ArenaLTE.com – Langkah Lenovo Indonesia memulai pabrikasi lokal smartphone Lenovo di akhir tahun lalu patut diacungi jempol. Nah, amunisi generasi pertama mereka adalah Lenovo A6010. Smartphone produksi dalam negeri pertama Lenovo ini sudah barang tentu membuat kami sedikit penasaran. Apalagi, Lenovo adalah salah satu produsen yang boleh dibilang memiliki standar kualitas cukup tinggi.

Wajar saja jika ada yang berasumsi kalau kualitas Lenovo A610 beda dengan produk impor lantaran diproduksi dalam negeri. Review Lenovo A6010 kami berikut mungkin bisa memberikan sedikit gambaran seperti apa kualitas sesungguhnya. Bisa saja mutunya malah lebih baik bahkan sekaligus lebih murah karena biaya produksi bisa ditekan. Nah lho.

Desain

Lenovo A6010 dibuat  dalam balutan desain yang sedikit menyerupai pendahulunya di keluarga A Series, yakni A6000. Saat menimangnya, saya langsung bisa mendeteksi jika smartphone ini terbuat dari material plastik. Tapi cukup solid lho, bukan tipikal yang tipis dan rentan seperti beberapa seri Tiongkok yang kerap kami jumpai.

Kualitas rakitannya tidak jelek-jelek amat kok, ternyata standar Lenovo tetap dijaga meski level produksinya domestik. Casing belakangnya dirancang dengan tekstur kasar seperti ampelas tipis sehingga membuatnya tak mudah tergelincir saat dalam posisi tidur di telapak tangan atau dipegang dengan jemari. Bagus sih, selain berfungsi supaya bodi belakang tak licin juga membedakan dari desain ponsel mainstream.

Kalau kamu tipikal yang lebih menyukai baterai removable, maka Lenovo A6010 adalah pilihan tepat. Saat membongkar casing penutup baterai, maka kalian bisa menemukan kompartemen baterai yang pada bagian atasnya berjajar tiga slot untuk dual SIM card dan kartu microSD. Buka tutup casingnya mudah kok. Saya kerap mendapati ponsel yang casing belakangnya sangat sulit dibuka lho. Benar-benar merepotkan dan menyita waktu.

Display

Dengan bentang layar 5 inci, Lenovo A6010 termasuk smartphone yang bisa diandalkan buat aktivitas multimedia dan keperluan lain seperti gaming. Buat seri menengah bawah, rasio ukuran layar dan bodi 69,8% pun terlihat efektif. Selisih antara pinggiran bodi dengan layar cukup tipis, sehingga dari depan tetap terlihat.

Saat layar menyala, maka kalian akan menjumpai tampilan dengan tingkat kecerahan cukup nyaman di mata. Tak terlalu terang juga tidak redup. Menurut saya pas, apalagi warna yang tertampil di layar terlihat natural. Sementara ketajaman gambar dan detil fontasi terlihat halus berkat dukungan resolusi HD (720×1280 piksel). Tapi dengan kerapatan pisel 294 ppi, jangan terlalu berharap detil-detil kecil juga selalu terlihat smooth. Kalau kamu mau sedikit teliti, maka masih ada titik-titik grid.

Oh ya, ponsel ini belum mendukung proteksi anti gores seperti Gorilla Glass. Jadi kalau tak mau ada baret-baret di layar sentuh, kalian harus telaten memperlakukan kacanya supaya tak tergores benda keras dan tajam. Bagusnya sih beli pelapis anti gores deh kalau ingin aman. Respon layar terhadap sentuhan cukup baik. Sudah bisa membaca perintah cukup dengan sentuhan lembut saja.

OS & Antarmuka

Lenovo A6010 menjalankan platform Android Lollipop yang bekerjasama dengan tampilan antarmuka Vibe UI 2.0. Secara konsep, interface khas Lenovo ini mirip antarmuka iPhone, semua aplikasi dan widget menyatu di area homescreen. Jadi kamu tak akan menemukan halaman khusus untuk menu atau biasa disebut app drawer, yang merupakan bawan platform Android.

Panel homescreen bisa diperbanyak kok sesuai kebutuhan. Jadi setiap panel homescreen sudah tidak muat oleh aplikasi dan widget, maka aplikasi baru yang kita tambahkan akan muncul di homescreen baru. Kalau ingin lebih ringkas lagi, buat saja folder khusus untuk mengumpulkan aplikasi tertentu  di dalamnya. Tampilan antarmukanya mengandalkan ikon dengan konsep flat dibungkus warna-warni atraktif.

Kamera

IMG_20160107_100003 IMG_20160107_101211 IMG_20160107_173557 IMG_20160107_174019 IMG_20160107_174305Harga Lenovo A6010 hanya di kisaran dua jutaan, tapi soal kamera tetap menyuguhkan kualitas terbaik. Tengok saja, kamera selfie mengedepankan resolusi 8MP setidaknya sudah siap berkompetisi dengan rival lain sekelasnya. Sementara kamera utama tampil dengan sensor 13MP dilengkapi LED flash. Resolusi maksimal yang bisa diraih 4208×3120 piksel pada mode 4:3.

