ArenaLTE.com – Smartfren termasuk operator yang sangat agresif dalam pengembangan layanan 4G LTE. Hanya dalam kurun waktu setengah tahun mereka sudah berhasil menggelar jaringan LTE di 85 kota di seluruh Indonesia. Untuk semakin memperkuat layanan tersebut, Smartfren juga mulai menggunakan teknologi Small Cell Nokia yang penerapan LTE carrier aggregation.

Penggunaan perangkat ini diklaim merupakan yang pertama bagi operator 4G LTE di Indonesia. Dengan adanya Small Cell Nokia ini akan memberikan keunggulan bagi layanan 4G LTE Advanced Smarfren. “Mencapai 4G LTE Advanced itu tidak mudah. Kecepatan yang harus diberikan mesti mencapai 100 Mbps, makanya kami gunakan teknologi Small Cell Nokia Flexi Zone untuk mencapainya,” ujar Ripudaman Lamba, Head of Customer Team Smartfren di Nokia Indonesia.

Solusi small cell Nokia Flexi Zone ini dianggap mampu menghadirkan layanan dengan biaya yang lebih efektif untuk mengoptimalkan cakupan coverage dan kapasitas baik indoor maupun outdoor. Pada tahap berikutnya, Nokia Networks akan menempatkan virtualisasi EPC untuk meningkatkan fleksibilitas dan ketangkasan dalam jaringan

Dijelaskan lebih lanjut, keunggulan yang dimiliki Small Cell Nokia Flexi Zone ini, antara lain telah memiliki fitur Evolved Node B (eNB) yang berfungsi sebagai transceiver dan juga sebagai interface dengan perangkat pengguna, memiliki kapabilitas LTE Carrier Aggregation, Smart Wifi, Internal Antena, ukuran mini dan memiliki kemampuan macro offload serta dapat digunakan sebagai hotspot atau zone.

Sebagai informasi, Nokia Networks adalah salah satu dari dua infrastructur partner yang dipercaya Smartfren untuk menggelar jaringan LTE. Vendor jaringan lainnya adalah perusahaan asal Tiongkok ZTE. Nokia saat ini menggarap pembangunan BTS 4G LTE di Indonesia bagian Barat yang meliputi Jabodetabek, Jawa Barat dan Sumatera. Sementara ZTE mengembangkan infrastruktur 4G Smartfren di wilayah Timur Indonesia, meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali Lombok, Kalimantan dan Sulawesi.