ArenaLTE.com – Guna meningkatkan kapasitas data dalam skenario mobile broadband, operator dan vendor jaringan harus mempunyai strategi yang efektif dan efisien. Untuk itu beragam solusi harus terus dikembangkan, contohnya pada operator asal Swiss yakni Swisscom yang tengah mencoba implementasi small cell pada lubang kabel pada infrastruktur di darat. Opsi ini dikembangkan antara Kathrein, perusahaan penyedia antena LTE (Long Term Evolution) dan vendor jaringan Ericsson.

Sistem ini dikembangkan berdasarkan konsep dari Swisscom, dan kini tengah diuji di kota Bern, Zurich, Basel dan Lausanne, dan Swisscom di tahun depan berencana untuk menyebarkan di kota-kota lain yang telah dipilih. Dalam desainnya, sistem ini menancapkan antena ke dalam tanah yang terdapat di sekitar lubang kabel sebagai bagian dari infrastruktur darat.

Solusi ini dirancang bagi deployment jaringan 4G LTE di lingkungan perkotaan yang padat pada bangunan. Sementara ide Swisscom ini dianggap brilian, pasalnya antena small cell 4G LTE cocok ditanam di jalan raya, termasuk saat lubang kabel dilintasi beragam kendaraan.

Dengan mengintegrasikan beberapa small ke infrastruktur yang ada, operator berpotensi dapat mengatasi rintangan pada penambahan kapasitas jaringan dengan mencari lokasi yang cocok untuk menyebarkan small cell. Biaya akuisisi site yang umumnya menjadi beban bagi operator, maka dengan pola ini dapat ditekan secara maksimal. Bila uji coba pemasangan antena LTE pada lubang kabel bawah tanah ini berhasil, rencananya pihak Kathrein akan menawarkan solusi ini ke negara lain pada tahun 2016. “Kami melihat potensi yang tinggi untuk inovasi ini,” ujar Joe Doering, Kathrein Group chief sales officer, dikutip dari telecomasia.net.

Foto: digitaltveurope.net