Bootstrap Slider
Home > Review > Smartphone > Review Samsung Galaxy S6 edge Plus: Upgrade RAM, Baterai dan Layar

Review Samsung Galaxy S6 edge Plus: Upgrade RAM, Baterai dan Layar

REVIEW SECTIONS

RELATED REVIEWS

Review ViVo V5 : Senjata Komplit Penggemar Selfie
Review POLYTRON PRIME 7S : Sentuhan Bergaya Dari Dalam Negeri
Huawei P9: Standar Baru Fotografi Smartphone
Review LG V20: Smartphone Serba Premium, Termasuk Harganya
Review Motorola Moto E3 Power: Murah Tapi Kurang Powerful
Review Samsung Galaxy J3 2016: Sederhana, Biasa, Tapi Ini Samsung
Review LG X Power: Smartphone  4G LTE Menengah dengan Baterai Ekstra Tangguh
Review Lenovo Vibe K5 Plus: Smartphone 4G LTE Dengan Fitur Virtual Reality
PLUS
/
  • Bodi premium kombinasi metal dan glass
  • Display berkualitas
  • Performa ngebut
  • Fast charging dan fast wireless charging
  • Daya tahan baterai kuat
MINUS
/
  • Baterai non removable
  • Tidak ada slot microSD
  • Tidak ada infra merah

TREND HARGA

EDITORS' RATING
8.4
OVERALL
DESAIN 9
LAYAR 9
KAMERA 8.5
MULTIMEDIA 8
PERFORMA 8.5
VALUE FOR MONEY 7.5
USER'S RATING
0.0
OVERALL
DESAIN 0.0
LAYAR 0.0
KAMERA 0.0
MULTIMEDIA 0.0
PERFORMA 0.0
VALUE FOR MONEY 0.0
Add User Review

ArenaLTE.com – Samsung Galaxy S7 dan S7 edge memang sudah meluncur ke hadapan publik. Tapi, satu dari jajaran flagship tahun lalu yakni Galaxy S6 edge Plus juga masih layak jadi buruan lho. Jika ada yang belum tahu, varian dengan embel-embel ‘plus’ ini mengusung beberapa update dari saudaranya Galaxy S6 edge. Layar lebih lega, baterai lebih besar dan performa yang sedikit didongkrak.

Kalau boleh dipuji, tampilan Samsung Galaxy Edge Plus sendiri memang sangat menonjol dan terbilang nyentrik. Rasanya sulit tidak menengok penasaran saat ada orang menenteng atau tengah mengopreknya di jalan. Tapi kesan pertama terkadang bisa menipu lho, jadi kalian tetap harus menyelami seperti apa sebenarnya jeroan smartphone ini. Coba deh baca review Samsung Galaxy Edge Plus kita. Baru kalian bisa benar-benar jatuh cinta atau malah kecele.

Desain

galaxy s6 edge plus (6)Fisik menjadi pembuktian awal dari label ‘plus’ di seri ini. Ternyata Samsung Galaxy S6 edge Plus bertambah besar dari segi bentang layar. Galaxy S6 edge Plus mengusung layar sentuh berukuran lebih luas yaitu 5,7 inchi, sementara S6 Edge berukuran 5,1 inci. Perluasan display ini mau tak mau berpengaruh pada dimensi yang membesar.

Yups, Galaxy S6 edge Plus memiliki bodi lebih panjang 12 mm serta lebar bertambah 5 mm dari S6 Edge biasa. Tapi di sini hebatnya, ternyata smartphone ini malah jadi lebih tipis lho. Smartphone ini mengusung ketebalan 6,9mm atau lebih tipis 1 mm dari Galaxy S6 edge (7mm).

Dari segi tampilan terlihat sama dengan konstruksi yang menggabungkan antara frame berbahan metel dengan panel kaca bermutu tinggi membungkus bagian depan dan belakang. Dan tentu saja desain layar melengkung yang tepiannya nyaris mencapai separuh pinggiran bodi menjadi ciri khas smartphone ini.

Meski terlihat tipis, permukaan ponsel ini sangat halus dan solid, mencerminkan mutu seri premium. Seluruh bodinya terasa kesat di pegangan sehingga tak mudah tergelincir saat tengah diutak-atik. Hanya saja permukaan kacanya mudah terkotori sidik jari. Ukurannya membuat Galaxy S6 edge Plus tetap nyaman dioperasikan dengan satu tangan.

Display

galaxy s6 edge plusDiagonal layarnya memang lebih besar dari Galaxy S6 edge, tapi untuk resolusi ternyata sama saja. Panel sentuh berbasis Super AMOLED  ini disuntik resolusi 440×2560 piksel. Artinya kita akan menikmati tampilan dengan kerapatan piksel 518ppi yang sedap dipandang. Menurut kami, gambarnya super bening dan tajam dengan pancaran warna natural dan nyaman di mata. Dimiringkan dengan sudut benar-benar sempit pun gambar di layar masih kelihatan optimal.

