ArenaLTE.com - Bukan rahasia lagi jika sensor inframerah menjadi salah satu fitur andalan dalam sebagian besar smartphone Xiaomi. Tapi  belakangan beredar kabar jika sang vendor mulai memangkas fitur ini dalam segmen entry level mereka.

Sensor inframerah cukup berguna dalam produk Xiaomi karena memungkinkan pengguna mengontrol beragam perangkat elektronik di rumah, mulai dari AC, televisi hingga perangkat audio berbasis infra merah.

Sayang, belakangan ini Xiaomi sepertinya berencana menghapus fitur ini dari beberapa smartphone anyar mereka. Sang vendor dikabarkan menghapusnya dari perangkat Xiaomi Redmi 6 dan Redmi 6A terbaru mereka.

Meski sang vendor tak memberikan informasi seputar pemangkasan fitur ini, namun fakta ini terungkap dari foto hands on untuk produk anyar mereka ini. Terlihat jika sang vendor melenyapkannya dari Redmi 6 dan Redmi 6A.

Dari penelusuran di situs resmi Xiaomi tak dituliskan keberadaan sensor inframerah. Tapi masih belum ada kabar mengenai kebijakan ini lebih lanjut, apakah hanya untuk Redmi 6 dan Redmi 6A, atau diberlakukan untuk smartphone-smartphone Xiaomi masa mendatang.

Sekedar informasi, Xiaomi Redmi 6 dan Xiaomi Redmi 6A adalah smartphone kelas menengah-bawah yang mengusung layar berukuran 5,45 inci dengan rasio 18:9 beresolusi HD+.

Sementara untuk dapur pacunya, Xiaomi Redmi 6 mengandalkan MediaTek Helio P22 yang disinyalir memiliki performa lebih tangguh ketimbang Qualcomm Snapdragon 625.

Untuk sang adik, Xiaomi Redmi 6A, sang vendor menyematkan prosesor MediaTek Helio A22. Prosesor ini juga dibangun dengan arsitektor 12nm dengan core A53. Secara performa disebut-sebut ada di bawah Helio P22 tapi masih lebih baik Snapdragon 425.

Redmi 6 dan Redmi 6A juga mematri berbagai fitur andalan lain seperti modul kamera ganda, fitur keamanan pengenal wajah (face unlock), dan pemindai sidik jari (fingerprint scanner).