ArenaLTE.com - Bank menghadapi dampak yang luar biasa dari keuangan berbasis internet. Di masa yang akan datang, kebiasaan nasabah untuk sering berkunjung ke kantor wilayah bank akan bergeser dengan hanya mengunakan fasilitas internet untuk mengakses layanan mobile banking.

Selain itu, inovasi produk keuangan berbasis internet juga akan bertumbuh lebih cepat dan segera dipasarkan.

Seiring dengan tren uang dan pembayaran digital serta perkembangan teknologi, bank dan institusi keuangan lainnya turut mengubah cara mereka melakukan layanan konvensional menjadi yang lebih berbasis digital.

"Oleh karena itu, bank membutuhkan platform infrastruktur TIK terbaru untuk membuat segalanya terkoneksi, mengubah sistem kerja mereka yang saat ini sangat bergantung pada transaksi digital.

"Untuk mewujudkan hal tersebut, bank di Indonesia membutuhkan platform infrastruktur yang siap untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabahnya melalui 3 aspek penting, yakni Inovatif, Aset Ringan (Asset-Light) dan Handal,” ujar Mohamad Rosidi, Director ICT Strategy & Marketing Huawei Indonesia.

Pertama, aspek Inovatif yang menawarkan layanan keuangan inklusif untuk meningkatkan pengalaman pengguna, membedakan layanan keuangan, memiliki saluran yang beragam, dan di saat yang bersamaan memberikan transaksi yang bersifat real-time, dimanapun dan kapanpun.

Kedua, aspek Aset Ringan (Asset-Light), yang memungkinkan bank untuk menarik dan melayani nasabah mereka dengan biaya yang lebih rendah, tanpa investasi untuk membuka kantor cabang, meraih target nasabah dengan jaringan agen, serta mengurangi biaya belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex).

Ketiga, aspek Handal (Reliable), yang memposisikan bank sebagai penyedia layanan yang terpercaya dengan jaminan kehilangan data, 99,99% kehandalan, dan jaminan keamanan.

Menjawab kebutuhan tersebut, platform infrastruktur yang disediakan oleh Huawei menjadi solusi yang sempurna dan 
dapat mendukung industri perbankan di Indonesia di era digital ini.

Sehingga memungkinkan bank untuk mengakomodir perubahan tren dan kebutuhan nasabah, dan disaat yang bersamaan meningkatkan kualitas layanan bank untuk jangka panjang.

Hingga saat ini, solusi infrastruktur Huawei telah digunakan oleh bank-bank terkemuka di Indonesia, terutama untuk komputasi awan, Big Data, server, jaringan, dan alat penyimpanan, untuk memperkuat infrastruktur perbankan. 

Huawei menyediakan platform infrastruktur yang tangguh dan handal untuk mendukung transformasi digital bank yang dapat menyediakan pembayaran digital bagi para nasabah.

Melalui kolaborasi yang bersifat saling menguntungkan antara Huawei dengan pelanggan serta para mitra, Huawei menyediakan platform layanan finansial dengan standar dan praktik global bersama dengan para pakar di dunia untuk industri ini.

Hingga saat ini, Huawei Enterprise Business Group (EBG) membantu proses digitalisasi industri global dengan melayani lebih dari 500 pelanggan dari industri vertikal, yang meliputi sektor pemerintahan, transportasi, energi, finansial dan penyedia layanan internet (ISP), dengan memanfaatkan kekuatan komputasi awan, jaringan, Big Data, dan Internet of Things (IoT) dalam platform yang terbuka, fleksibel, teruji, dan aman.

Di Indonesia, Huawei EBG bekerja secara berdampingan dengan para mitra lokal dengan lebih dari 100 mitra jaringan, 5 mitra solusi, 5 mitra layanan dan lebih dari 80 pakar ahli bersertifikat untuk membuat ekosistem yang kolaboratif dan saling menguntungkan.