ArenaLTE.com – Saat ini kita dijejali oleh smartphone dengan layar yang makin membesar dan prosesor yang terus mencapai sekian-core, namun fitur yang ditawarkan itu-itu saja. Sementara si pintar dalam kantong lama-lama tidak muat lagi di kantong dan bisa menjadi talenan saat memotong sayur, kita mengharapkan sebuah gebrakan dalam smartphone masa depan.

Tentu saja penelitian dalam smartphone masa depan atau futuristis terus dilakukan, namun teknologi-teknologi ini tersebut jarang sekali dimasukan dalam produk-produk mainstream saat ini. Hal ini bisa dikarenakan biaya produksi yang sangat tinggi atau phak produsen berada di zona nyaman mereka sehingga hal-hal baru tidak terasa lagi diperlukan.
Baca: Teknologi LTE Untuk Keselamatan Publik, Mungkinkah?

Bagi Anda yang terus membayangkan sebuah smartphone masa depan dengan isian yang nampak dari film sci-fi, kami berikan untuk Anda lima fitur dan teknologi smartphone yang bisa saja umat manusia dapatkan di masa depan.

  1. Virtual Reality

Headset virtual reality seperti Oculus Rift, Project Morpheus dan Vive menyerbu PC dan konsol game pada akhir tahun ini, tidak banyak perhatian ditujukan kepada pengembangan teknologi ini untuk smartphone. Tapi semua produsen utama sudah mulai bekerja pada VR headset yang akan memanfaatkan display smartphone 4k, yang mungkin mulai muncul pada tahun 2016. Ini akan membuka jalan untuk VR hadir di smartphone masa depan.  Karena ponsel itu sendiri akan bertindak sebagai display headset, dan ditempel tepat didepan mata, resolusi 4K akan sangat penting untuk pengalaman yang sangat immersive.

  1. Graphene

Graphene adalah bahan pembentuk yang tepat bagi smartphone futuristik. Sebuah tambahan yang relatif baru dalam dunia senyawa karbon, graphene telah dipuji sebagai “bahan ajaib” oleh para ilmuwan sejak pertama kali diproduksi pada tahun 2004. Bahan satu ini fleksibel, transparan, 200 kali lebih kuat dari baja, dan induktor sempurna untuk panas dan listrik.

Teknologi ini memungkinkan untuk layar smartphone futuristis yang super-tipis, transparan, fleksibel, dan hampir tidak bisa dihancurkan. Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) memproduksi graphene dengan cara yang mampu mempertahankan kualitas listrik perangkat, yang sampai saat itu merupakan masalah saat menggunakan graphene.

  1. Tombol Microfluid

Tidak ada yang mampu mengalahkan tombol fisik walau kita semua sudah terbiasa menggunakan layar sentuh. Keberadaan tombol fisik harus diakui mengurangi typo yang sering terjadi. Tactus Technology telah menciptakan keyboard yang menggunakan teknologi microfluid. Teknologi ini menyalurkan sejumlah kecil cairan ke dalam kantong tak terlihat di atas keyboard pada perangkat smartphone. Seketika setelah cairan terangkat, smartphone masa depan Anda yang tadinya penuh layar sentuh berubah memiliki keyboard fisik.

  1. E-SIM Card

Walaupun sudah ada nano-SIM dan micro-SIM yang membuat SIM card makin kecil, namun itu tidaklah cukup. Smartphone masa depan memerlukan penghilangan sim card sepenuhnya. Apple dan Samsung kabarnya tengah menghapuskan kartu SIM plastik, dan menggantinya dengan E-SIM atau SIM elektronik. Bagaimana ia akan bekerja? Dengan memiliki  kartu SIM ‘tertanam’ dalam perangkat, Anda pada dasarnya akan dapat beralih di antara penyedia jaringan dalam hitungan detik tanpa harus meminta kartu SIM yang baru, atau mengganti-ganti kartu. Gosipnya teknologi ini akan tersedia secara luas paling lambat akhir 2016.

  1. Layar Sensitif

Apple menyediakan fitur Force Touch pada Apple Watch mereka. Fitur ini membedakan antara tap ringan dan dank eras pada layar, menawarkan cara tambahan untuk mengontrol perangkat Anda. Jika dikembangkan pada smartphone futuristis, konsep ini bisa membuat bermain game lebih mudah, atau bahkan membuka bermacam cara baru untuk menavigasi layar. (bda)