ArenaLTE.com - Meneruskan komitmennya untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia, Samsung Electronics Indonesia berkolaborasi dengan institusi pendidikan formil dan pemerintah setempat, meluncurkan program Samsung Tech Institute di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 3 Weleri di Kendal, Semarang, Jawa Tengah. 

Samsung Tech Institute adalah sebuah fasilitas dengan program pelatihan dasar elektronika untuk para siswa, yang akan memperkaya kurikulum pendidikan SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kendal. Adanya fasilitas dan pelatihan ini mendukung Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK serta program Kemenperin, “Pendidikan Vokasi Industri” dalam rangka meningkatkan kualitas para lulusan SMK sehingga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk langsung terjun ke dunia kerja.

CSR-Samsung-Tech-Institute

Samsung Tech Institute pada awalnya diperkenalkan dengan nama Rumah Belajar Samsung di tahun 2013, menargetkan remaja dan anak muda kurang beruntung maupun putus sekolah usia 17 hingga 24 tahun, bekerja sama dengan organisasi non-profit dan panti remaja.
Samsung Tech Institute menyediakan kurikulum dan materi pelatihan perbaikan alat-alat elektronika, seperti TV, telepon pintar, dan peralatan elektronik rumah tangga yang sejajar dengan keterampilan dasar yang ditetapkan oleh Samsung Service Center.

Fasilitas ruang belajar berukuran 8x9m yang dibangun Samsung di SMK Muhammdiyah 3 Weleri Kendal dilengkapi 41 produk elektronik Samsung yang disediakan untuk praktek langsung para siswa, terdiri dari Smart  TV, kulkas, pendingin ruang, mesin cuci, tablet dan telepon pintar.

Selain itu juga ada program pelatihan berkala untuk para guru agar selalu mendapatkan informasi terkini dan semakin menguasai teknologi dan mengoptimalkannya untuk proses belajar yang lebih efektif.

CSR-Samsung-Tech-Institute

“Samsung berkomitmen untuk berkontribusi dalam kemajuan pendidikan Indonesia, dan hari ini kami resmikan pembangunan fasilitas dan program pelatihan Samsung Tech Institute yang ke enam di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kendal. Mulai tahun ini, kolaborasi Samsung Tech Institute akan kami lakukan dengan berbagai SMK di Indonesia, agar hasilnya semakin terlihat nyata dan sejalan dengan program milik pemerintah,” papar KangHyun Lee, Vice President Corporate Affairs, PT Samsung Electronics Indonesia.

Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang hadir dalam peresmian tersebut juga mengungkapkan bahwa revitalisasi kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan, kerja sama dan lulusan ini menyesuaikan kebutuhan industri.

“Karena itu kami sangat senang dapat bekerjsama dengan Samsung Electronics Indonesia melalui Samsung Tech Insitute, yang tidak hanya menyediakan fasilitas yang lengkap, namun juga menyediakan kurikulum sesuai kebutuhan industri yang dapat langsung diterapkan dan memperkaya proses belajar mengajar siswa,” terangnya.

CSR-Samsung-Tech-Institute

Hingga tahun 2019 pemerintah menyasarkan untuk memajukan kualitas 1.775 SMK, yang meliputi 845.000 siswa, salah satunya melalui program Pendidikan Vokasi Industri, kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, dan kementerian dari 3 bidang pembangunan lainnya. Untuk tahap pertama, program difokuskan pada SMK di area pulau Jawa.

Selain di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kendal, Samsung Tech Institute saat ini telah ada di lima area di Indonesia, yaitu Cikarang, Jakarta, Medan, Makassar, dan Banjarmasin. Sejak tahun 2013 sampai saat ini, Samsung Tech Institute sudah menghasilkan 2.507 lulusan dengan 585 lulusan telah berasil mendapatkan pekerjaan, salah satunya di Samsung Service Center dan pabrik Samsung Electronics Indonesia yang berlokasi di Cikarang.

Beberapa dari lulusan Samsung Tech Institute juga berhasil membangun usaha sendiri dibidang jasa perbaikan elektronik. Sebanyak 1.067 lulusan juga tercatat meneruskan pendidikan formil mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.