Bootstrap Slider
Home > Review > Smartphone > Lenovo P90: Smartphone 4G LTE yang Bisa Menjadi PowerBank

Lenovo P90: Smartphone 4G LTE yang Bisa Menjadi PowerBank

REVIEW SECTIONS

RELATED REVIEWS

Review Coolpad Fancy 3: 4G LTE dengan Fitur Multimedia Jempolan
Review ViVo V5 : Senjata Komplit Penggemar Selfie
Review POLYTRON PRIME 7S : Sentuhan Bergaya Dari Dalam Negeri
Huawei P9: Standar Baru Fotografi Smartphone
Review LG V20: Smartphone Serba Premium, Termasuk Harganya
Review Motorola Moto E3 Power: Murah Tapi Kurang Powerful
Review Samsung Galaxy J3 2016: Sederhana, Biasa, Tapi Ini Samsung
Review LG X Power: Smartphone  4G LTE Menengah dengan Baterai Ekstra Tangguh
PLUS
/ Memiliki display 5,5 inci dengan resolusi full HD serta sudah mendukung 4G LTE. Memori internalnya termasuk lega dengan kapasitas 32GB. Tak ketinggalan smartphone ini bisa difungsikan layaknya powerbank.
MINUS
/ Tak memiliki slot microSD dan baterainya non removable. Selain itu sistem operasinya masih mengandalkan Android KitKat.

TREND HARGA

EDITORS' RATING
7.7
OVERALL
DESAIN 7.5
LAYAR 8
KAMERA 8
MULTIMEDIA 7.5
PERFORMA 8
VALUE FOR MONEY 7
USER'S RATING
6.0
OVERALL
DESAIN 6.0
LAYAR 6.0
KAMERA 6.0
MULTIMEDIA 6.0
PERFORMA 6.0
VALUE FOR MONEY 6.0
Add User Review

ArenaLTE.com – Buat kalangan jurnalis seperti saya yang punya mobilitas tinggi, perlunya memiliki perangkat charging mobile seperti power bank betul-betul darurat. Saat liputan, ponsel cerdas saya harus selalu aktif buat update berita dari lokasi dan lain sebagainya. Otomatis power bank pun harus siaga dalam tas atau di saku, jadi saat baterai smartphone menyusut bisa langsung ditancap dan isi daya lagi.

Kalau harus menunggu atau berlama-lama mengecas smartphone secara konvensional, bisa-bisa liputan terbengkalai. Tapi kini ada Lenovo P90 menawarkan solusi pengganti power bank. Bagaimana bisa? Ternyata smartphone ini bisa difungsikan sebagi power bank lho. Serius? Yups, saya berkesempatan mengujinya, jadi kalau penasaran seperti apa kemampuannya, silahkan simak review Lenovo P90.

Desain

Agak susah memang kalau menyebut Lenovo P90 punya desain spesial. Karena bentuknya cenderung ‘umum’, sama seperti smartphone layar sentuh lain yang melimpah di pasaran. Aspek yang sedikit menarik perhatian saya hanya pada bentuknya yang tampak flat melebar. Tipikal phablet dengan dimensi 150x 77,4×8,5 mm dan bobot berat 156 gram.

Desainnya simpel tak ada atribut khusus yang menempel. Bodinya seperti terdiri dari dua layer dimana panel depan tampak seolah ditanamkan pada layer bodi belakang. Panel display di sektor depan dibalut sentuhan glossy warna hitam, sementara bodi belakangnya yang berwarna putih dilapisi coating matte atau doff. Material casing tak terlalu menonjol hanya berbahan plastik polikarbonat.

Buat saya, menggenggamnya dengan satu tangan lalu mengoperasikannya terasa ribet. Jempol tidak bisa menjelajahi seluruh area display. Masih dalam kondisi memegang dengan satu tangan, butuh sedikit usaha untuk mengakses tombol volume di sebelah ruas kiri bodi.

Selebihnya, smartphone ini sudah menyertakan tombol fisik menu, back dan home yang bisa memancarkan backlight. Oh ya, kita tidak bisa mencopot baterainya, karena Lenovo P90 memiliki konstruksi unibodi. Sedikit jadi problem saat Lenovo P90 ini hang atau bermasalah karena harus direset (tombol volume bawah dan power).

Display

Lenovo P90 memilih teknologi IPS LCD untuk memperkuat layar seluas 5,5 inci dengan resolusi full HD (1920×1080 piksel). Secara teknis teknologi yang disematkan pada layar smartphone tak selalu sama dan masing-masing memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Pada IPS LCD, panel diklaim memiliki lebar dengan sudut penglihatan lebih baik sampai 178 derajat.

