ArenaLTE.com - Pasar smartphone dalam negeri bakal kebanjiran produk baru lagi. Adalah Sharp, merek yang dulunya asal Jepang ini, dan dulunya juga lebih dikenal sebagai pembuat produk elektronik rumahtangga ini, mencanangkan tekad untuk masuk dan bertarung di Indonesia. “Indonesia adalah bagian dari rencana besar Sharp untuk mengembangkan pasar global,” ujar Zhongseng Luo, Global CEO of Sharp, ketika berbincang dengan sejumlah media, Rabu (7/06) ini.
 
Sebagai debut, Sharp bakal memboyong dua tipe smartphone, yang rencananya secara resmi akan dirilis besok (8/06). Menurut Luo, salah satunya merupakan high end smartphone, yang punya prosesor sepuluh inti (deca core). “Tapi yang mengagumkan dari smartphone Sharp adalah teknologi frameless display-nya,” ungkap Luo.
 
Sebenarnya, Sharp sudah pernah menjajal keberuntungan di industry smartphone, dengan merilis seri Aquos. Namun gaungnya tak begitu terdengar, dan kemudian seperti tenggelam begitu saja. Belakangan, brand asal Jepang ini diambil alih Foxconn.  Di tangan industry elektronik raksasa asal Cina ini, Sharp dipersiapkan menjadi merek dan produk andalan sendiri –selama ini Foxconn hanya memproduksi produk milik brand lain, seperti iPhone, Luna, dan sebagainya.


 
Luo mengungkapkan, Sharp dipersiapkan sebagai brand global, dengan jangkauan ke pasar dunia. Selain di tanah asalnya di Jepang, Sharp kini sudah merambah ke Cina, Eropa dan Amerika, selain pasar di Asia, semacam India dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sharp yang sesungguhnya punya pengalaman panjang dan keunggulan teknologi, berambisi menjadi salah satu pemain besar di industry smartphone dunia. “Masuknya Foxconn memberika perbedaan dan kekuatan yang signifikan. Makanya kami optimis,” ujar Luo lagi. 
 
Luo bercerita, sebenarnya Sharp yang pertama kali menciptakan ponsel berkamera. Mereka juga yang pertama kali memperkenalkan teknologi frameless display, yang kini bisa ditemui di smartphone Samsung dan LG Mobile. “Teknologi inilah yang akan menjadi standar spesifikasi smartphone SHARP,” tegas Luo.
 
Kembali ke soal debutnya di pasar dalam negeri, Sukaca Purwokardjono, Country Director PT Infocus Consumer International (ICI) Indonesia –perusahaan ini berada di bawah paying Foxconn—mengungkapkan, untuk tahun 2017 ini, Sharp berencana menghadirkan 6 hingga 7 seri dari semua segmen. Tiga tahun ke depan, mereka menargetkan market share 10% dari pasar smartphone di Indonesia. “Tahun ini perkenalan dulu, tapi ke depan kami targetkan bisa pegang 10% pasar smartphone di sini,” tandas Sukaca.