ArenaLTE.com - Daripada ditenggelamkan Ibu Susi, mending meneruskan program sosialisasi aplikasi Laut Nusantara. Ini cuma bercanda. Tetapi XL Axiata sendiri memang serius menggarap program terkait pemberdayaan para pencari ikan di Indonesia ini. Setelah sebelumnya digelar di sejumlah daerah, awal tahun ini XL menyambangi Indramayu, Jawa Barat, untuk melanjutkan program sosialisasi tersebut.
 
Program itu berbentuk pelatihan penggunaan aplikasi digital Laut Nusantara. Tujuannya agar para nelayan melek digital, dan bisa memanfaatkan teknologi untuk lebih meningkatkan produktivitas dan keamanan selama melaut.
 
Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti mengatakan, “Tujuan kami tidak hanya membuat (aplikasi) saja, tetapi bisa benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan untuk meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya akan membantu memperbaiki kualitas hidup mereka. Karena itu, kami juga memiliki program sosialisasi langsung kepada masyatakat nelayan di berbagai daerah, termasuk di Indramayu, Jawa Barat.”
 
Kata Sofia lagi, pada program sosialisasi ini tim dari XL Axiata mengajarkan langsung penggunaan aplikasi Laut Nusantara kepada para nelayan. Tidak lupa, kepada mereka juga diberikan pemahaman mengenai manfaat dari pemanfaatan teknologi digital untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan di laut, sekaligus memastikan keamanan mereka dalam bekerja.
 
Salah satu fitur yang dibutuhkan banyak nelayan adalah petunjuk lokasi tempat ikan berada. Selama ini para nelayan (tradisional) lebih banyak mengandalkan pengalaman serta insting saja ketika menentukan lokasi penangkapan ikan. Tapi dengan aplikasi yang didukung dengan data satelit ini, tak perlu lagi mengira-ngira, karena di situ sudah ditunjukkan lokasi yang banyak ikannya.
 
Pelatihan di Indramayu ini diikuti sedikitnya 100 nelayan. Mereka yang mengikuti pelatihan ini, diharapkan bisa menularkan ilmunya kepada nelayan lain, yang tidak sempat ikut pelatihan. Dengan demikian, aplikasi Laut Nusantara bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang lebih luas. Bersamaan dengan pelatihan tersebut, XL Axiata juga menyerahkan donasi perangkat smartphone yang sudah dilengkapi dengan aplikasi Laut Nusantara dan paket data dan telpon selama 1 bulan.


 
 Didukung Data Lengkap
 Aplikasi “Laut Nusantara” yang dibangun selama kurang lebih 5 bulan ini didukung basis informasi yang lengkap dan real time. Sumber data sepenuhnya dari Balai Riset dan Observasi Laut (BROL). Sebagai lembaga riset dan observasi kelautan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, BROL memiliki data kelautan yang sangat lengkap dan sangat berguna untuk pengembangan di bidang kelautan, termasuk manfaat praktis bagi nelayan kecil.
 
Data-data dari BROL juga up to date dan berdasarkan riset dan observasi laut di seluruh wilayah nusantara. Semua informasi kelautan yang terdapat dalam Aplikasi Laut Nusantara ini didapat secara langsung dari stasiun bumi Balai Riset dan Observasi Laut, sehingga tidak diragukan keakuratannya. Updating data dilakukan setiap tiga hari berdasarkan data dari satelit khusus. Sementara itu, data yang bersifat prakiraan, berdasarkan analisa data selama 20 tahun ke belakang. Tim XL Axiata dan BROL sebelumnya sudah melakukan penelitian dan survey ke sejumlah komunitas nelayan di berbagai daerah untuk mengetahui kebutuhan mereka terkait informasi seputar aktivitas penangkapan ikan.
 
Masyarakat nelayan di seluruh Indonesia bisa mengunduh aplikasi Laut Nusantara di Play Store secara gratis melalui smartphone Android dengan menggunakan operator layanan data. Aplikasi ini bisa dipergunakan oleh nelayan saat melaut sejauh smartphone mereka masih bisa menangkap sinyal data dari operator. Berdasarkan ujicoba di sejumlah daerah, aplikasi masih bisa dibuka hingga jarak 10 mil dari pantai. Jarak ini masih sangat relevan mengingat nelayan kecil memiliki daya jangkau rata-rata kurang dari 20 mil laut.
 
Selain informasi berbasis data untuk meningkatkan produktivitas kerja, aplikasi Laut Nusantara juga menyajikan informasi yang bersifat edukasi mengenai potensi dan isu kelautan lainnya. Informasi dan data tersebut antara lain mencakup keberadaan terumbu karang, pelestarian biota laut, hingga ancaman pencemaran. XL Axiata dan BROL akan terus mengembangkan aplikasi ini sehingga manfaatnya bisa menjadi lebih luas lagi.