Dan menurut saya memang terbukti tampilan layar tak banyak berbeda saat dipandang dengan posisi smartphone dimiringkan. Akurasi warna dan reproduksi gambar pun menurut terlihat memuaskan termasuk detilnya yang baik berkat densitas piksel 441 ppi.

Sayang, tingkat kecerahan layar tak terlalu sempurna. Saat tertimpa sinar matahari langsung, pengaturan brightness harus disetel ke level tertinggi untuk mendapat tampilan yang jelas di layar. Soal respon layar, dalam pengujian dengan multi touch tester layar sentuhnya bisa menerima 10 sentuhan jari sekaligus. Saya juga menilai sensitifitas layar terhadap sentuhan jari cukup baik. Tapi panelnya tak dilindungi material anti gores seperti Gorilla Glass ataupun Dragontail.

OS & Antarmuka

s1Lenovo P90 mengadopsi sistem operasi Android 4.4.4 KitKat yang ditandem dengan Vibe UI. Saya belum bisa menemukan diferensiasi yang benar-benar khas dari antarmuka ini. Tetap identik dengan platform Android pada umumnya dengan sedikit kustomisasi yakni menghilangkan halaman aplikasi khusus. Jadi aplikasi dan widget semuanya bisa langsung diakses di halaman utama atau jendela homescreen.

Pengelolaan antarmuka yang seragam sebenarnya tak terlalu jadi masalah. Malah menguntungkan karena saat kita bergonta-ganti smartphone bisa langsung familiar dan terbiasa. Nah, setelah menyisir menu dan halaman per halaman dari Lenovo P90, kami menemukan beberapa catatan kecil.

Transisi atau perpindahan antar menu terasa cukup smooth dan lancar, nyaris tak ada gangguan saat berpindah antar menu. Vibe UI juga menyisipkan beberapa efek dan tema termasuk opsi wallpaper scrolling dan swipe to change wallpaper. Kami juga menemukan LED notification untuk aktifitas bertelepon dan SMS.

Soal update berkala, Lenovo P90 menyediakan aplikasi khusus System Update. Jadi tanpa perlu repot-repot masuk ke menu setting, kita bisa langsung mengecek update apa saja yang tersedia. Pada aplikasi tersebut akan muncul notifikasi jika vendor menawarkan update baru. Tinggal klik Update Now, maka system akan melakukan update otomatis.

Kamera

Jpeg
Jpeg

JpegJpegJpegTak perlu berpanjang lebar bicara soal kamera, Lenovo P90 menanamkan kamera utama 13MP di bagian belakang ditunjang dual LED flash. Sementara kamera depan mengandalkan resolusi 5MP. Bicara kemampuan, menurut saya resolusi yang ditawarkan smartphone ini sudah cukup baik. Untuk rekam video, Lenovo P90 menyajikan beberapa format rekam video 1080p, 720p dan resolusi standar 480p.

Jepretan kamera utama terasa stabil, namun shutter speed-nya memiliki jeda meski hanya sebentar. Untuk kamera depan, proses menjepret tanpa shutter lag. Hasil foto dalam kondisi outdoor terlihat jernih dan bening meski terlihat kurang tajam. Sementara di dalam ruangan atau dalam kondisi minim cahaya, hasil foto menggunakan flash terlihat terang, tapi cahaya kadang hanya terfokus di satu titik saja.

Multimedia

s5Tak banyak yang bisa digali dari fitur multimedia yang dibenamkan dalam smartphone ini. Dari penelusuran saya, Lenovo P90 hanya menyusupkan pemutar musik bawaan Android. Mengecewakannya lagi, pemutar musik ini tak menyertakan equalizer. Selebihnya, kita bisa menemukan radio FM dan pemutar video khusus yang disebut Lenovo Video. Pemutar video ini memiliki interface yang cukup atraktif sayangnya fiturnya cenderung standar.

Output audio dari smartphone ini disemburkan lewat speaker bawaan yang posisinya di bodi belakang bawah. Suara yang dihasilkan menurut kami biasa saja tak terlalu keras tapi mutunya cukup baik. Tapi karena posis speaker ada di bodi belakang, saat smartphone dalam posisi terlentang di permukaan datar, output yang memancar pun terhalang dan tak bisa keluar maksimal.

