ArenaLTE.com – Dengan kecepatan internet 10 Mbps saja kita sudah bisa melakukan banyak hal seperti browsing, dowload data, akses media sosial, menonton video streaming, dan sebagainya. Apa jadinya jika kecepatan internet mencapai 10Gbps? Tentu akan banyak layanan baru yang serba online. Nah, Nokia Networks tengah mengembangkan teknologi XG-Cable untuk memperkuat posisinya di pasar kanal optik.

Seperti diketahui, fokus di pasar kabel optik menjadi kunci utama dalam penguasaan solusi backend pada jaringan 4G LTE (Long Term Evolution) dan smart city.  Mengutip dari TheRegister.co.uk, Nokia Network telah berhasil melakukan uji coba penghantara data lewat kabel optik dengan kecepatan 10 Gbps. Meski begitu, hasil yang dicapai masih di level proof-of-concept pada roadmap CableLabs ‘DOCSIS 3.1.

Nokia memamerkan solusinya pada demo teknologi XG-Cable yang berlangsung di Boston’s Internet & Television Expo 2016. Secara teknis, tim Litbang Nokia berhasil merampingkan bandwidth analog 1,2 Ghz dari sisi user yang menggunakan coaxial copper, sehingga bisa dipacai untuk menjalankan transimisi simetris pada frekuensi 10 Ghz.

NokiaPada demo dipamerkan dua skenario, yakni point to point yang dikelola melalui coaxial drop cable (transmisi 10 Gbps) dan point to multipoint HFC drop cable deployment dengan transmisi 7,5 Gbps.

Dalam sebuah pernyataan, demo pengujian ini dilakukan oleh Nokia Bell Labs dan Alctel Lucent. Proyek teknologi XG-Cable sendiri telah dimulai pada tahun 2014 silam. Dalam uji coba ini, kecepatan 10 Gbps dihantarkan pada kabel optics dengan panjang 200 meter. Namun perlu dicatat, untuk mengubah XG-Cable menjadi sebuah produk yang siap digunakan olej operator akan membutuhkan waktu dalam serangkaian test di laboratorium.