resmi untuk wilayah Bandung dan luar Jakarta lainnya.

Hal tersebut diketahui pertama kali dari tulisan yang diunggah oleh pengamat teknologi Herry SW di situs Ponselmu.com. Dalam keterangannya dituliskan bahwa Esia telah mengakhiri layanan telekomunikasinya untuk wilayah Bandung dan luar Jakarta lainnya. Penutupan diungkapkan telah dilakukan sejak 1 Januari 2016 lalu, yang juga akan dilakukan bertahap untuk beberapa wilayah.

Herry menceritakan bahwa dirinya menemui pengumuman akan penutupan tersebut langsung dari gerai Esia yang berada di Surabaya. Selain itu, dalam pesan singkat yang diterimanya, diungkapkan juga bahwa penutupan layanan telekomunikasi Esia akan dilakukan secara bertahap.

esia 5

“Pelanggan YTH, penghentian layanan kami di area Anda akan dilakukan bertahap mulai 1 Januari 2016. Infolanjut hubungi. *990/ 0219100 9999/ datang ke Gerai Esia setelah 11 Januari 2016,” isi pesan SMS singkat tersebut dari nomor pengirim 990, yang memang adalah nomor layanan operator.

Sayangnya, gerasi Esia yang dikunjungi Herry di Surabaya diumumkan sedang mengalami kendala teknis pengoperasian. Namun, bagian depan gerai diisikan sederat pengumuman yang serupa dengan isi SMS penutupan layanan tersebut. Hanya ada penambahan konfirmasi perihal hal yang bisa dilakukan pengguna Esia di Surabaya bila masih menyimpan sisa pulsa dalam ponselnya.

konfirmasi esia

Dalam pengumuman tersebut dituliskan, dua solusi yang bisa dilakukan bagi pelangan pulsa yang masih memiliki sisa saldo pulsa

  1. Memindahkan nomor dan pulsa ke aplikasi Esia Talk yang bisa digunakan pada smartphone basis Android atau iOS.
  2. Memindahkan pulsa pelanggan ke relasi, kerabat, atau teman ke nomor Esia yang berada di Jakarta (021) atau Bandung (022).

Namun sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan untuk diminta konfirmasi. Di situs resmi BakrieTelecom.com maupun MyEsia.com, tidak ada informasi perihal penutupan layanan komunikasi. Ketika redaksi menghubungi, hanya menerima balasan kiriman email dari customercare@bakrietelecom.com, di Jakarta, Senin (11/2/2016) yang beriiskan tentang konfirmasi akan ditindak lanjuti kemudian.

Bapak/Ibu yang terhormat, 

Terima kasih atas email yang telah Bapak/Ibu sampaikan. Kami akan tindaklanjuti dan akan kami kabarkan secepatnya kepada Bapak/Ibu. Operasional layanan kami berlangsung dari jam 08.00 – 20.00. Untuk informasi Bapak/Ibu yang kami terima setelah jam 20.00, akan kami tindaklanjuti dan respon pada hari kerja berikutnya. 

Selain melalui email customercare@bakrietelecom.com, Bapak/Ibu juga dapat menghubungi kami, melalui twitter @SolusiEsia, dan Facebook Solusi Esia.

Salam Hangat,

Customer Care Bakrie Telecom

Dengan berhentinya Esia menggelar layanan telekomunikasi, praktis saat ini tinggal Smartfren saja satu-satunya operator CDMA yang masih eksis di Indonesia. Teknologi jaringan ini kalah bersaing dengan GSM yang lebih populer dan masif. Smartfren pun mulai ber-evolusi tidak lagi sekadar menjajakan CDMA, namun akan memperkuat fokus mereka di 4G LTE yang dianggap lebih menjanjikan di masa depan.

Foto: Kabarbisnis.com