ArenaLTE.com - Beberapa waktu lalu, perusahaan riset IDC mencatat peraihan baik untuk Huawei di kuartal-2 pada 2018 ini. Perusahaan riset tersebut mencatat posisi kedua untuk Huawei dalam pasar smartphone. Bukan hanya geliat perusahaan ini yang cukup gesit bergerak di pasaran, ada alasan lain yang membuat Huawei sukses meraih posisi tersebut.

Rahasia keberhasilan Huawei adalah konsistensinya dan investasi yang besar di dalam riset dan pengembangan. Di Huawei, lebih dari 10 persen revenue diinvestasikan pada R&D setiap tahun. Menurut laporan tahunan 2017, ada sekitar 80 ribu staf yang bekerja di R&D, mencapai 45 persen dari total seluruh karyawan.

Menurut laporan 2017 EU Industrial R&D Investment Scoreboard dari Komisi Eropa, terkait investasi di R&D, Huawei duduk di ranking 6 di antara seluruh raksasa teknologi dunia pada 2017.  

Huawei juga membangun fasilitas untuk keahlian khusus, seperti pusat algoritma di Moskow, pusat desain UX di San Francisco dan pusat desain di London, pusat estetika di Paris, dan pusat pengembangan teknologi 5G di Jerman. Orang-orang terbaik di dunia direkrut untuk memperkuat lini riset dan pengembangan. 

“Kami adalah perusahaan dengan obsesi tinggi terhadap R&D. Kami tidak berinovasi untuk menghasilkan temuan yang eksotis, tapi inovasi yang kami ciptakan memfokuskan pada kebutuhan pengguna, sinergi software dan hardware, dan menciptakan value bagi konsumen. Selama tahun-tahun ini, kami telah membangun berbagai saluran untuk mendengar suara pengguna kami, supaya kami bisa meningkatkan layanan dan menciptakan inovasi yang menghasilkan pengalaman yang lebih baik. Strategi ini telah mengangkat kami, dari perusahaan lokal menjadi perusahaan global dan sekarang merebut posisi kedua di pasar smartphone global. Hasil ini juga membuktikan lebih banyak konsumen yang memilih dan mempercayai kami,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia. 

Strategi kolaborasi dilakukan dengan partner kelas dunia untuk menciptakan benchmark tak tertandingi di industri. Untuk menciptakan smartphone kamera terbaik, Huawei bekerja sama dengan Leica sejak 2016 untuk mengembangkan teknologi lensa dan foto. Pada paruh pertama tahun ini, produk premium P20 Pro dengan triple camera pertama di dunia, telah meraih skor tertinggi dari perusahaan pengotorisasi kualitas foto DxOMark. Huawei juga berpartner dengan brand mewah Porsche Design pada edisi khusus seri Mate, yang direspons sangat baik di pasar smartphone mewah. 

Strategi baru untuk Indonesia


Di Indonesia sendiri, Huawei sudah berada di jalur pertumbuhan yang tepat dan mendatangkan optimisme yang tinggi. Huawei akan terus meningkatkan penjualan melalui penguatan jalur distribusi online dan offline, supaya makin lekas menjangkau masyarakat yang menginginkan smartphone terbaik. 

“Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Huawei dan kami akan berinvestasi lebih banyak untuk mencapai pertumbuhan dan mengejar posisi puncak, dengan memperkuat di penjualan, menghadirkan pelayanan terbaik, meningkatkan komunikasi, dan membawa smartphone terbaik kami ke Indonesia,” kata Lo Khing Seng.

Ia menuturkan bahwa khusus untuk smartphone premium, memang dulu seringkali terlambat memutuskan peluncuran smartphone terbaru, tapi sekarang situasi akan sangat berubah.

Huawei, kata Lo Khing Seng, akan mengubah pandangan lawas masyarakat Indonesia mengenai produknya. Bahwa sebenarnya Huawei adalah produk smartphone yang berkualitas tinggi, melebihi apa yang bisa diberikan pesaing pada harga yang setara. Huawei juga akan memperkuat distribusi di jalur online dan offline, agar masyarakat Indonesia bisa dengan segera menerima produk-produk terbaru Huawei. 

Huawei akan melanjutkan strategi sebagai pemimpin perusahaan teknologi global yang mengedepankan teknologi terbaik untuk merebut kepercayaan dan preferensi dari konsumen, membawa produk-produk kebanggaannya, dari kelas premium sampai entry level, ke Indonesia, dan berjuang menjadi merek teknologi ikonik favorit bagi konsumen Indonesia.