ArenaLTE.com -Salah satu fitur yang jadi unggulan dari iPhone 6S dan iPhone 6S Plus adalah keberadaan 3D Touch. Fitur ini terbilang fenomenal, pasalnya layar sanggup mengenali banyak bentuk ketukan jari, dan memberi respon yang berbeda untuk mendukung fungsi navigasi. Ingin menyaingi Apple 3D Touch, Yu-Chih Tung, insinyur dari University of Michigan (UM) mengembangkan aplikasi yang bisa membawa sensitivitas di smartphone dengan sentuhan ala 3D Touch untuk semua ponsel dan tidak hanya melalui layar.

Ide Yu-Chih Tung sebenarnya berasal dari salah satu adegan di film Batman “The Dark Knight” tahun 2008. iPhone 6S dan iPhone 6S Plus dapat mencapai sentuhan ajaib lewat sensor kapasitif yang tertanam di bawah lapisan layar kaca. Sementara konsep yang dikembangkan Yu-Chih Tung menciptakan sensitivitas tekanan dengan cara yang sama sekali berbeda – melalui perangkat lunak yang menggunakan speaker telepon dan mikrofon.

Aplikasi Yu-Chih Tung bekerja dengan memainkan nada dari speaker telepon pada frekuensi diatas 18 kHz. Sementara manusia tidak mampu mendengar suara dalam kisaran ini, mikrofon telepon dapat mengambil getaran yang berasal dari nada. Kemudian, ketika seseorang menyentuh ponsel dengan cara tertentu, nada secara alami akan berubah. Para injiner mengatakan bahwa aplikasi ini dapat mengukur perubahan nada dan mengubahnya menjadi tindakan, semisal meremas telepon Anda untuk menghubungi nomor darurat.

Atas temuan aplikasi fenomenal ini, pasti akan muncul banyak pertanyaan, seperti kadar sensitif pada sistem agar dapat benar-benar bisa membedakan sentuhan yang disengaja dari perubahan nada yang mungkin berasal dari tekanan di saku Anda. Juga, smartphone yang memainkan nada melalui speaker yang terus-menerus hanya mungkin menguras baterai Anda sedikit lebih cepat dari biasanya.

Yu-Chih Tung mengatakan inovasinya terinspirasi berdasarkan sekuel di film Batman “The Dark Knight” (2008). Saat itu ada adegan ketika Big Bad Bat menggunakan semua smartphone di Gotham sebagai sistem sonar yang digunakan untuk melacak keberadaan Joker. “Saya pikir itu ide yang menarik untuk mengubah smartphone menjadi sistem berbasis sonar dan merasa ini bisa mendorong penciptaan aplikasi baru untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh pengguna smartphone,” kata Tung.