Bootstrap Slider
Home > Review > Smartphone > Xiaomi Mi 4i: Phablet 4G LTE Terjangkau Berbasis Octa Core

Xiaomi Mi 4i: Phablet 4G LTE Terjangkau Berbasis Octa Core

REVIEW SECTIONS

RELATED REVIEWS

Review ViVo V5 : Senjata Komplit Penggemar Selfie
Review POLYTRON PRIME 7S : Sentuhan Bergaya Dari Dalam Negeri
Huawei P9: Standar Baru Fotografi Smartphone
Review LG V20: Smartphone Serba Premium, Termasuk Harganya
Review Motorola Moto E3 Power: Murah Tapi Kurang Powerful
Review Samsung Galaxy J3 2016: Sederhana, Biasa, Tapi Ini Samsung
Review LG X Power: Smartphone  4G LTE Menengah dengan Baterai Ekstra Tangguh
Review Lenovo Vibe K5 Plus: Smartphone 4G LTE Dengan Fitur Virtual Reality
PLUS
/ Memiliki desain ergonomis, tipis dan ringan. Sudah berbasis Android 5.0.2 Lollipop dengan antarmuka MIUI 6. Layarnya memiliki resolusi full HD dan dilengkapi kamera 13MP, two tone LED flash. Dijejali prosesor octa core 64-bit untuk performa lebih ngebut.
MINUS
/ Tak dilengkapi slot micro SD dan belum memiliki koneksi NFC. Jaringan 4G LTE yang disodorkan tak mendukung frekuensi 900 MHz.

TREND HARGA

EDITORS' RATING
8.2
OVERALL
DESAIN 8
LAYAR 8.5
KAMERA 8.5
MULTIMEDIA 7.5
PERFORMA 8
VALUE FOR MONEY 8.5
USER'S RATING
7.7
OVERALL
DESAIN 8.0
LAYAR 8.0
KAMERA 8.0
MULTIMEDIA 7.0
PERFORMA 8.0
VALUE FOR MONEY 7.0
Add User Review

ArenaLTE.com – Xiaomi Mi 4i menjadi salah satu senjata mematikan di pasar phablet menengah. Selain gebrakan harga terjangkau spesifikasi Xiaomi Mi 4i bisa membuat para rival kelabakan. Catatan saja, smartphone berlayar lega ini memendam prosesor octa core, jaringan 4G LTE dan layar full HD.

Desain

Smartphone dengan harga sekitar Rp 2.799.000 ini mengemas bodi tipis dengan ketebalan 7,8 mm (Xiaomi Mi 4 8,9 mm). Melihat tampilannya, Xiaomi Mi 4i memiliki struktur bodi persegi panjang nan simpel, mengadopsi desain unibodi yang dibalut material casing polikarbonat dengan finishing matte. Tapi kami tak menemukan frame metal menyepuh bodi smartphone ini kecuali pada tombol volume dan power di ruas kanan bodi.

Kualitas casing Xiaomi Mi 4i memang hanya terbuat dari plastik polikarbonat namun tetap bermutu tak seperti bahan ‘murahan’. Terasa kokoh saat kami genggam dan tidak mudah tergelincir dari pegangan. Selain itu, permukaan bodi Xiaomi Mi 4i ini tak mudah ternoda sidik jari.

Panel depan Xiaomi Mi 4i didominasi layar sentuh dengan bezel cukup tipis membuatnya terlihat lebih lega. Bagian atasnya terdapat kamera dan earpiece, sementara sisi bawah layar dijejali tiga tombol kapasitif Recent Apps, Home dan Back. Menyisir sektor belakang kita bisa menjumpai kamera utama dengan ‘two-tone flash’.

Di ruas kiri bodi tertanam dua slot SIM tray berjenis micro.  Untuk mengeluarkannya tentu saja kita harus memakai SIM ejector. Sebenarnya konsep seperti ini kadang-kadang menyulitkan karena saat kita hendak mengeluarkan kartu membutuhkan alat tersebut.

Di bagian belakang bawah, terdapat logo Mi dan loudpeaker dengan grill (lubang-lubang audio) untuk memaksimalkan output suara. Di ruas atas, bodi terdapat port audio 3,5 mm sementara di ruas bawah bodi kita bisa menemukan port micro USB 2.0.

Display

Elemen ini memperkuat daya tarik Xiaomi Mi 4i. Layar sentuh IPS 5 inci Sharp/JDI dengan resolusi full HD 1080×1920 yang dimiliki phablet ini rasanya cukup menonjol di kelasnya. Apalagi vendor melapisinya dengan Corning OGS Fully Laminated.

Selain membuatnya lebih tahan gores, teknologi OGS mereduksi ketebalan layar sekaligus menekan biaya produksi lantaran lebih murah namun kualitas tetap terjaga. Corning OGS Fully Laminated ini menyatukan sensor sentuh dan lapisan pelindung. Secara teknis menjadikannya lebih tipis dan membuatnya tambah responsif dan sensitif terhadap sentuhan.

