Sebelum kehadiran dari Galaxy C7 sendiri, sebenarnya Samsung sedang mengenalkan seri kandung lainnya yang disinyalir menggunakan nama C5. Kedua smartphone tersebut dikabarkan telah sama dihadirkan di pasar China, dan sama-sama baru mendapatkan sertifikasi dari Tenaa dan badan regulasi FCC di Amerika Serikat untuk ijin peredarannya.
Meski menggunakan nama seri yang tidak berbeda, serta sama telah lolos sertifikasi dari Pemerintah setempat. Namun kedua ponsel pintar ini memiliki spesifikasi yang sedikit berbeda. Seperti halnya dimensi layar pada Samsung Galaxy C7 yang lebih lebar dengan menggunakan luas 5,7 inci. Layar juga sudah menggunakan Super AMOLED dengan dukungan resolusi Full HD 1080p.
Sedangkan untuk bagian dapur pacunya, seri C7 sudah dibekali dengan prosesor Octa Core dengan kecepatan 2GHz dari Snapdragon 625 SoC. Untuk chip grafis yang digunakan seri ini juga diklaim sudah terintegrasi dengan GPU Adrena 506. Selain digadangkan hadir dengan dukungan memori RAM 4GB, C7 kabarnnya juga sudah mendukung memori eksternal yang bisa membaca hingga 128GB.

Disisi pemasokan baterai, Samsung Galaxy C7 hadir dengan kapasitas sebesar 3.300 mAh sekaligus diklaim hadir dengan dukungan teknologi QuickCharge untuk mengisi baterai secara full lebih cepat. Serta teknologi pengamanan sensor sidik jari yang ditanamkan dalam ponsel.
Seperti dilansir dari Phonearena, Galaxy C7 digadangkan hadir dengan balutan bodi yang berlapis bahan sejenis logam, namun memiliki ketipisan yang hanya mencapai 6,7mm dengan bobot 165 gram. Seri ini dikabarkan juga hadir dengan varian warna emas, emas merah muda, silver, dan abu-abu. Untuk harganya sendiri, Galaxy C7 dikabarkan dijual dengan harga sekira USD396 atau sekira IDR5 jutaan, sedangkan untuk varian kapasitas penyimpanan 64GB dibanderol sekira USD427 atau IDR5,5 jutaan.