Oh ya, kalian juga tidak usah terlalu takut panel kacanya tergores-gores bendar tajam atau material keras. Permukaan kacanya terluarnya dibalut Gorilla Galss 4 dari Corning yang sudah terbukti mampu menahan goresan dan benturan yang cukup ekstrim. Diketuk-ketuk pun terasa kokoh. Pengujian kita sih tidak macam-macam hanya dengan menggosok-gosoknya dengan ujung kunci. Depan dan belakang. Tak ada bekasnya lho.

Soal respon terhadap sentuhan jari jangan ditanya, sangat sensitif dan intuitif. Serasa benar-benar ‘nyetel’ dengan jari. Tak ada lagging atau kata tersendat saat perpindahan antar menu, layar maupun berganti halaman.

OS & Antarmuka

Buat yang sudah tak sabar ingin menjajal Android 6.0 Marshmallow sepertinya harus lebih bersabar lagi kalau ingin memiliki ponsel ini. Yups, Samsung Galaxy S6 edge Plus masih mengadopsi sistem operasi Android 5.1.1 Lollipop. Memang sih sudah dibungkus dengan antarmuka TouchWiz UI, tapi rasanya kok tetap sedikit kecewa ya. Seri flagship tapi sistem operasi ketinggalan.

Kali ini Samsung mulai membuang bloatware yang kerap membebani halaman menu di setiap seri keluarannya. Yups, antarmukanya terlihat clean, hanya terisi aplikasi yang memang benar-benar diperlukan dan krusial. Ikon serta struktur menunya masih khas Samsung simpel dengan konsep membulat.

Seperti biasa, antarmukanya menampilkan halaman utama yang bisa ditambahkan sesuai kebutuhan. Di pojok kanan bawah layar terdapat ikon akses menuju apps tray atau halaman aplikasi. Jika diklik kita akan masuk dalam menu yang berisi kumpulan aplikasi dalam skema grid. Navigasinya dengan cara mengusap ke samping kiri atau kanan.

Semua fitur bawaan yang dimiliki TouchWiz terbenam di ponsel ini, termasuk multi window yang berkonsep split screen multi tasking. Lalu ada fitur-fitur gesture berbasis gerakan. Selebihnya adalah fitur khusus yang memang sengaja dibenamkan untuk ponsel ini.

Kamera

galax s6 edge a galaxy s6 edge 3 galaxy s6 edge 111 galaxy s6 edge plus 1 galaxy s6 edge plus 2 galaxy s6 edge s6 edge plus s6 edgeSektor ini tidak mengalami perubahan yang berarti dimana sensor yang dipakai sama dengan Samsung Galaxy S6 edge. Kameranya mengandalkan sensor 16MP dengan aperture f/1.9 dan sudah disokong optical image stabilization. Sementara buat kamera selfienya Samsung menyiapkan unit berkekuatan 5 MP juga dengan aperture f/1.9 yang membuatnya siap menjepret gambar optimal dalam kondisi gelap sekalipun.

Dengan mengetuk tombol home dua kali, kita bisa langsung meluncur ke kamera. Mode Antarmukanya termasuk standar tapi sudah didukung dengan berbagai mode seperti selective focus, panorama dan virtual shot. Termasuk juga mode auto dan manual serta tambahan kemampuan membuat video kolase. Ada juga tombol Live Broadcast yang bisa langsung mengakses akun YouTube dan sharing video rekaman kita.

Samsung ternyata menanamkan juga teknologi baru di sektor video yang disebut VDIS atau video digital image stabilization yang bekerja untuk membuat hasil rekaman lebih stabil. Memang terbukti hasil rekaman terasa stabil dan minim goyangan.

Foto dalam kondisi cahaya melimpah sangat berkualitas. Tajam dan detil yang sangat tinggi dibalut kontras yang baik dengan warna natural. Dalam kondisi low light, kita masih bisa menikmati kualitas foto yang jempolan kok. Jika keadaan benar-benar gelap, lampu kilatnya sangat membantu mendapatkan jepretan memuaskan.

Multimedia

galaxy s6 edge plus (10)Aspek multimedia dalam smartphone ini bisa dibilang berkualitas tapi tak begitu spesial. Output atau keluaran suara dari loudspeakernya terbilang renyah dan bulat tapi sayang kurang terdengar lantan meski volume sudah disetel ke pengaturan tertinggi. Oh ya, corong speakernya posisinya ada di ruas bawah, jadi saat ponsel disimpan dalam posisi tidur keluarannya tak terganggu.

Tablet ini menyediakan pemutar musik khas Samsung. Nah, kalau dukungan software saya bisa acungi jempol. Antarmukanya berfitur lengkap, nyaman dan mudah dikelola. Samsung Galaxy Tab S2 menyematkan Soundalive+ berisi pengaturan equalizer dan setting audio lengkap.

Pemutar videonya pun menyajikan kemampuan menyetel berbagai jenis file dan bisa menjalankan video setara UHD.  Berbagai format yang didukung mulai dari 3GP, 3G2, MPEG4, H.263, H.264 (AVC), H.265 (HEVC), WMV7, WMV8, VP8, AVI, ASF, FLV, MKV, WEBM, VC-1, Sorenson Spark, MP43, VP9] hingga UHD 4K (3840 x 2160) @ 30fps.

