ArenaLTE.com - Para aktor berbahaya di dunia cyber atau yang sering kita sebut sebagai paenjahat Cyber semakin menargetkan milyaran perangkat Internet Of Things (IoT) yang online saat ini, sehingga mereka pada dasarnya mengubah Internet of Things menjadi Internet of Threats. Dinilai penting bagi usaha-usaha yang ada untuk menerapkan solusi keamanan yang dapat mengidentifikasi, memahami, dan melindungi infrastruktur mereka dari timbulnya permukaan yang dapat diserang akibat adanya IoT.

Serangan berbasis IoT akhir-akhir ini telah mengungkapkan betapa mudahnya dan banyaknya perangkat yang dapat digunakan sebagai senjata dan dipakai untuk menghancurkan perekonomian digital dari seluruh negara dan jutaan pengguna. Permasalahan ini menjadi semakin berat akibat kurangnya fitur keamanan mendasar dan kapabilitas untuk manajemen pada banyak perangkat IoT.

Ini merupakan tantangan besar bagi usaha-usaha hari ini yang perlu memastikan bahwa data mereka tetap aman ketika melintasi banyak jenis perangkat dan lingkungan, dari tablet ke aplikasi cloud. Solusi keamanan produk dan platform yang ada saat ini tidak memberikan keluasan visibilitas dan integrasi jaringan yang diperlukan untuk melihat, apalagi mengamankan, permukaan serangan penjahat cyber di era Internet Of Things (IoT).

Perusahaan perlu mempertimbangkan tiga kapabilitas keamanan jaringan strategis untuk memperkuat infrastrukturnya dalam melawan ancaman penjahat cyber di era Internet Of Things (IoT):
  1. Learn – Visibilitas jaringan yang komplit dinilai penting untuk melakukan verifikasi dan klasifikasi perangkat-perangkat IoT dengan aman, membangun profil resiko, dan kemudian menempatkan kelompok-kelompok perangkat IoT berdasarkan tingkat kepercayaan yang diidentifikasi.
  2. Segment – Perusahaan-perusahaan harus mampu melakukan segmentasi perangkat dan komunikasi IoT ke dalam grup yang digerakkan oleh aturan dan memberikan hak mendasar yang sesuai untuk profil risiko IoT tertentu yang spesifik.
  3. Protect – Dibutuhkan sebuah kapabilitas untuk menghubungkan insiden-insiden keamanan IoT dan intelijen ancaman serangan dari penjahat cyber untuk menyampaikan respon yang tersinkronisasi terhadap ancaman-ancaman IoT. Termasuk memastikan bahwa perangkat IoT yang dikompromikan dapat dikarantina dan diperbaiki pada banyak titik di dalam jaringan untuk membatasi ancaman dan memastikan bahwa lalu lintas yang berbahaya tidak akan mencapai sistem TI yang krusial atau data perusahaan.

Sumber foto: leolintang/iStock Photo