Saya benar-benar merasakan manfaat internet sejak memutuskan berhenti bekerja dari salah satu perusahaan retail asing, sekitar 6 tahun yang lalu. Ternyata inilah moment titik balik yang mengantarkan saya bersentuhan lebih intensif dengan salah satu teknologi yang telah merubah dimensi ruang dan waktu menjadi lebih efektif dan efisien tersebut.

Saya seperti terlahir kembali di dunia baru yang penuh warna dan dinamika. Sejak saat itu internet menjadi salah satu bagian terpenting dalam kebutuhan saya. Dalam hierarki kebutuhan saya dan keluarga, posisi intenet menjelma jadi kebutuhan primer layaknya sandang, pangan dan papan. Betapa tidak? Sejak saat itu, Sunatullah untuk mengebulkan asap di dapur kami, bahan bakar utamanya ya… link internet.

Setelah resign, saya dan keluarga mengawali usaha berbasis internet dengan membuka PPOB (Payment Point Online Bank) atau sistem pembayaran tagihan online di garasi rumah dengan mengandalkan seperangkat komputer yang terkoneksi dengan sambungan internet via jaringan kabel konvensional.

Tidak berhenti di situ saja! Seiring dengan terbukanya pasar di lingkungan tempat tinggal, saya mencoba merambah usaha laundry dan jual beli berbagai produk dengan sistem offline dan online. Alhamdulillah inilah jalan hidup saya sampai detik ini.

Sejak internet mulai merakyat, revolusi teknologi komunikasi berbasis internet semakin masif dan simultan. Produsen alat telekomunikasi dan vendor penyedia layanan telekomunikasi secara kontinyu berinovasi untuk meng-update dan meng-upgrade teknologi dan pelayanannya guna memanjakan kebutuhan semua pelanggan setianya.

Produk teknologi telekomunikasi yang paling fenomenal dan agresif perkembangannya adalah smartphone atau si-telephone cerdas, yaitu perangkat telekomunikasi multifungsi atau serbaguna yang berbasis internet.

Kehadiran smartphone merupakan sebuah lompatan perkembangan teknologi telekomunikasi yang membawa berkah tersendiri bagi banyak orang, termasuk saya, usaha saya dan keluarga. Berbagai fitur canggih yang disediakan dalam smartphone benar-benar membantu aktifitas saya dan keluarga dalam mengembangkan usaha dan bisnis saya berjualan, terutama sistem online via internet.

Sekarang, aktivitas saya lebih mobile tidak harus duduk manis di depan komputer/PC untuk memantau usaha dan bisnis saya. Sehingga banyak peluang dan kesempatan usaha lain yang bisa saya tangkap untuk di ambil manfaatnya. Satu hal yang paling membuat kami sekeluarga semakin merasakan berkah dari kehadiran smartphone adalah tersalurnya kembali hobi kami sekeluarga bajajalanan (bahasa banjar: jalan-jalan) alias travelling yang sebelumnya sempat vakum agak lama karena masalah pekerjaan dan waktu.

Sekarang, kami mempunyai waktu lebih banyak untuk beraktivitas di luar tanpa harus mengganggu aktifitas usaha dan bisnis saya. Tahu kenapa? Karena kantor dan ruang kerja saya sekarang sudah boyongan alias pindahan ke dalam kotak ajaib yang bisa masuk saku celana dan tentunya bisa saya bawa kemana saja! Apa itu? Smartphone!

Dengan tagline ”Bisnis OK! bajajalanan semakin OK!”, saya terus berburu perangkat dan layanan internet smartphone yang benar-benar bisa melengkapi sekaligus memperkuat eksistensi “kantor” mobile saya di jalanan. Setelah teknologi internet melewati beberapa generasi mulai dari 2G, 3G. Sekarang saya menggunakan layanan teknologi internet generasi terbaru 4G LTE dari Smartfren untuk memaksimalkan fungsi smartphone keluaran terbaru dari Hisense, Pureshot+.

Sekarang semua pekerjaan saya untuk berjualan online menjadi semakin mudah, cepat dan mengasyikkan. Berbagai fitur elegan dan canggih yang tertanam di dalam Pureshot+, benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal, terutama fitur kamera yang benar-benar handal sangat cocok dengan konsep “kantor” mobile saya yang lebih banyak berada di jalanan.

