ArenaLTE.com -Tiang lampu penerangan yang berderet di sepanjang jalan ternyata bisa dimanfaatkan lebih jauh untuk mendukung smart city. Contoh implementasinya adalah di Los Angeles (LA), Amerika Serikat. Pekan lalu, Royal Philips mengumumkan bahwa LA akan menjadi kota pertama di dunia yang memiliki teknologi SmartPole.

Apa itu smartpole? Tak lain adalah tiang penerang lampu LED di jalan yang sudah dibenamkan teknologi small cell 4G LTE (Long Term Evolution). Produsen lampu tersebut menggandeng vendor asal Swedia Ericsson untuk deployment teknologi komunikasi nirkabel 4G LTE. Kolaborasi antara Philips dan Ericsson akan memberikan inovasi baru Internet of Things (IOT) yang menyediakan manfaat ganda untuk warga LA: penerangan umum kualitas tinggi yang hemat energi serta meningkatkan kinerja jaringan di daerah perkotaan yang padat.
Baca juga: Small Cell Dianggap Solusi Ideal untuk Tingkatkan Kapasitas Jaringan

teknologi smartpole di Los Angeles
Teknologi smartpole (tiang pintar) 4G LTE di Los Angeles

Dalam penerapannya, teknologi SmartPole dapat melayani kebutuhan operator mana saja. Termasuk operator pemilik tiang pintar nantinya dapat menyewakan kapasitas dan antena-nya kepada operator lain. Antar SmartPole saling terhubung satu sama lain ke core network dengan memanfaatkan jarngan serat fiber.

Di Los Angeles, pada proyek perdananya ini mereka akan menggelar sebanyak 100 titik SmartPole 4G LTE yang tersebar di penjuru kota. Eric Garcetti, Walikota Los Angeles menyambut baik inisiatif ini. “Los Angeles kini menjadi kota termaju dalam pemanfaatan lampu LED untuk penerangan jalan. Kami mulai saat ini dapat memanfaatkan tiang penerangan jalan pada real estate sebagai penyambung konektivitas broadband, selain ini juga menghasilkan pendapatan bagi kota,” ujarnya.

Selain menyediakan peningkatan konektivitas, teknologi SmartPole juga akan membantu memberikan 70 persen penghematan energi dibandingkan lampu jalan tradisional karena memakai LED. Tiga perempat dari SmartPole dijadwalkan akan diluncurkan dalam 3-4 bulan ke depan, sementara sisanya pada periode berikutnya.

Sejatinya Los Angeles bukan yang pertama mengadopsi teknologi SmartPole. Sebelumnya teknologi ini sudah dipasang di Amerika Utara. Namum masih dalam peran monitoring dan pemanfaatan pencahayaan di kota-kota besar.