ArenaLTE.com - Kegagalan Galaxy Note 7 tidak dijadikan pelajaran oleh Samsung, terlebih hal yang terjadi pada Galaxy Fold yang juga memiliki masalah besar karena adanya kesalahan pada layar dan harus kembali ditunda penjualannya. Dan kali ini, kesalahan tersebut sepertinya akan terjadi pada seri smartphone terbaru Samsung yang akan diluncurkan, Galaxy Note 10.

Masalah yang terjadi kali ini diprediksi berawal dari penundaan peluncuran seri Galaxy Note 10 yang tertunda, dimana seharusnya produk sudah dirilis dalam waktu kurang dari tiga bulan ini. Padahal rumor produk sudah ramai dibincangkan di dunia maya. Galaxy Note 10 banyak disangka mirip dengan seri Galaxy S10, terutama dalam konsep desain yang hanya ditambah dengan Stylus S Pen.

Namun, melansir dari laman BGR mengungkapkan bahwa perusahaan asal Korea Selatan ini kemungkinan akan menghadirkan dua versi Galaxy Note 10 dan keduanya sudah mendukung 5G. Tetapi masalahnya, dalam laman informasi menyebutkan bahwa bocoran terbaru mengungkapkan bahwa Samsung tidak akan memberikan pembaruan kamera pada seri Galaxy Note 10 ini. Padahal sebelumnya perusahaan menjanjikan akan menghadirkan hal terbaru pada kamera.

Diungkapkan dari sumber resmi perusahaan dari departemen sensor gambar atau kamera Samsung mengungkapkan tentang seri Galaxy Note 10. Perusahaan diungkapkan akan menggunakan beberapa sensor kamera untuk meningkatkan gairah pasar. Sensor ISOCELL 64-megapiksel dan 48-megapiksel Bright menjadi ‘angin suraga’ bagi konsumen yang cukup menggairahkan di atas kertas, meski megapiksel bukanlah segalanya.

Samsung yang memang semenjak awal pendebutan smartphone selalu ikut berperang dengan megapiksel di pasar ponsel ini, ternyata sekarang memungkirinya. Pasalnya, orang dalam Samsung Ice Universe mengumumkan dalam kicauannya di twitter bahwa Galaxy Note 10 tidak akan menggunakan sensor kamera 64 megapiksel seperti yang pernah diumumkannya.

Selain itu, perusahaan juga diungkapkan tidak akan menggunakan sensor kamera sebesar 48 megapiksel seperti yang dijanjikan, namun mengklaim bahwa kamera ponselnya nanti akan lebih baik dari kinerja sensor kamera sebsar 48MP tersebut. Hal ini tentu akan menjadi bahan tawa dari banyak kompetitornya, bahkan di level harga yang lebih murah saja Oppo maupun Huawei sudah berani menghadirkan sensor kamera besar.