Konektivitas 4G LTE dari Smartfren yang saya gunakan, benar-benar layaknya “cruisser” atau penjelajah yang tangguh. Saya memilih layanan 4G LTE dari Smartfren, karena Smartfren-lah pelopor penyedia layanan internet 4G LTE di Kalimantan Selatan dan kebetulan coverage areanya paling luas dibanding operator lainnya.

Bagi kami bajajalanan sudah menjadi kebutuhan, bahkan sekarang bisa dibilang tiada hari tanpa travelling. Minimal 2 (dua) hari sekali kami pasti melakukan delivery sendiri barang pesanan kepada pelanggan di seputaran Kota Banjarmasin dan beberapa kota yang diproyeksikan menjadi daerah penyangga atau satelit Kota Banjarmasin yang berkolaborasi membangun Kota Metropolitan dengan tajuk “Banjar Bakula” seperti Kota Banjarbaru, Kota Martapura yang terkenal dengan “Kota Serambi Makkah dan batu-batu mulia”-nya di Kabupaten Banjar, Kota Pelaihari “Jogja”-nya Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut dan Kota Marabahan di Kab. Barito Kuala.

Tidak jarang juga kami sampai ke daerah “Banua Anam” yaitu 6 (enam) Kabupaten di Kalimantan Selatan bagian utara yang meliputi Kota Rantau di Kabupaten Tapin yang terkenal sebagai lumbung batubara-nya Kalimantan Selatan, Kota Kandangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang terkenal dengan wisata “balanting” di perkampungan suku Dayak Loksado dan kuliner “Dodol & Ketupat Kandangan”, Anggrek Meratus endemik Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan.

Kota Barabai yang terkenal dengan kuliner “Apam Barabai”, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kota Amuntai yang lebih dikenal dengan “Itik Alabio dan populasi kerbau rawa”-nya di Kab. Hulu Sungai Utara dan Kota Tanjung yang terkenal dengan “buah Langsat”-nya di Kabupaten Tabalong. Terkadang kami juga sampai ke “Kota Air” Kapuas, Pulang Pisau dan calon ibu kota Negara Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah. Inilah yang kami sebut dengan bajajalanan .

Setiap daerah yang saya sebutkan diatas mempunyai karakter alam & lingkungan, sosial, seni dan budaya yang berbeda-beda, inilah yang kami cari! Selalu mendapatkan hal baru di tempat baru yang kami tuju. Banyak hal yang kami dapatkan dari bajajalanan ala kami ini.

Selain semakin tahu banyak hal dan mengenal lebih banyak orang (guna membangun relationship), kami juga mengumpulkan dan mengabadikan banyak materi menarik seputar kehidupan sosial, seni dan budaya masing-masing daerah tersebut, seperti adat istiadat, tempat wisata, arsitektur, makanan khas, kerajinan dan lainnya.

Semuanya kami abadikan dan sebisa serta secepat mungkin kami posting di website dan beberapa media sosial milik kami sebagai bagian dari “proses marketing” usaha kami, sekaligus sebagai bagian dari niat kami untuk memperkenalkan hal-hal baru yang mungkin bermanfaat tapi belum di kenal oleh khalayak, khususnya destinasi wisata di Kalimantan Selatan. Saya berharap suatu saat bisa menyusun materi yang telah saya kumpulkan menjadi sebuah buku yang bisa dipakai menjadi panduan “pariwisata dan pendidikan murah Kalimantan Selatan”. Gratis! Ada yang mau jadi sponsor?

Untuk keperluan dokumentasi dan upload data ke website dan media sosial, selain mengandalkan kamera jadul yang kami punya, kami sangat terbantu dengan kehandalan fitur kamera dan koneksitas 4G LTE dari Pureshot+ yang tidak pernah lepas dari genggaman.

Harapan dan cita-cita besar saya adalah bisa membuka pasar ke seluruh wilayah Indonesia bahkan dunia, sehingga saya juga bisa keliling Indonesia dan dunia untuk bajajalanan sekaligus mendokumentasikan eksotisnya alam, adat istiadat, seni dan ragam budaya Nusantara dan dunia. Kapan? Sepertinya menunggu coverage area Smartfren mencakup seluruh Ibu Kota Propinsi di Indonesia dan…..dunia! Agar akses layanan komunikasi, servis dan semua aktifitas kami tetap bisa berjalan lancar dimanapun kami berada. Amin!