Soal tampilan di layar, saturasi warna Xiaomi Mi 4i relatif tinggi. Selain itu, kerapatan piksel Xiaomi Mi 4i mencapai 441 ppi. Dengan densitas piksel yang lebih rapat seperti ini, gambar di smarthone ini terlihat natural dan lebih smooth. Smartphone ini juga dilengkapi fitur Sunlight Display yang bisa menyesuaikan kontras seperlunya saat layar tertimpa sinar.

Layar IPS yang disematkan dalam smartphone ini membuatnya tetap nyaman dilihat dari berbagai viewing angle bahkan hingga 78 derajat. Layar Xiaomi Mi 4i pun sudah mendukung kemampuan multitouch. Saat diuji menggunakan aplikasi multitouch tester, layar ponsel ini mampu mengenali 10 titik sentuhan.

OS & Antarmuka

Xiaomi Mi 4i tak mau ketinggalan soal sistem operasi. Kombinasi Android v 5.02 (Lollipop) dengan MIUI 6 menjadikan sektor ini terlihat mutakhir. Custom UI besutan Xiaomi ini membedakan tampilannya dengan interface default Android. Buat kami pengoperasian menjadi lebih praktis dengan ikon lebih atraktif dan dinamis.

Tapi ada kesan interfacenya sedikit mengekor konsep yang diterapkan iOS 8 Apple. Semua aplikasi dan widget ditampung dalam homescreen atau tak ada lagi app tray (halaman menu) yang menjadi ciri khas Android. Silahkan tambahkan homescreen sesuai kebutuhan jika kita ingin memasang lebih banyak aplikasi dan widget. Dari percobaan yang kami lakukan homescreen bisa terus bertambah sesuai meningkatnya perbendaharaan aplikasi dalam smartphone.

Kita bisa menampilkan panel notifikasi dengan menyeret layar dari atas ke bawah. Terdapat juga fungsi Recent App yang berfungsi untuk menampilkan aplikasi yang baru saja digunakan. Lantas kita bisa menutup aplikasi yang tengah berjalan di background dari situ dengan menahan lalu menyapukan aplikasi bersangkutan ke atas atau ke bawah. Atau matikan semua aplikasi di background sekaligus dengan menekan tombol clear all.

Kamera

Spesifikasi Xiaomi Mi 4 di atas kertas untuk kamera: Kamera utama Sony CMOS bersensor 13 MP (4128×3096 piksel), autofocus, 5 elemen lensa, aperture f/2.0, dual LED flash. Ternyata hasilnya memuaskan dipakai memotret outdoor (ruang ruangan) maupun indoor atau dalam minim cahaya. Dual LED flash-nya disempurnakan two tone flash yang bisa mendeteksi temperature warna dan tangkapan cahaya yang diperlukan saat memotret.

Fitur kamera lengkap mulai dari geo-tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, HDR, Filter effect. Tersedia juga pengaturan white balance, focus, waktu exposure, dan ISO termasuk mode HDR. Bahkan untuk foto, Xiaomi Mi 4i menanamkan mode Refocus yang bisa me-retouch gambar jepretan.

Kamera depan bersenjata 5 MP Omnivision dengan wide angle hingga 80 derajat sangat cocok dipakai selfie. Foto selfie ‘rame-rame’ menjadi lebih atraktif. Apalagi smartphone ini menyertakan pula fitur 36 Beautify. Hebatnya, kamera depan ini disupport pula aperture f/1.8 untuk tangkapan cahaya lebih baik.

Kita juga bisa merekam video full HD 1080p dan rekaman HDR juga dengan Xiaomi Mi 4i. Hebatnya, saat merekam, kita bisa mengatur fokus dan eksposure.

Multimedia

Tak banyak yang jadi highlight di aspek multimedia. Xiaomi Mi 4i sepertinya tak terlalu fokus dalam urusan hiburan. Smartphone 4G LTE ini hanya menyertakan player musik bawaan Android yang memiliki antarmuka standar. Untung saja, Xiaomi Mi 4i sudah dilengkapi dengan pengaturan equalizer serta Mi Sound Enhancer.

Fitur hiburan lain seperti radio FM dan video player pun termasuk biasa saja. Bahkan tak ada aplikasi khusus saat ingin memutar video, sehingga kita harus membuka galeri atau file manager. Sementara untuk radio FM sudah mengadopsi RDS dan bisa merekam siaran radio.

Kualitas audio yang memancar dari loudspeaker smartphone ini relatif baik dan lebih baik dari sebagian besar produk Tiongkok dan lokal. Vendor mengklaim jika sektor audio dilengkapi Smart PA playback yang bisa mendongkrak kualitas sound yang keluar.

