ArenaLTE.com - Sophos sebagai salah satu penyedia solusi keamanan jaringan dan endpoint, mengumumkan kemitraan yang terjalin dengan distributor produk teknologi global, Tech Data, untuk memasarkan produk keamanan terbaik kepada pelanggan di kawasan ASEAN, termasuk portofolio jaringan, endpoint, data, identitas, dan perlindungan firewall.
 
Dengan memanfaatkan jaringan luas dan pengalaman pangsa pasar regional Tech Data, kemitraan pemasaran ini merupakan cerminan dari komitmen Sophos untuk menyediakan produk dan penawaran cybersecurity tersedia lebih luas bagi pelanggan di kawasan ASEAN, terlebih saat ancaman keamanan dunia maya sedang meningkat secara global.
 
Sumit Bansal, Direktur Senior ASEAN dan Korea di Sophos mengomentari keadaan saat ini di ASEAN bahwa menurutnya ancaman cybersecurity semakin canggih dan Asia adalah sasaran empuk serangan siber. Kami melihat Singapura – negara paling maju di bidang teknologi di kawasan – pernah mengalami insiden pelanggaran data terbesar dua bulan yang lalu, dan tampaknya serangan seperti itu tidak akan mereda.

“Hal positifnya adalah kalangan bisnis dari berbagai skala menanggapi ancaman tersebut secara serius dan terus berinvestasi pada penjagaan pertahanan mereka. Kemitraan kami dengan Tech Data akan mempermudah mitra bisnis dan pelanggan mereka di kawasan untuk mengerahkan perlindungan Sophos”, jelasnya.
 
Produk Sophos hanya tersedia melalui mitra Sophos yang terdaftar. Dengan bermitra dengan Tech Data, Sophos akan dapat memenuhi kebutuhan mitra bisnis dan pelanggan mereka di kawasan ASEAN secara efisien.
 
“Tech Data percaya bahwa kekuatan solusi keamanan generasi masa depan terletak pada pendekatan proaktif terhadap ancaman keamanan, dan kami persenjatai mitra bisnis kami dengan teknologi dan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk melindungi pelanggan mereka,” ucap Naresh Desai, Wakil Presiden, Specialist Business Unit, Asia Pasifik di Tech Data.
 
“Kemitraan kami dengan Sophos, pemimpin pasar Cybersecurity global, membantu kami untuk lebih memperkuat portofolio keamanan kami dan memenuhi kebutuhan cybersecurity bagi 5.000 lebih mitra bisnis kami di ASEAN”, pungkasnya.