ArenaLTE.com – Meskipun peduli dan sadar terhadap kejahatan cyber, pengguna internet Indonesia terlalu percaya diri dengan perilaku keamanan online mereka. Ketika diminta untuk menilai langkah-langkah keamanan mereka, secara konsisten mereka memberi nilai ‘A’. Namun pada kenyataanya, sebagian besar tidak melakukan tindakan dasar keamanan online. Lalu, bagaimana tips aman beraktivitas online?

Dalam riset Norton Cybersecurity Insight Report, dilaporkan 70% pengguna internet Tanah Air percaya bahwa berbagi password email mereka dengan teman lebih beresiko daripada meminjamkan mobil mereka (30%), namun setengah dari mereka justru membagikan password.

ilustrasi smarphone ponselBaca juga: Trik Membuat Koneksi Jaringan Android Stabil

Dari hasil korespondensi yang dilakukan dilapangan, tercatat bahwa hanya 4 dari 10 koresponden yang menggunakan password dengan sangat aman, menggunakan kombinasi delapan huruf, angka dan simbol. Hal tersebut mengindikasikan bahwa hanya 45% pengguna internet di Indonesia, yang melakukan langkah aman dengan mengombinasikan kunci akses.

Namun, tak sedikit juga orang-orang berbagi password untuk akun online yang sensitif dengan teman dan keluarga. Di antara mereka yang membagikan password, hampir satu dari empat (21%) berbagi password untuk akun perbankan mereka, dan rata-rata mereka menggunakan password yang sama untuk dua akun, umumnya untuk email (58 persen), media sosial (57 persen), dan TV / media (11 persen).

Lalu, bagaimana tindakan aman saat beraktivitas online dalam perangkat komputasi saat ini? Berikut tips aman beraktivitas online. 

  • Pilih password yang unik, cerdas, dan aman untuk setiap akun online yang anda miliki.
  • Hapus email dari pengirim yang  tidak Anda kenal, dan jangan klik lampiran atau link pada email yang terlihat mencurigakan.
  • Jika terdapat tawaran yang nampak terlalu menarik pada situs media sosial, hal itu mungkin saja berbahaya. Waspadalah terhadap perangkap untuk mengklik link dari situs media sosial. Sebelum mengklik, arahkan mouse ke link untuk melihat tujuannya. Hanya klik pada link yang mengarah ke halaman perusahaan terkemuka dan resmi.
  • Selalu pantau akun rekening keuangan Anda terkait aktivitas yang tidak biasa. Jika ada transaksi yang Anda rasa tidak pernah Anda lakukan, segera laporkan. Seringkali penjahat cyber akan melakukan “tes” transaksi dalam jumlah kecil sebelum mencoba untuk menguras rekening bank Anda.
  • Jangan menunda menginstal software keamanan yang legal dari perusahaan terkemuka dan memperbaruinya secara teratur.
  • Gunakan solusi backup aman untuk melindungi file dan backup secara teratur sehingga penjahat tidak dapat menggunakannya sebagai tebusan.
  • Laporkan kejahatan cyber ke polisi dalam bidang cyber maupun polisi lokal jika Anda telah terkena kejahatan cyber atau pencurian identitas.