ArenaLTE.com – Pesan berantai atau broadcast yang disebarkan melalui aplikasi pesan berbasis teks seperti BlackBerry Messenger (BBM), maupun WhatsApp (WA), memang terkadang menjadi dilema si penerima pesan. Pasalnya, tak jarang informasi yang diberikan menyimpan maksud yang lebih cenderung menakuti dibandingkan nyatanya. Seperti halnya pesan berantai polisi internet yang saat ini cukup menghebohkan para netizen.

Pengguna internet diramaikan dengan pesan berantai polisi internet yang mengungkapkan bahwa Pemerintahan Presiden Joko Widodo, akan menelusuri penyebaran foto meme atau foto penghinaan Presiden. Baik hal itu disampaikan dalam aplikasi pesan, maupun melalui situs jejaring sosial lainnya yang akan dilakukan oleh Polisi Internet di Indonesia.

Dalam pesan tersebut juga disampaikan, penyusuran informasi akan dilakukan oleh Polisi Internet karena server aplikasi pesan sudah terpasang di Tanah Air. Sehingga hal ini menjadikan para netizen panik, dan mengungkapkan tidak adanya lagi batasan privasi pengguna.

Berikut pesan berantai polisi internet yang meramaikan lini media masa saat ini,

#INFO PENTING#

“Saat ini system Big Data Cyber Security Indonesia sdh terpasang di Pejaten Jkt dan DJP, menyusul Wantanas yg akan menyedot semua informasi yg melalui Internet di Indonesia. Artinya segala percakapan kita di Cyber (WA, BBM, SMS dll) akan tersedot masuk scr otomatis ke dlm BIG DATA.

Berkaitan dg hal tsb, maka mulai  tgl 19 Okt ’15 akan ada tim Polisi lnternet yg akan mengawasi & melaksanakan ops. penyelidikan thd pengeditan info, gambar” maupun foto pimpinan negara, simbol negara, & lambang negara. Mka dr itu, jgn  kirim hal2 yg bersifat sensitive & gambar2 pemimpin Negara untuk bahan kartun, guyonan maupun lelucon lainnya.

* Polisi Internet melalui teknik internet system akan menelusuri sumber pengirim ke grup tsb. *Diharapkan dpt saling mengingatkan & menjaga, utk menghindari kesalahan pengiriman gmbr yg bersifat sensitif sebagaimana tsb di atas.*Jangan sampai grup WA anda berurusan dgn Polisi Internet (Cyber Crime Police).

# Sekian yg dpt disampaikan, agar berhati-hati dlm pengiriman info2”.