Bicara kemampuan dan kualitas, kamera Lenovo A6010 sanggup memproduksi foto dengan kualitas yang cukup baik. Di luar ruangan, jepretan kameranya mencatat hasil tajam dan fokus dengan saturasi tinggi dan warna natural. Kamera depan serupa dan ditunjang area tangkapan lebih wide.

Tampilan antarmuka untuk kameranya pun termasuk simpel dan mudah diakrabi. Kamu juga bisa menemukan berbagai fasilitas seperti HDR mode, Auto scene, geo-tagging, resolution setting dan anti-banding. Juga terdapat mode foto seperti Normal, Panorama dan Effect. Oh ya, Lenovo A6010 bisa merekam video 1080p pada 30 frame per detik lho.

Multimedia

Pemutar musik khusus besutan Lenovo menjadi pilihan yang mumpuni buat menikmati hiburan audio. Nah, untuk menikmati sektor ini, Lenovo A6010 sudah menyematkan dual grill speaker ganda di bagian belakang bodinya. Tapi sebelum membahas lebih jauh seputar output audio, kamu perlu tahu kalau ponsel ini sudah mendukung fitur Dolby Atmos. Fitur ini diklaim bisa menampilkan keluaran musik sesuai album aslinya. Oh ya Dolby Atmos bisa bekerja baik melalui dual speakernya maupun melalui headset.

Dari hasil pengujian ArenaLTE, suara yang terpancar dari speaker bawaan smartphone ini terdengar cukup lantang dan jernih. Meski secara komposisi bass dan treble tidak terlalu terdengar kualitasnya. Namun, kalau kamu mencoba mendengarkan musik via headset, maka harmonisasi antara bass dan treble memancar dengan optimal di telinga. Jempolan.

Pemutar musiknya sudah dilengkapi fasilitas seperti equalizer, pilihan preset dan juga pengaturan suara Bass dan 3D effect. Lenovo A6010 juga dilengkapi radio FM dan untuk hiburan visual sudah ditanami pemutar video khusus.

Performa

Lenovo A6010 menawarkan performa kelas menengah bawah melalui dapur pacu Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410 yang sudah memiliki empat inti (quad core) 1.2 GHz Cortex-A53. Dibantu GPU Adreno 306, prosesor yang mendukung instruksi 64-bit ini sebenarnya masih handal untuk aktivitas ringan seperti browsing, membuka aplikasi standar dan bermain game kasual.

Tak ketinggalan, Lenovo menyisipkan RAM dengan besaran 2GB sebagai penunjang performa. Tapi tetap saja saat kita menghadapi game kelas berat atau aktivitas tingkat tinggi maka smartphone mulai sedikit tersendat. Sedikit solusi, hindari menjalankan aplikasi di background atau tutup setiap aplikasi yang tak diperlukan saat hendak beralih ke aktivitas lain.

Untuk ruang penyimpanan, Lenovo A6010 sudah menyiapkan memori internal berkapasitas 16GB. Memang bukanlah yang terbesar di kelasnya namun sudah cukup rasional buat menyimpan data atau file standar seperti foto dan video hasil rekam dari kamera. Kalau kamu tidak puas, silahkan tambahkan sendiri lewat kartu microSD hingga 32GB.

Baterai ponsel ini bisa dibilang tak terlalu besar, hanya mengandalkan kapasitas 2300 mAH. Tapi saat pengujian, rata-rata bisa bertahan hingga 10-11 jam buat pemakaian normal.

Konektivitas

Lenovo A6010 sudah mendukung dual micro SIM card (dual standby) untuk operator 4G LTE di Indonesia. Termasuk dukungan terhadap Band 1 (2100 Mhz), Band 3 (1800 Mhz), Band 5 (850 Mhz) dan Band 8 (900 Mhz) Cat 4 yang mampu ngebut di 4G LTE hingga 150 Mbps. Catatan menarik lain, ponsel ini sudah mendukung fitur USB OTG (on the go).

Value for Money

Oke, tak perlu diragukan lagi jika Lenovo A6010 produksi lokal ini memiliki standarisasi tinggi yang tak kalah dengan produk Lenovo lain yang diproduksi di luar negeri. Kualitas desain pun bisa dibilang tak terlalu mengecewakan di kelasnya. Soal harga jual, smartphone ini pun termasuk kategori terjangkau untuk ukuran seri 4G LTE.

Tapi jika bicara spesifikasi, sepertinya tak terlalu jauh perbedaannya dengan rival lain sekelasnya. Lenovo A6010 cukup unggul di berbagai aspek meski jangan terlalu memiliki ekspektasi tinggi terhadapnya.