ArenaLET.com – Di jaman yang serba terintegrasi, tak hanya fungsi dompet dan kartu kredit saja yang dapat ‘dimampatkan’ ke dalam smartphone, tapi kunci mobil pun bisa disulap berwujud aplikasi pada smartphone. Bila dekade silam hal tersebut masih sebatas fiksi ilmiah di film-film Hollywood, tapi mewujudkan kunci mobil di dalam smartphone sudah menjadi kenyataan. Tambah meyakinkan lagi bahwa yang mengusung adalah manufaktur otomotif papan atas, yakni Volvo.

Nantinya untuk membuka pintu mobil, pengguna Volvo tidak lagi menekan tombol fisik pada remote, melainkan aplikasi di smartphone. Aplikasi befungsi sebagai kunci digital, yang terhubung dengan mobil Volvo melalui koneksi Bluetooth.

Dengan inovasi ini, Volvo berharap kunci mobil bisa lebih fleksibel, menempel di smartphone, tanpa perlu khawatir kehilangan atau ketinggalan di suatu tempat. Sebagai kunci digital, aplikasi baru Volvo pun dimungkinkan untuk melakukan segala sesuatu yang kunci fisik lakukan, termasuk membuka pintu mobil, mengaktifkan alarm dan menyalakan mesin mobil

Namun yang paling dirasa penting bagi produsen dari teknologi ini, ialah kemampuan untuk ride-sharing. Ride-sharing dalam teknologi ini memungkinkan para pengguna bisa menggunakan mobil tanpa memiliki kuncinya.

Hal ini tentu bagus jika mobil tersebut adalah mobil yang dipakai bersama dalam satu keluarga. Serta memudahkan para pengusaha rental mobil untuk memberikan layanannya.

volvo-keyless-access-smartphoneAsyiknya lagi, satu aplikasi di smartphone bisa digunakan untuk beberapa mobil Volvo di lokasi yang berbeda. Sehingga Anda tidak perlu khawatir membawa beberapa kunci untuk beberapa mobil.

Lantas bagaimana jika smartphone hilang? Atau, dicuri orang? Tenang saja. Untuk mengaktifkan aplikasi ini, tentu Anda harus menggunakan kata sandi (password). Dan, jika smartphonehilang, cukup blokir akun Anda dari jauh. “Teknologi harus membuat hidup pelanggan kami lebih mudah dan hemat waktu. Kebutuhan mobilitas terus berkembang, begitu juga harapan pelanggan untuk mengakses mobil dengan cara yang tidak rumit,” ujar Henrik Green, Wakil Presiden Strategi Produk dan Manajemen Kendaraan Volvo Cars, dikutip dari siaran pers media.volvocars.com (19/2/2016).

Untuk memastikan inovasinya ini berjalan lancar, selama musim semi 2016, Volvo akan melakukan serangkaian pengujian bersama perusahaan rental Sunfleet di Bandara Gothenburg, Swedia. Jika hasil uji coba mulus, awal tahun 2017, teknologi ini akan hadir secara global.

Apakah nantinya akan masuk Indonesia? Baiknya kita tunggu saja karena tentu akan semakin memberikan pilihan menarik bagi pecinta otomotif di Tanah Air. Bisa saja ini akan ditampilkan dalam gelaran pameran otomotif GIIAS 2017 atau IIMS 2017 tahun depan.