Fitur

Nah lengkungan di bagian layar smartphone ini ternyata bisa menampilkan beberapa fitur lho. Edge Lighting dimana lengkungannya akan mengeluarkan cahaya ketika perangkat dalam keadaan terbalik.Lalu ada People Edge, kamu bisa menempatkan 5 kontak penting, jika mereka menelepon maka Edge screen akan menyala dengan warna berbeda.

Ada juga fitur arus informasi yang berguna saat layar mati dan kita usap sisi lengkung bisa memunculkan informasi seperti waktu dan notifikasi. Ada juga fitur Jam malam yang akan menampilkan waktu ketika malam hari, sehingga tak perlu mengaktifkan layar terlebih dahulu untuk melihat jam.

Sensor sidik jarinya juga termasuk cepat dan akurat. Dengan hanya menekan pelan dan menahan tombol home, kita sudah bisa membuka kunci layar. Nantinya juga akan sangat berguna untuk mendukung layanan Samsung Pay, meski di Tanah Air masih belum tersedia. Kita bisa mendaftarkan beberapa sidik jari sekaligus.

Performa

Di bagian dapur pacunya, Samsung Galaxy S6 edge Plus mengemas prosesor yang sama dengan S6 edge. Yakni octa core Exynos 7420 yang memiliki clockspeed 21.GHz. Sudah dibackup juga dengan pengolah grafis Mali-T760MP8. Nah bedanya dengan Galaxy S6 edge (3GB RAM) sektor RAM pada perangkat ini sudah didongkrak menjadi 4GB.

Buat aktivitas sehari-hari tentu saja kinerjanya sudah tak diragukan lagi. Cepat, ngebut dan gesit dipakai untuk berbagai keperluan. Mulai dari pekerjaaan, chatting, nonton, mendengarkan musik, hingga bermain game berat sekalipun. Smartphone ini juga bisa beraksi optimal meski tengah dibebani aktivitas multitasking tingkat tinggi secara simultan.

Seri ini menyediakan varian dengan storage 32GB dan 64GB. Galaxy S6 edge Plus yang kami uji kebetulan adalah versi yang pertama. Dari kapasitas yang tersedia sebesar 32GB hanya menyisakan ruang sekitar 25,1GB lantaran ada memori yang dipakai untuk sistem dan lain-lain. Sayang, smartphone ini tidak dibenami slot microSD.

Salah satu isu yang kerap dikeluhkan dari Galaxy S6 dan S6 edge adalah daya tahan baterainya. Nah, Galaxy S6 edge Plus memperbaikinya. Smartphone ini sudah dibenami dengan kapasitas baterai 3000mAh.  Jika kita adalah pengguna aktif terutama urusan internet dan sering buka tutup aplikasi, Galaxy S6 edge Plus hanya bertahan kurang dari 12 jam.

Untungnya, smartphone ini sudah memiliki fitur Fast Charging, yang mana ketika Anda mengisi ulang, hanya perlu menunggu 10 menit untuk dapat menggunakan dua smartphone ini hingga 4 jam waktu bicara. Terlebih, terdapat Wireless Charging yang merupakan aksesoris opsional yang disediakan Samsung.

Konektivitas

Soal konektivitas, smartphone yang hanya menyediakan satu slot SIM card ini punya jaringan 4G LTE dengan Cat.6 dan Cat.9. Untuk LTE Cat. 6, smartphone ini mampu mencapai kecepatan download 300 Mbps. Sementara jika mengandalkan Cat. 9 kecepatan download melesat hingga 450 Mbps. Samsung Galaxy S6 edge Plus sudah mendukung layanan 4G LTE operator telekomunikasi Tanah Air.

Selebihnya, kamu bisa menikmati konektivitas standar khas Android mulai dari Wi-Fi® 802.11 a/b/g/n/ac (2.4+5GHz), MIMO, Bluetooth® 4.1, Wi-Fi Direct, GPS hingga GLONASS.  Samsung Galaxy S6 edge Plus juga memiliki kemampuan membaca flash disk atau hardisk via slot USB OTG.

Value for Money

Samsung Galaxy S6 edge Plus adalah penyempurna dari keluarga Galaxy S6. Beberapa update yang dipersembahkan dalam ponsel ini setidaknya bisa membuat mereka yang sempat mengkritik beberapa aspek dalam Galaxy S6 bisa sedikit tersenyum. Salah satunya baterai yang berkapasitas lebih besar, layar yang lebih lega dan RAM yang besar.

Secara tampilan, smartphone ini pun benar-benar sangat memuaskan dan bergengsi saat ditenteng. Tampilan sudut lengkungnya terlihat berbeda dari smartphone lain. Hanya saja, untuk urusan harga, Galaxy S6 edge Plus memang cukup mahal.

USER REVIEWS

sort by | date | rating