ArenaLTE.com – Kemampuan menyembuhkan diri sendiri ternyata sudah ditemukan dalam bentuk gel, penemuan ini menjadi tonggak sejarah inovasi dan mampu membuat perangkat elektronik menjadi lebih fleksibel. Para peneliti dari Cockrell School of Engineering di The University of Texas di kota Austin, AS telah mengembangkan untuk pertama kalinya gel self healing terbaru yang dirancang agar perangkat elektronik dapat bekerja lebih fleksibel, termasuk pada perangkat biosensor, dan baterai sebagai perangkat penyimpanan energi.

Sampai saat ini, material self healing yang berhasil diciptakan masih mengandalkan aplikasi rangsangan eksternal seperti cahaya atau panas untuk mengaktifkan kemampuan perbaikan sendiri. Seperti “supergel” UT Austin dengan bahan yang  memiliki konduktivitas tinggi (dimana material dapat mengalirkan dan menghasilkan  energi listrik) dan melakukan penyembuhan diri dengan sifat mekanik juga mampu menghasilkan energi listrik yang kuat.

gel self healingDikutip dari Cellular-news.com, “Dalam satu dekade terakhir, konsep self healing telah dipopulerkan oleh orang-orang yang bekerja pada aplikasi yang berbeda, tapi ini adalah pertama kalinya telah dilakukan tanpa rangsangan eksternal. Tidak perlu energi panas atau cahaya untuk memperbaiki terjadinya retak di sirkuit atau baterai,” ujar Guihua, asisten profesor teknik yang mengembangkan gel self healing.

Dalam menciptakan gel self healing ini, Yu dan timnya menggabungkan dua gel: logam-ligan gel yang memberikan sifat penyembuhan diri dan hidrogel polimer yang konduktor. Dalam makalah penemuan terbarunya, para peneliti menjelaskan bagaimana mereka menggunakan molekul kristal cair berbentuk cakram untuk meningkatkan konduktivitas, biokompatibilitas dan permeabilitas hidrogel polimer.

Mereka mampu mencapai sekitar 10 kali konduktivitas hidrogel polimer lain yang digunakan dalam bioelectronics dan baterai isi ulang konvensional. Struktur nano yang membentuk gel adalah struktur terkecil yang mampu memberikan biaya efisien dan transportasi energi.

gel self healingDan bulan September lalu, Yu memperkenalkan hybrid gel self healing. Bahan kedua dari hybrid gel self healing adalah gel supramolecular logam-ligan. Menggunakan molekul untuk membuat kerangka dan seng atom sebagai lem struktural, molekul membentuk struktur yang mampu merakit diri, memberikan kemampuan untuk secara otomatis sembuh setelah didiamkan beberapa saat.