Fitur

Vendor menyisipkan beberapa fitur menarik dalam smartphone ini. Salah satunya teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0 yang memungkinkan kita mengisi baterai smartphone 4G LTE ini lebih cepat. Saat kami jajal dengan charger 2 Ampere, baterai Xiaomi Mi 4i sudah bisa terisi sekitar 40% hanya dalam waktu kurang dari sejam.

Fitur sorotan lainnya adalah mode Torch yang dibenamkan untuk meningkatkan kualitas foto. Dengan mode ini, kita bisa mengambil foto dengan LED flash yang terus menyala. Fitur ini sangat membantu di tempat yang minim cahaya supaya cahaya saat memotret lebih merata.

Performa

Smartphone 4G LTE ini menenteng prosesor octa core 1.7 GHz, Qualcomm Snapdragon 615 generasi 2 ditandem GPU Adreno 405 sebagai pengolah grafis. Untuk meningkatkan performa vendor menyisipkan RAM 2GB LPDDR3.

Bisa dibilang prosesor kelas menengah yang dibenamkan dalam Xiaomi Mi 4i masih cukup gesit saat menjalankan aktifitas multitasking. Akselerasi saat digunakan bermain game 3D atau berspesifikasi tinggi pun relatif lancar, meski kadang ada lag atau tersendat saat rendering grafis.

Vendor membekali phablet ini dengan baterai berkapasitas besar, Li Polymer 3120 mAH. Mengantongi baterai dengan kapasitas seperti ini, Xiaomi Mi 4i mampu menyuplai kebutuhan daya secara optimal sekitar sehari lebih. Tak hanya itu, Xiaomi Mi 4i memiliki dua pilihan mode baterai yakni Perfomance dan Balance.

Memori Xiaomi Mi 4i relatif lega 16GB, sayangnya vendor enggan menyisipkan slot micro SD ke dalamnya. Jadi, smartphone ini hanya bisa menampung data dan file sesuai ketersediaan space memori internal. Tapi ingat, setelah dipecah untuk sistem dan lain-lain, slot memori yang tersisa untuk penyimpanan data dan aplikasi hanya 12,9 GB.

Konektifitas

Menjelajah dunia maya menggunakan Xiaomi Mi 4i buat kami relatif mudah dan nyaman. Apalagi phablet kelas middle end ini mendukung sarana koneksi lengkap mulai dari jalur data HSDPA hingga 4G LTE dengan 6 band.

Menariknya, slot dua SIM card yang tersedia dalam smartphone ini memiliki fungsi lengkap. Kita bisa mencicipi jaringan 4G LTE dalam dua slot SIM card tersebut berbasis dual standby tersebut. Tapi koneksi internet hanya dipakai bergantian, jadi kita harus memilih antara SIM 1 atau SIM 2.

Spesifikasi Xiaomi Mi 4i dalam hal konektifitas termasuk standar. Smartphone ini meyediakan WiFi 802.11ac, juga Bluetooth 4.1, microUSB v2.0, GPS/A-GPS. Glonnas dan tak ketinggalan kemampuan micro yang sudah mendukung profile USB OTG. Tapi smartphone 4G LTE ini tak menyediakan NFC.

Value for Money

Xiaomi Mi 4i adalah salah satu smartphone yang sangat mengancam para rivalnya di segmen menengah. Prosesor dengan kinerja dan performa handal (octa core 64 bit) membuat sebagian besar kompetitor ketinggalan. Jika belum puas, vendor menyuguhkan paket kamera lengkap (kamera utama 13 MP, kamera depan 5 MP) dengan fitur impresif.

Tapi ingat, ada beberapa aspek yang juga menjadi minus smartphone ini. Seperti ketiadaan slot micro SD, dukungan frekuensi 4G LTE yang kurang komprehensif atau kurang pas untuk Indonesia. Secara desain, smartphone ini memang terlihat elegan tapi kualitasnya tetap ‘plastik’. Rival masih bisa mengancam lewat celah ini.

USER REVIEWS

sort by | date | rating
7.7
zaafarano 20 Aug 15, 16:59
Dari kacamata gw sih, smartphone ini udah keren banget tampilan & tongkrongannya. Yaa worth it lah buat dibeli. Design dan fitur2nya udh mewakili smartphone kekinian. Tapi ya ko ngga ada eksternal memory nya ya. Padahal berguna banget buat backup file2 yg tersimpan di internal. Kalau sewaktu2 rusak/di servis jd gw ngga khawatir datanya ilang semua. Dari sisi kamera dan video, kualitas yg dihasilkan smartphone ini udah keren banget. Apalagi kamera yg dipake buatan Sony, udah teruji lah kualitasnya. Fitur2 yg ada di kameranya jg udah lengkap. Jadi bikin hasil foto dan video tambah gokil.