ArenaLTE.com –  Menjelang akhir September ini, para tokoh dunia dari lintas komunitas pembangunan global, industri teknologi, seni dan hiburan bergabung dalam deklarasi konektivitas One.org. Mereka meminta pemimpin dunia untuk mengimplementasikan janji yang menjadi bagan dari Tujuan Global atau Global Goals untuk mewujudkan akses internet universal hingga tahun 2020.

Global Goals adalah sebuah cetak biru pembangunan global yang disetujui para pemimpin dunia yang bergabung di Perserikatan Bangsa-Bangsa ditujukan untuk menyelesaikan tantangan sosial ekonomi yang paling mendesak di era saat ini.

Deklarasi Konektivitas One.org atau Connectivity Declaration tersebut telah ditandatangani oleh tokoh terkemuka seperti Mark Zuckerberg dari Facebook, Bill dan Melinda Gates yang merupakan pendiri Bill & Melinda Gates Foundation, vokalis U2 Bono, Chris Anderson pendiri TED, Hans Vestberg dari Ericsson, Mo Ibrahim pendiri Mo Ibrahim Foundation, Cobus de Swardt dari Transparency International, Josiah Mugambi dari iHub, Danny Srisjandarajah dari Civicusdan sebagainya.

Jamie Drummond, pendiri dan global exectuive director dari ONE dalam pernyataan resminya yang diterima ArenaLTE.com (27/9/2015) mengatakan akses internet merupakan katalis untuk menciptakan dunia dengan kebebasan, keadilan dan harga diri yang lebih besar bagi semua orang, dimana pun mereka berada. Semua negara sudah sepakat dengan rencana untuk mengimplementasikan Global Goals, dan misi utama dari strategi ini adalah konektivitas untuk semua.

“Paus dan Malala telah menyampaikan pentingnya kita semua menjadi bagian dari satu dunia dan satu keluarga, dan internet dalam kondisi terbaiknya mampu memfasilitasi persatuan. Tapi ketika masih ada tiga miliar orang yang belum terjangkau internet, mereka menjadi tertinggal dan terasing dari keluarga tersebut. Ini harus berubah dengan cepat,” ujarnya.

Deklarasi konektivitas One.org ini meminta pemerintah di seluruh dunia untuk bekerjasama dengan inovator untuk menyediakan akses internet ke semua orang dan dimana pun mereka berada. Hal ini karena mereka menyadari peran yang tak tergantikan dari internet; khususnya dalam hal menciptakan pekerjaan dan peluang, memungkinkan akses untuk layanan publik mendasar, mengedepankan hak asasi manusia dan keadilan, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

Mark Zuckerberg juga telah menyampaikan pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan membaginya di status Facebook dengan mengatakan bahwa salah satu tantangan dunia dalam beberapa tahun ke depan adalah mencapai akses internet yang universal, dan pemerintah telah setuju untuk bekerja menuju pencapaian ini sampai dengan 2020 sebagai bagian dari Global Goals.

“Untuk membantu merealisasikan ini, saya mengumumkan panggilan global untuk kemitraan dengan ONE yang didukung oleh banyak pemimpin dan organisasi. Menghubungkan dunia adalah salah satu tantangan fundamental dari generasi kami. Lebih dari 4 miliar orang tidak memiliki suara online,” kata Mark.

Deklarasi konektivitas One.org berbunyi seperti ini:

Saya percaya bahwa:

Akses Internet adalah esensial  untuk mencapai #globalgoals dari kemanusiaan

Ketika orang memiliki akses ke perangkat dan pengetahuan yang tersedia di internet, mereka memiliki akses atas peluang yang bisa membuat kehidupan menjadi lebih baik bagi semua orang.

Internet merupakan bagian penting dalam hal melawan ketidakadilan, berbagi ide dan membantu wiraswastawan untuk menciptakan lebih banyak kesempatan kerja. Tapi saat ini, lebih dari setengah orang di planet ini tidak memiliki akses, khususnya wanita dan anak perempuan.

Internet adalah milik semua orang. Sudah sepatutnya internet bisa diakses oleh siapa saja.

Saya meminta para pemimpin dan inovator dari seluruh negara, industri dan komunitas untuk bekerjasama dengan satu sama lain untuk membuat akses internet universal dan merealisasikannya sampai dengan tahun 2020, sesuai dengan janji yang termaktub dalam Global Goals.

Mari kita #CONNECTTHEWORLD untuk mencapai #GLOBALGOALS

Semua warga negara diundang untuk bergabung dengan gerakan ini dengan menandatangani Deklarasi pada one.org/connecttheworld.

Comments

  1. […] Satellit AMOS-6 akan diorbitkan pada 2016 untuk mengirim 36 akses dari 26.5 hingga 40GHz di Afrika. Disebutkan, hingga saat ini pertumbuhan pengguna internet melamban, bahkan komisi broadband PBB mengungkapkan hingga bulan lalu lebih dari setengah populasi penduduk dunia masih offline atau tidak terkoneksi internet. Baca: Ketika Tokoh Dunia Bersatu Luncurkan Deklarasi Konektivitas One.org […]