Fitur

s8Salah satu yang patut diunggulkan dari Lenovo P90 adalah kemampuan mengecas perangkat lain baik gadget atau smartphone yang berkapasitas baterai lebih kecil. Yups, sang vendor menyertakan kabel khusus USB On-The-Go yang berfungsi sebagai jembatan untuk mengalirkan daya dari smartphone ini ke perangkat lain.

Artinya, selain memiliki fungsi utama sebagai smartphone, Lenovo P90 bisa ‘nyambi kerjaan’ sebagai power bank. Saat saya jajal, smartphone ini bisa mengisi tenaga beberapa ponsel lain yang juga tengah saya tes.  So, saat ketinggalan power bank tinggal pasang kabelnya dan tancapkan ke perangkat lain yang membutuhkan daya.

Lenovo P90 memiliki beberapa fitur lain yang bisa dilirik. Salah satunya Ultimate Power Saver yang bisa dipakai untuk menghemat baterai. Jika mengaktifkannya maka interface smartphone hanya menampilkan akses telepon, kontak, SMS dan clock. Persis seperti ponsel jaman dulu.

Ada juga Wide Touch yang bisa menampilkan float button yang berisi shortcut. Jika tak mau terganggu dengan tampilannya, kita bisa membuat float button ini menjadi lebih transparan.Untuk memantau berita dan cuaca, ada aplikasi khusus bernama News and Weather. Memiliki tampilan cukup dinamis dan nyaman pengelolaannya.

Selebihnya, Saya menemukan beberapa fitur seperti shake lock untuk mengunci layar dan WLAN Binding yang berfungsi menghemat baterai. Lenovo P90 tak lupa menambahkan aplikasi khas sepertiSecurity, , SyncIt, ShareIt, Clean Up dan beberapa aplikasi khusus seperti Dompetku.

Performa

Screenshot_2015-09-29-18-11-11Sedikit berbeda dengan Android pada umumnya, Lenovo P90 menanamkan prosesor Intel Atom Z3560 64-bit Quad-core 1,83 GHz. Sementara grafisnya mengandalkan PowerVR G6430. Bagaimana pengalaman menjajal dapur pacunya? Menurut saya, kinerjanya cukup memuaskan .

Kami mencicipi beberapa game bawaan smartphone ini. Spiderman, Tap the Frog HD hingga Real Football 2015. Semuanya bisa dimainkan dengan lancar tanpa gangguan berarti. Oh ya, Lenovo P90 dibenami RAM 2GB yang mampu menemani dapur pacunya dengan baik. Dalam pengujian kami, terbilang lincah menjalankan aplikasi atau saat digeber untuk aktifitas multi tasking.

Oh ya, ruang penyimpanan data Lenovo P90 terbilang gemuk karena menawarkan memori internal 32GB. Meski saat kami cek hanya tersisa sekitar 24,53 GB yang benar-benar bisa dipakai untuk menyimpan data. Selain itu, smartphone ini tak menyediakan slot microSD.

Baterai adalah sektor yang menonjol pada Lenovo P90, dengan Li-Po berkapasitas 3.900 mAh. Sumber tenaga ini sangat handal karena menjadikannya memiliki daya tahan lebih lama dari smartphone kebanyakan. Bisa bertahan seharian lebih dipakai untuk aktifitas standar seperti chatting, browsing dan membuka satu dua aplikasi seperlunya.

Konektifitas

s4Lenovo P90 dengan satu slot SIM card ini sudah disuplai jalur data sekelas 3G (900/2100 MHz) dan mengakomodasi jaringan 4G TDD dan FDD LTE.  Selain itu, konektifitas seperti Bluetooth 4.0,aGPS, and 802.11 b/g/n/a Wi-Fi pun sudah terintegrasi dalam ponsel ini. Lenovo P90 juga menyediakan port micro USB yang mendukung kemampuan membaca flashdisk (USB On The Go).

Kesimpulan

Lenovo P90 adalah smartphone dengan kemampuan standar yang bisa diandalkan. Berbagai fitur yang dibenamkan sudah cukup menjanjikan mulai dari kamera berkekuatan 13MP, prosesor Intel quad core, display full HD hingga memori internal 32GB.

Namun, jika membandingkan spesifikasi yang disuguhkan smartphone dengan banderolnya, Lenovo P90 termasuk mahal. Tapi beberapa poin yang membedakan seperti daya tahan baterai yang baik serta kemampuan menjadi power bank membuatnya memiliki nilai lebih tersendiri.

USER REVIEWS

sort by | date | rating
6.0
Anissa 06 Oct 15, 11:56
its just so so