Mengenal Teknologi AutoFocus Kamera Smartphone

teknologi-autofocus-kamera-smartphone-OPPO-F3-Plus
ArenaLTE.com - Perkembangan kemampuan kamera smartphone setiap tahun juga mengalami peningkatan yang drastis, dengan resolusi yang semakin tinggi, kualitas foto yang dihasilkan kemera smartphone sekarang ini semakin mendekati kualitas ideal.
 
Selain menghasilkan foto yang semakin bagus dengan resolusi yang besar, kamera smartphone juga dituntut mampu melakukan autofocus lebih cepat. Kemampuan autofocus kamera smartphone inilah yang menjadi salah satu fitur unggulan dari para vendor sekarang ini.

Apa itu AutoFocus kamera smartphone?

Sama seperti mata manusia, untuk membuat gambar terlihat jelas maka cahaya yang datang pada image sensor harus berada dalam titik fokus. Untuk mendapatkan titik fokus ini pada kamera smartphone, lapisan lensa pada kamera smartphone perlu digerakkan supaya mendapatkan titik fokus.
 
Kamera smartphone ternyata sudah diengkapi dengan VCM (Voice Coil Motor), yang dengan prinsip kerja magnetik mampu menggerakkan posisi lensa kamera untuk mendapatkan fokus. Seberapa jauh jarak gerak maju mundur lensa yang tepat untuk mendapatkan fokus, didapat dari data metode AutoFocus yang dipilih.
 
Ada beberapa teknologi yang diterapkan pada kamera smartphone dalam melakukan AutoFocus, diantaranya yaitu metode ‘Contrast Autofocus’, ‘Laser Autofocus’, ‘Phase Detection Autofocus (PDAF)’ dan yang terbaru ‘Dual PDAF’. Bagaimana cara kerja teknologi AutoFocus kamera smartphone tersebut? Berikut penjelasannya.

teknologi-autofocus-kamera-smartphone-OPPO-F3-Plus-3

Contrast Autofocus

Metode Contrast AutoFocus ini adalah cara AutoFocus paling sederhana namun masih banyak diterapkan oleh smartphone sebagai alternatif autofocus kameranya. Ketika cahaya diterima lensa, lensa bergerak maju dan mundur sampai mendapatkan kontras yang paling tinggi, dan menetapkannya sebagai titik fokus. Proses Contrast Autofocus bekerjanya lambat apalagi pada kondisi minim cahaya.

Laser Autofocus

Metode Laser AutoFocus lebih cepat kerjanya, karena teknologi memancarkan sinar laser yang ditembakkan pada objek foto. Kemudian dari pantulan sinar laser tersebut, kamera mengetahui jarak objek untuk menentukan titik fokus.

Laser Autofocus cukup efektif di tempat yang minim cahaya, namun kelemahannya adalah efektifitas jaraknya pendek, dan tidak bisa bekerja untuk objek yang jauh dan besar, misalnya foto landscape atau foto area terbuka karena pantulan sinar laser sudah sulit diterima kembali untuk mengetahui jarak.

laser-autofocus-teknologi-autofocus-kamera-smartphone-OPPO-F3-Plus

PDAF (Phase Detection Autofocus)

Phase Detection AutoFocus (PDAF) merupakan metode AutoFocus terbaru. Metode PDAF ini membagi sinar yang masuk ke lensa kamera smartphone menjadi dua bagian, sinar dari lensa di sisi kanan dan sisi kiri. Ketika sinar ini jatuh ke image sensor, image sensor mendeteksi tahap perbedaan sinar dari sisi kiri dan sisi kanan lensa, seberapa jauh tahap perbedaan ini, dan menetapkan titik temu fokus yang seharusnya.

teknologi-autofocus-kamera-smartphone-OPPO-F3-Plus-2

Teknologi Autofocus Dual PDAF

Metode Autofocus PDAF biasa memang memiliki kelemahan pada kondisi mini cahaya, karena hanya 5% (sekitar 1mm persegi saja untuk menangkap cahaya dari ukuran image sensor 5 x 4 mm).
 
Inovasi terbaru dilakukan oleh OPPO dengan menerapkan teknologi terbaru AutoFocus Dual PDAF pada smartphone terbaru mereka yaitu seri OPPO F3 Plus. Teknologi terbaru AutoFocus Dual PDAF ini merupakan generasi berikutnya dari teknologi autofocus PDAF.
 
Dual PDAF ini meningkatkan area sensor hingga dua kali lipat dengan menggunakan komponen khusus.
Ini berarti ada lebih banyak cahaya bisa dideteksi sensor, dibandingkan dengan model PDAF konvensional, yang hasil akhirnya membuat auto fokus di tempat minim cahaya bukan hal yang sulit lagi.

teknologi-autofocus-kamera-smartphone-OPPO-F3-Plus-4
 
Selain area sensor yang lebih luas, Dual PDAF pada OPPO F3 Plus ini memiliki peningkatan kecepatan fokus hingga 40% bahkan dalam kondisi mini cahaya sekalipun.
 
16 Megapiksel kamera utama OPPO F3 plus juga semakin sempurna dengan aperture F1.7 yang memungkinkan untuk menangkap cahaya 60% lebih banyak dari kamera smartphone lain yang beredar dipasaran (umumnya memiliki aperture F2.2).

Teknologi Dual PDAF ini sangat bermanfaat ketika membuat video, karena bisa dengan cepat melakukan prosesing focus objek. Kamera utama OPPO F3 Plus ini juga bisa digunakan untuk merekam video dengan kualitas 4K.

Leave a Comment