ArenaLTE.com – Chip prosesor nyatanya tak hanya berperan dalam pemrosesan data di smartphone dan tablet. Tapi smart chip dapat diadaptasi kegunaannya untuk urusan medis. Para peneliti dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura belum lama ini telah mengembangkan small smart chip yang dapat dipasangkan sebagai implan pada saraf untuk mentransmisi jaringan nirkabel yang efisien pada sinyal otak.

Saat tertanam di otak, implan saraf dapat mengurangi gejala penyakit Parkinson atau membantu penderita  lumpuh untuk memindahkan kaki palsu mereka.  Konsep teknologi baru ini harus terhubung dengan kabel ke perangkat eksternal di luar tubuh. Chip keluaran dari NTU dapat memungkinkan transmisi data otak secara nirkabel dan dengan akurasi yang tinggi.

Dikutip dari Telecomasia.net, Arindam Basu, Asisten Profesor di  School of Electrical and Electronic Engineering NTU, mengatakan bahwa peneliti telah menguji chip pada data yang tercatat dari model otak hewan, dan menunjukkan bahwa bisa dilakukan decode sinyal otak ke tangan dan jari-jari dengan akurasi hingga 95 persen.

“Apa yang kami kembangkan adalah sebuah smart chip yang serbaguna dan dapat mengolah data, menganalisa pola dan melihat perbedaannya. Ini sekitar seratus kali lebih efisien daripada chip pengolahan yang saat ini ada di pasar. Hal itu akan menyebabkan perangkat yang dapat dikenakan lebih kompak untuk keperluan medis, seperti perangkat monitoring EKG portabel dan implan saraf karena kita tidak perlu lagi baterai besar untuk kekuasaan merek,” jelas Basu. Penemuan ini telah dipublikasikan bulan lalu dalam jurnal bergengsi, IEEE Transactions on Biomedical Circuits & Systems oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers.