Bootstrap Slider
Home > Review > Smartphone > Samsung Galaxy J7: Ponsel 4G LTE Samsung untuk yang Hobi Selfie

Samsung Galaxy J7: Ponsel 4G LTE Samsung untuk yang Hobi Selfie

REVIEW SECTIONS

RELATED REVIEWS

Review Coolpad Fancy 3: 4G LTE dengan Fitur Multimedia Jempolan
Review ViVo V5 : Senjata Komplit Penggemar Selfie
Review POLYTRON PRIME 7S : Sentuhan Bergaya Dari Dalam Negeri
Huawei P9: Standar Baru Fotografi Smartphone
Review LG V20: Smartphone Serba Premium, Termasuk Harganya
Review Motorola Moto E3 Power: Murah Tapi Kurang Powerful
Review Samsung Galaxy J3 2016: Sederhana, Biasa, Tapi Ini Samsung
Review LG X Power: Smartphone  4G LTE Menengah dengan Baterai Ekstra Tangguh
PLUS
/
  • 4G LTE lengkap
  • dual SIM card
  • support USB OTG
MINUS
/
  • kamera standar
  • kualitas casing standar
  • RAM hanya 1,5GB

TREND HARGA

EDITORS' RATING
7.3
OVERALL
DESAIN 7
LAYAR 7.5
KAMERA 7.5
MULTIMEDIA 7.5
PERFORMA 7.5
VALUE FOR MONEY 7
USER'S RATING
6.8
OVERALL
DESAIN 8.0
LAYAR 7.0
KAMERA 7.0
MULTIMEDIA 6.0
PERFORMA 7.0
VALUE FOR MONEY 6.0
Add User Review

ArenaLTE.com – Mungkin belum banyak yang familiar dengan lini produk ‘J’ besutan Samsung. Smartphone yang masuk keluarga ‘J’ lebih ramah budget, ringan di kantong namun menawarkan fitur cukup menarik. ‘J Series’ memiliki beberapa model yang menyusup di berbagai segmen. Kebetulan kali ini kami berkesempatan mengulas review Samsung Galaxy J7, satu dari beberapa seri ‘J’ yang sudah resmi masuk pasar Indonesia.

Jika menilik dari harga dan spesifikasi yang disuguhkan, smartphone ini mengisi kategori menengah dengan fitur semi-premium. Ukuran layarnya relatif lega dengan bentangan sekitar 5,5 inci sehingga berpengaruh ke bentuknya yang terlihat bongsor. Tapi jika ingin mengintip lebih dalam soal spesifikasi dan fitur sepertinya kamu harus mengikuti review Samsung Galaxy J7 saya berikut ini.

Desain

samsung galaxy J7Secara penampakan, Samsung Galaxy J7 cukup mirip dengan J5. Dengan kata lain, Galaxy J7 adalah versi lebih besar dari Galaxy J5. Karena menyasar segmen menengah, sudah bisa diduga material bodi dari smartphone terbuat dari plastik. Untuk kualitas dan finishingnya, saya rasa masih lebih baik dari ponsel Tiongkok sehingga terasa sedikit kesan premium saat memegangnya.

Ada hal kecil di aspek desain smartphone ini khususnya dibandingkan seri lama. Secara fisik, rangkaian seri baru Samsung harusnya memiliki bentuk lebih tegas dan ultra modern. Tapi Samsung Galaxy J7 masih membawa desain versi lama dengan sudut atas dan bawah yang sedikit menekuk ke dalam dan cenderung membulat.

Desainnya ergonomis dan terasa enak digenggam karena konturnya yang membulat. Tapi material bodinya khususnya bagian belakang yang terbuat dari plastik dengan coating matte ternyata licin dan membuat Galaxy J7 gampang tergelincir saat dalam pegangan. Untung  frame di sekeliling bodi yang dibalut bahan krom dibuat sedikit kesat sehingga bisa membantu ponsel tetap stabil di tangan.

Oh ya, casing belakangnya bisa dibuka dimana di dalamnya kamu akan mendapati baterai removable yang bisa dibongkar pasang. Selain baterai, di area belakang tertanam tiga slot kartu. Kartu SIM 1 dan microSD posisinya tumpang tindih. Sementara slot SIM 2 terpisah di sisi sebelahnya. Kita bisa menancapkan  kartu bertipe micro SIM di smartphone ini.

Display

Sektor fisik yang terlihat paling menonjol dari smartphone kelas menengah ini adalah layar. Bentang layarnya 5,5 inci lho, lebih luas dari rata-rata phablet yang beredar di pasar saat ini. Saat aktif, saya mendapati display yang pancaran cahayanya cukup terang. Warna yang tertampil dari antarmukanya akurat dan tampak natural berkat dukungan teknologi Super AMOLED.

Gambar di layar pun cukup fokus dan tajam, meski dalam soal detil jika dilihat dengan teliti masih ada sedikit grid. Mungkin efek dari kerapatan pikselnya yang hanya 267 ppi. Walaupun sudah ditunjang resolusi HD (720p) tapi ukuran layarnya terlampau lebar jadi resolusinya gambar pun merosot karena densitasnya mengecil.

Perbedaan resolusi layar sebenarnya tak terlalu mengganggu. Buat kamu yang suka layar besar tanpa memperdulikan soal resolusi, Galaxy J7 pilihan yang rasional. Hanya saja sebagai gambaran, saya akan sedikit membandingkan resolusi layar Samsung Galaxy J7 dengan Samsung Galaxy A7.

Dengan resolusi lebih tinggi (1080 x 1920 piksel), space atau ruang yang tersedia di layar Galaxy A7 lebih luas sekitar 20 persen dari Galaxy J7.Artinya, ikon, gambar atau tampilan halaman web yang termuat di layar bisa lebih banyak dan lebih leluasa. Lebih dari itu, foto, video dan fontasi pun jadi terlihat lebih detil, tajam dan halus.

OS & Antarmuka

Tampilan antarmuka Galaxy J7 akan sangat akrab buat kalangan yang sudah pernah atau masih menggunakan seri keluaran Samsung. Masih tetap konsisten dengan sentuhan ala TouchWiz UI. Tapi karena merupakan versi yang dikembangkan untuk kelas menengah, beberapa fitur premium sengaja ditiadakan.

Dengan antarmuka yang lebih modern ini, Samsung Galaxy J7 memiliki koleksi baru di theme store. Theme bawaannya biasa saja tak  terlalu menarik, tapi di theme store kamu bisa menikmati variasi yang lebih atraktif . Theme bisa mengganti ikon dan wallpapaer, termasuk beberapa aplikasi Samsung (dialer, kontak, pesan) dan area notifikasi.

Area halaman utama tetap seperti biasa, ada panel Briefing saat kamu sapukan layar ke kiri berisi. Tersedia pilihan untuk mengganti grid layar mulai dari 4×4, 4×5 dan 5×5. Selain area halaman utama, ciri khas TouchWiz adalah ditanamkannya halaman khusus aplikasi atau apps drawer. Samsung kini memisahkan aplikasi bawaan Google dalam folder khusus.

Oh ya, smartphone ini didukung sistem operasi Android 5.1.1 Lollipop dengan antarmuka TouzhWiz UI terbaru.  Bedanya antarmuka Galaxy J7 dengan versi high end, smartphone ini tidak memiliki split screen untuk multi tasking. Kita hanya bisa mengakses app switcher biasa tanpa dukungan split screen. Selebihnya, selain perbedaan secara kosmetik dan penambahan beberapa fungsi, sebagian fitur dan pengaturan tak jauh berbeda dengan seri Android 5.1.1 Lollipop umumnya.

Kamera Samsung Galaxy J7

Kamera utama Samsung Galaxy J7 mengandalkan resolusi 13MP, pilihan standar untuk kelas menengah. Untuk mendongkrak performanya, kamera ini disuntik dengan f/1.9 aperture yang membuatnya bisa tampil lebih baik dalam kondisi low light atau minim cahaya. Smartphone ini juga mengantongi kamera depan 5MP yang ditunjang lampu kilat LED flash. Jadi selfie kamu bisa lebih maksimal.

Antarmuka kameranya sudah cukup menjanjikan lho, didukung dengan Pro mode. Beberapa pilihan yang disediakan adalah slider untuk ISO, exposure compensation dan white balance. Di bagian Mode tertanam beberapa fitur seperti Panorama, Continuous shot, HDR, Sound & shot dan beberapa yang lain. Pada viewfinder kameranya ada beberapa opsi tambahan seperti color effect dan metering.

Hasil jepretan kamera utamanya biasa saja, ada sedikit over eksposure. Tapi saturasi warna sudah cukup bagus.Ketajaman foto dan detil yang diperoleh termasuk baik meski masih belum memuaskan. Kamera depan lebih layak mendapat sorotan, dukungan LED flash membuat jepretan selife menjadi lebih bagus. Dalam kondisi minim cahaya noise bisa direduksi dengan optimal.

Kedua kamera pada Samsung Galaxy J7 bisa dipakai merekam video 1080p pada 30fps. Kualitasnya boleh mendapat acungan jempol dimana video terlihat tajam dan saat diputar cukup smooth dan lancar dengan kualitas suara baik.

Hasil Foto:

Foto kiriman Arena LTE (@arenalte) pada

Kamera samsung galaxy j7

Foto kiriman Arena LTE (@arenalte) pada

Foto kiriman Arena LTE (@arenalte) pada

Multimedia

Corong loudspeaker Samsung Galaxy J7 kecil dan hanya memiliki satu output. Tapi suara yang menyembur masih cukup solid dengan keluaran yang jernih dan lantang. Secara kualitas masih bisa bersaing dengan speaker ponsel sekelasnya.

Sayangnya, Samsung Galaxy J7 ternyata memangkas fitur pemutar musik khas TouchWiz. Smartphone ini hanya menyediakan Google Play Music yang merupakan bawaan Android. Tapi masih ada fitur Sound Alive, yang bisa diakses dari opsi equalizer dalam Galaxy J7. Standar pemutar musik bawaan Google ini bisa dipakai memainkan lagu secara offline maupun streaming.

Selain pemutar musik, saya juga menemukan radio FM dalam ponsel ini. Bisa dipakai merekam siaera radio dan menyediakan layanan internet radio. Ada juga video player yang sudah mendukung berbagai codec dan file.

Fitur Samsung Galaxy J7

Ultra Power Saving mode secara dramatis mengurangi konsumsi baterai dengan menutup fungsi yang tidak dibutuhkan. Ada juga Smart Manager yang memungkinkan kita memeriksa dan mengelola berbagai informasi penting pada Galaxy J Anda, termasuk status baterai, ruang penyimpanan, statistik memori dan lainnya. Dengan navigasi mudah.

Samsung Galaxy J7 membenamkan juga OneDrive untuk menangani cloud-syncing (termasuk backup foto) sekaligus pengguna mendapat 100GB gratis. Untuk  pencatatan yang lebiih mutakhir sekaligus dukungan sinkronisasi penuh tersedia OneNote. Tak ketinggalan aplikasi Skype buat yang ingin menikmati fasilitas instant messaging khusus serta layanan telepon dan video via internet.

Performa

Sebagai informasi saja, Samsung Galaxy J7 dipasarkan secara global dengan dua versi. Yakni berbasis chipset octa core 64-bit Snapdragon 615 (empat Cortex-A53 1.5 GHz dan empat Cortex-A53 1GHz) ditandem GPU Adreno 405. Atau versi yang mengandalkan chipset octa core 64-bit Exynos 7580 (delapan Cortex-A53 1.5 GHz) diduetkan dengan GPU Mali-T720MP2. Keduanya sama-sama disokong RAM 1.5 GB.

Nah, Samsung Galaxy J7 yang masuk Indonesia sepertinya mengandalkan chipset Exynos 7580, termasuk versi yang kami uji kali ini. Chipset kelas menengah besutan Samsung ini, memiliki performa yang tak terlalu mengecewakan. Termasuk cekatan dan mampu merespon perintah dengan cepat dan baik.

Dalam menangani aktivitas multi tasking, smartphone ini masih bisa melesat dan tak terganggu lag. Meski terdapat beberapa aplikasi berjalan di background, kinerja masih optimal. Menonton video HD dan game kasual bisa dimainkan dengan lancar. Soal kapasitas penyimpanan, Galaxy J7 menyediakan memori internal 16GB yang bisa diekspansi via slot microSD.

Baterainya berkapasitas 3000 mAh yang setara milik Samsung Galaxy Note 5. Dengan kapasitas sebesar ini, kita bisa sedikit bernafas lega. Dukungan prosesor yang tak terlalu menyedot baterai serta resolusi layar yang hanya setara HD membuatnya cukup efisien saat berakselerasi. Baterainya bisa bertahan sekitar 12-13 jam untuk pemakaian normal.

Konektivitas

Samsung Galaxy J7 mengandalkan dual SIM card yang sudah dual standby.  Dua SIM card pada smartphone ini juga sudah mendukung jaringan 4G LTE Cat. 4 yang cukup komprehensif. Galaxy J7 mendukung 4G FDD LTE pada band B1(2100), B3(1800), B5(850), B7(2600), B8(900), B20(800). Smartphone ini juga ternyata bisa berjalan di jaringan 4G TDD LTE band B40(2300).

Konektivitas standar lainnya yang dibenamkan antara lain Wi-Fi b/g/n (2.4GHz only) dan Bluetooth 4.1 serta slot micro USB 2.0 standar untuk transfer data dan charging. Keuntungan lain di s’ektor transfer data, Galaxy J7 mendukung fitur USB OTG, dimana kamu bisa mentransfer data dari flash disk atau hard disk langsung ke smartphone ini menggunakan kabel OTG.

Value for Money

Buat penggemar smartphone dengan layar lebar, Samsung Galaxy J7 adalah salah satu pilihan yang cukup menarik. Beberapa kriteria yang dibutuhkan seperti kapabilitas dual SIM, jaringan 4G LTE hingga kamera dan sarana multimedia standar sudah dipenuhi Galaxy J7.

Hanya saja, kalian hanya akan mendapatkan produk dengan performa kelas menengah. Antara lain dengan material casing standar, kemampuan layar yang baru setara resolusi HD tanpa ditunjang panel anti gores sekelas Gorilla Glass hingga prosesor dengan kinerja yang relatif standar.

Baca: Spesifikasi Samsung Galaxy J7

USER REVIEWS

sort by | date | rating
6.8
Aulia Husin 23 Nov 15, 12:50
Fitur yang dimiliki Samsung J7 sebenarnya sudah banyak dimiliki smartphone merek lain. Namun memang smartphone ini didukung brand Samsung yang memang sudah sangat kuat. Jadinya meski harganya di atas rata-rata, masih terasa wajar.